Kapolri Dicopot, Kepala BNN Suyudi Ario Seto Naik Gantikan Jenderal Listyo Sigit

0

TintaOtentik.co – Dinamika terjadi di pucuk pimpinan Korps Bhayangkara. Presiden Prabowo Subianto secara mendadak memberhentikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Keputusan strategis tersebut dituangkan melalui Surat Presiden (Surpres) bernomor R57/Surpres/09/2026 yang resmi dikirimkan ke DPR RI pada Rabu (30/9/2026).

Langkah kilat Istana ini merombak peta kepemimpinan penegak hukum nasional dengan mengajukan nama Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon tunggal pengganti Sigit.

Menanggapi surat pengajuan dari Presiden, Komisi III DPR RI langsung bergerak cepat menggelar fit and proper test (uji kelayakan dan kepatuhan) pada Kamis (1/10/2026) pagi.

Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, membenarkan penunjukan mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) yang juga pernah menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya periode 2023–2024 tersebut.

“Sesuai dengan barusan digelar Badan Musyawarah DPR, hari ini 1 Oktober pagi, menugaskan Komisi III DPR melaksanakan uji kelayakan terhadap Komjen Suyudi,” kata Habiburokhman, dalam uji kelayakan tersebut.

Dalam pemaparan visi dan misi yang berlangsung singkat selama 10 menit di hadapan anggota dewan, Suyudi mengusung paradigma baru bagi Korps Bhayangkara melalui doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”.

Tanpa perdebatan panjang, seluruh fraksi di Komisi III DPR RI secara aklamasi menyetujui pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri baru. Restu politik tersebut kemudian dibawa langsung ke Rapat Paripurna DPR RI pada hari yang sama dan disahkan secara resmi.

Pimpinan DPR menegaskan bahwa percepatan proses persetujuan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan di tubuh kepolisian negara.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyatakan bahwa seluruh tahapan legislasi dalam merespons arahan Kepala Negara telah dijalankan sesuai koridor tata tertib parlemen.

“Proses ini sendiri sudah dilakukan sesuai dengan mekanisme setelah kami menerima surpres dari presiden, kemudian ditindaklanjuti melalui mekanisme yang ada di DPR,” kata Puan Maharani, dalam konferensi pers usai sidang paripurna.

Puan juga mengonfirmasi bahwa agenda pelantikan akan langsung digelar oleh Presiden Prabowo di Istana Negara guna mengesahkan kepemimpinan baru di Kepolisian Republik Indonesia.

“Hari ini rencananya presiden akan segera melantik calon Kapolri, sehingga tidak ada kekosongan,” imbuhnya.

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version