TintaOtentik.Co – Situasi di Jalan Ciater Raya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, memburuk pada Senin malam, 4 Mei 2026. Kepungan lumpur pekat ke jalan diindikasikan dari insiden longsor pada area proyek yang berada tepat di sisi jalan.
Material tanah yang merosot tersebut membawa volume air dan lumpur ke badan jalan, hingga menciptakan kondisi yang sangat ekstrem dan membahayakan keselamatan publik.
Tumpahan tanah ini memicu kemacetan parah pada salah satu jalur yang merupakan urat nadi mobilitas warga. Kejadian ini memaksa petugas gabungan bekerja ekstra keras di bawah penerangan lampu jalan.
Sejak laporan masuk, petugas dari Dinas Bina Marga, Damkar, dan Satlantas Polres Tangsel langsung melakukan aksi tanggap darurat. Guna mempercepat evakuasi material yang menempel kuat di permukaan jalan, satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan penyemprotan air bertekanan tinggi.
Hingga pukul 21.00 WIB, petugas masih terus berjibaku membersihkan sisa-sisa tanah yang masih membuat jalanan terasa seperti “lintasan es” bagi roda dua.
Satlantas Polres Tangsel memberikan imbauan keras kepada masyarakat yang masih beraktivitas di jalanan malam ini untuk tetap waspada, kurangi kecepatan karena medan jalan sangat licin meski pembersihan sedang dilakukan.
Kemudian, patuhi petugas ikuti arahan personel di lapangan yang tengah mengatur sirkulasi lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan massal.
Kejadian ini kembali memicu desakan publik agar pemerintah kota memberikan sanksi atau teguran tegas kepada pelaksana proyek yang terkesan abai terhadap dampak lingkungan dan keselamatan pengguna jalan umum.
Laporan: Irfan
