Pilar Wanti-wanti Dinas: Pengerjaan Program Kawasan Kumuh Keranggan Mesti Rapih Tepat Waktu

0

TintaOtentik.Co – Penataan Kelurahan Keranggan mulai berjalan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada Desember 2026.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, meninjau Penataan Kelurahan Keranggan bersama Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan. Peninjauan itu memastikan proyek memasuki tahap pelaksanaan.

“Pada hari ini saya dengan Dinas Perumahan Permukiman meninjau kawasan Kampung Kota, ya. Atau biasa kita sebut rural urban ya, undeveloped area yang di mana membutuhkan sentuhan pembangunan infrastruktur,” ujar Pilar Saga Ichsan.

Menurut Pilar, kawasan seluas 23 hektare itu mencakup lima RW dan 12 RT. Pemerintah memprioritaskan peningkatan kualitas lingkungan permukiman.

Selanjutnya, pemerintah memperbaiki jalan lingkungan menggunakan paving block baru. Selain itu, pemerintah membangun drainase sepanjang 4.000 meter.

“Kita lihat beberapa ruas jalan perkampungannya memang sudah harus diperbaiki, ya. Ada pembangunan paving block, lalu juga ada pembangunan drainase. Ya, drainase dengan U-Ditch ukuran 30×30 dan ukuran 40×40 itu sepanjang 4.000 meter,” kata Pilar.

Pemerintah juga memasang pemagaran pada titik rawan. Program itu sekaligus mencakup pembangunan dinding penahan tanah, gapura, dan lampu penerangan jalan.

“Lalu juga pemasangan pemagaran tadi. Pemagaran karena kita lihat ada satu area di jalan utama yang agak berbahaya kalau malam hari, ya. Lampunya sudah ada tinggal pemagaran aja, gitu. Lalu juga pemasangan DPT atau dinding penahan tanah dengan pasangan batu kali. Dan juga selanjutnya ada pemasangan gapura juga. Ada titik pemasangan gapura, dan juga lampu PJU ya, yang akan dilengkapi,” ungkap Pilar.

Pilar mengatakan proyek sudah mulai berjalan. Material segera masuk agar pekerjaan lapangan berlangsung sesuai jadwal.

“Oh, proyek ini berjalan ini sudah mulai nih. Sekarang sudah mulai, ya. Dalam waktu dekat material akan turun, lalu juga beberapa juga akan mulai melakukan pembongkaran dan penggalian. Seperti itu. Targetnya sampai bulan Desember ini selesai. Luas totalnya 23 hektar yang kita tata. 23 hektar kita tata. Ada 5 RW, 12 RT, seperti itu,” ucap Pilar.

Ia menjelaskan jalan utama sudah memiliki kondisi baik. Karena itu, pemerintah memusatkan pekerjaan pada jalan lingkungan.

“Akses jalan, kalau jalan utama kita lihat semuanya dalam kondisi baik, ya. Sudah diaspal semua, tahun kemarin juga kita lakukan pengaspalan di daerah sini. Tinggal jalan-jalan lingkungan, yang jalan masuk perkampungan, ini semuanya kita perbaharui. Paving block-nya kita bongkar semua, diganti paving block yang baru ya, dengan bentuk tiga dimensi lah seperti itu, ya supaya lebih cantik, lebih rapi lagi, seperti itu,” papar Pilar.

Pilar menyebut pekerjaan terbagi menjadi enam segmen. Setiap segmen mencakup berbagai pembangunan infrastruktur.

“Ada segmennya, ada A sampai F, berarti ada 6 segmentasi semuanya. Ini kan mencakup paving block, U-Ditch, PJU solar cell, ya ada pemagaran, ada pemasangan DPT, dan lain sebagainya. Ada 6 item di sini, A sampai F, ya,” tuturnya.

Ia meminta seluruh pekerjaan mendapat pengawasan ketat. Dengan begitu, hasil pembangunan tetap rapi dan selesai sesuai target.

“Jadi, saya nitip ke Pak Sekretaris
Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) supaya diawasi benar-benar yang bagus, ya. Nanti pengerjaannya bikin yang rapi, tepat waktu, ya mumpung lagi,” pungkasnya.

Laporan: wan

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version