Pemuda Serpong Ingatkan Kembali Pemkot Tangsel Soal RPJMD dan Pemenuhan Hak Pendidikan

0

TintaOtentik.Co – Empat Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Kecamatan Serpong menggelar Diskusi Publik bertajuk Masa Depan Pendidikan di Kota Tangerang Selatan Dalam Perspektif Otonomi Daerah dan Pemenuhan Hak Pendidikan di Kantor Kecamatan Serpong, Sabtu (15/8).

Empat OKP yang terdiri dari Karang Taruna Serpong, KNPI Serpong, GP Ansor Serpong, dan Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Serpong tersebut memanfaatkan momentum diskusi ini untuk menyuarakan keresahan warga terkait kurangnya fasilitas pendidikan negeri dan terbatasnya daya tampung sistem SPMB sekolah.

Ketua Pelaksana sekaligus Anggota Karang Taruna Kecamatan Serpong, Ronny Noor Ikhwan, menyampaikan bahwa kegiatan ini berangkat langsung dari aspirasi masyarakat setempat, khususnya warga di wilayah yang kekurangan akses sekolah negeri.

Selain itu, diskusi ini juga didasarkan pada Putusan MK Nomor 3/PUU-XXII/2024 yang menegaskan kewajiban pemerintah untuk membiayai pendidikan dasar (SD–SMP) secara gratis, baik di sekolah negeri maupun swasta.

“Kami mengadakan diskusi publik yang memang kegiatan ini diadakan sebagai bentuk aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat,” ujar Ronny usai acara.

Melalui diskusi publik ini, para pemuda berharap Pemkot Tangsel dan pihak terkait dapat mendengarkan serta merealisasikan kebutuhan warga akan sekolah menengah pertama negeri di wilayah Serpong.

“Harapan kami dan realisasi dari masyarakat itu bisa didengar dan memang bisa terealisasi,” katanya.

Pemuda Serpong Ingatkan Kembali Pemkot Tangsel Soal RPJMD dan Pemenuhan Hak Pendidikan (FOTO: Tintaotentik.co)

Ronny juga menyoroti kondisi lulusan sekolah dasar (SD) di Kecamatan Serpong yang hingga saat ini belum seluruhnya tertampung di sekolah negeri.

Hal tersebut, menurut Ronny, menjadi poin utama dalam rekomendasi yang dirumuskan oleh keempat OKP kepada pihak Pemkot maupun DPRD Kota Tangerang Selatan yang juga hadir dalam diskusi.

“Rekomendasinya, harapan dari kami yaitu tadi, didirikannya sekolah negeri khususnya di Kecamatan Serpong. Karena dengan kapasitas lulusan siswa SD yang masih belum tertampung, harapan kami ya sekolah negeri itu bisa didirikan di Kecamatan Serpong,” tegasnya.

Ronny memastikan jika diskusi tersebut bukanlah akhir dari upaya para pemuda Kecamatan Serpong untuk membantu masyarakat dan generasi penerus bangsa dalam menempuh pendidikan.

Menurut Ronny, keempat OKP sepakat menyatakan komitmen untuk terus mengawal dan memonitor tindak lanjut rekomendasi tersebut ke unsur eksekutif maupun legislatif Kota Tangerang Selatan.

“Semoga berkelanjutan nantinya dan menjadi monitoring kami dengan harapan-harapan itu bisa didorong terus, baik dengan unsur legislatifnya maupun eksekutifnya,” pungkas Ronny.

Acara diskusi publik ini turut dihadiri oleh berbagai elemen pemangku kepentingan dan tokoh pemuda, di antaranya Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar Dindikbud Tangsel Kelik Mubiyanto, Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan Dapil Tangsel 3 Badrusalam dan Syamsul Hariyanto, serta Akademisi Pendidikan Budi Mulia.

Selain itu, dalam acara ini juga turut hadir pula Ketua KNPI Kecamatan Serpong Ibnu Kawakib, Ketua Karang Taruna Kecamatan Serpong Arif Hidayat, Ketua Ansor Kecamatan Serpong Ubay Ubaidillah, dan Ketua PCPM Kecamatan Serpong M. Ikbal Ramdani.

Laporan: irfan

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version