Diplomasi Indonesia-India, Teken 16 Kerja Sama: Ketahanan Pangan hingga Obat Murah

0

Tinta Otentik.co – Hubungan diplomatik antara Indonesia dan India memasuki babak baru yang lebih taktis, khususnya di sektor ketahanan kesehatan masyarakat.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, memberikan jaminan bahwa masyarakat Indonesia ke depan bakal jauh lebih mudah untuk mendapatkan pasokan obat-obatan bermutu tinggi dengan harga yang ramah di kantong langsung dari India.

Komitmen besar tersebut disampaikan PM Modi saat menggelar konferensi pers bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Kerja sama bilateral di klaster kesehatan ini dinilai menjadi pilar krusial dalam menjamin hak masyarakat kedua negara atas pelayanan medis yang prima.

“Melalui kesepakatan ditandatangani hari ini, obat-obatan berkualitas dan terjangkau dari India akan semakin tersedia bagi warga negara Indonesia,” tegas PM Modi.

Selain membuka keran pasokan farmasi, Modi menambahkan bahwa negaranya siap mengambil peran dalam mentransfer ilmu pengetahuan demi mendongkrak kompetensi para dokter serta tenaga medis di Indonesia.

Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Agroteknologi

Ekspansi kemitraan kedua negara tidak hanya mandek pada isu kesehatan. Di hadapan Presiden Prabowo, PM Modi juga mengutarakan ketertarikan mendalam India untuk menyokong program ketahanan pangan nasional Indonesia.

Formula yang disiapkan adalah dengan melakukan transfer teknologi pertanian modern (agroteknologi) serta berbagi pola terbaik (best practices) dalam sistem pertanian yang berkelanjutan.

Langkah strategis ini dinilai sejalan dengan visi besar pemerintah Indonesia yang tengah gencar memitigasi krisis pangan global.

Gebrakan Riset Antariksa hingga AI, 16 MoU Resmi Diteken

Sektor digital dan teknologi mutakhir turut menjadi primadona dalam kesepakatan anyar ini. India dan Indonesia sepakat mempercepat penetrasi pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence), jaringan telekomunikasi terbaru, hingga penguatan infrastruktur digital secara masif.

Bahkan, ruang lingkup kerja sama kini melompat jauh hingga ke luar angkasa.

“Kita sudah memiliki kerja sama yang berjalan bertahun-tahun dan untuk ke depannya kita telah mengambil keputusan penting untuk melakukan riset bersama sektor angkasa atau space dan teknologi serta peningkatan kapasitas,” urai PM Modi.

Sebagai bukti konkret dari pertemuan tingkat tinggi tersebut, kedua kepala negara menyaksikan langsung penandatanganan dan pengumuman 16 dokumen kerja sama strategis serta Nota Kesepahaman (MoU).

Sebanyak 16 kesepakatan yang diteken tersebut mengikat kemitraan lintas sektor, baik dalam skema G-to-G (antar-pemerintah) maupun B-to-B (antar-perusahaan) yang meliputi bidang eksplorasi ruang angkasa, sektor pertahanan keamanan, pembenahan sistem kesehatan, inovasi pertanian, telekomunikasi, hingga transformasi sektor pendidikan.

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version