Belanja Barang dan Jasa Naik Rp159 Miliar, Fraksi PDIP Tangsel Pertanyakan Siapa Penerima Manfaatnya!

0

TintaOtentik.Co – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangsel memberikan perhatian terhadap kenaikan belanja barang dan jasa meningkat cukup signifikan sebesar Rp.159.114.302.291,66 pada anggaran perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tangsel, Syamsul Hariyanto, mengatakan, mencermati belanja operasi meningkat sebesar Rp.188.313.949.263,29 dari Rp.3.502.260.824.753,80 menjadi Rp.3.690.574.774.017,09 atau naik 5,38 persen.

Syamsul yang akrap disapa Atul, menjelaskan di dalamnya, belanja pegawai meningkat sebesar Rp.28.145.146.971,63 atau naik 1,66 persen. Sedangkan belanja barang dan jasa meningkat cukup signifikan sebesar Rp.159.114.302.291,66 atau naik 9,69 persen.

“Fraksi PDI Perjuangan menilai kenaikan belanja barang dan jasa perlu mendapat perhatian serius,” ujar Atul dalam pandangan umum Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Tangsel 2026.

Atul menuturkan pemerintah harus mampu memberikan penjelasan secara rinci, barang dan jasa apa yang meningkat, untuk program apa, siapa penerima manfaatnya, dan apa dampaknya bagi masyarakat.

“Jangan sampai peningkatan belanja barang dan jasa hanya memperbesar belanja rutin pemerintahan, sementara kebutuhan dasar masyarakat belum sepenuhnya terjawab,” papar Atul.

Atul katakan, Fraksi PDI Perjuangan juga mencermati peningkatan belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi sebesar Rp.64.487.852.913,96 atau naik 10,94 persen.

“Fraksi memandang bahwa pembangunan infrastruktur harus dilakukan berdasarkan prinsip pemerataan. Pembangunan tidak boleh hanya terkonsentrasi pada kawasan tertentu yang telah berkembang, sementara wilayah permukiman padat dan kawasan yang masih menghadapi persoalan infrastruktur dasar justru tertinggal,” ungkap Atul.

“Pemerintah perlu memastikan bahwa pembangunan jalan, drainase, jaringan dan infrastruktur lainnya benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi lapangan,” tandas Atul.

Laporan: iwan

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version