Kepung Gedung RANS BSD, Koalisi Mahasiswa Desak Audit Jabatan Strategis BUMN

0

Tinta Otentik.co – Gelombang tuntutan terhadap penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih kian memanas di Tangerang Selatan (Tangsel).

Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Gerakan Solidaritas Mahasiswa (GSM) dan Pergerakan Mahasiswa Tangerang Selatan (PERMANAS) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan RANS Office Building, kawasan BSD, Jumat (10/7/2026).

Aksi yang dimulai tepat pukul 13.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 186 massa. Membawa atribut lengkap mulai dari spanduk, bendera, hingga mobil komando, koalisi mahasiswa ini menyuarakan kritik tajam terkait pengisian jabatan strategis pada perusahaan yang melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Mereka mendesak penguatan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pencegahan dini terhadap potensi konflik kepentingan.

Koordinator Lapangan Aksi, Don Aang, menegaskan bahwa gerakan turun ke jalan ini merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin oleh undang-undang, serta didasari oleh kajian akademis yang matang mengenai pentingnya Good Corporate Governance (GCG).

“Kami mendorong adanya ruang dialog dan klarifikasi yang konstruktif. Pemerintah dan pihak-pihak berwenang harus terus memperkuat penerapan prinsip merit serta pengelolaan benturan kepentingan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Don Aang di tengah massa aksi, Jumat (10/7/2026).

Bawa 10 Tuntutan, Mahasiswa Desak Evaluasi Total

Dalam manifesto aksinya, Koalisi GSM dan PERMANAS melayangkan 10 tuntutan utama yang ditujukan langsung kepada pemerintah, lembaga pengawas, serta badan publik terkait:

  1. Mendesak klarifikasi publik secara komprehensif mengenai mekanisme, dasar hukum, standar kompetensi, serta proses pengisian jabatan strategis pada perusahaan melibatkan BUMN yang kini menjadi perhatian publik agar tidak menimbulkan spekulasi.
  2. Mendesak evaluasi dan audit kepatuhan administratif oleh lembaga pengawas berwenang terhadap proses pengangkatan jabatan strategis tersebut guna memastikan kesesuaian dengan prinsip GCG dan merit system.
  3. Memperkuat implementasi merit system dengan mengedepankan kompetensi, integritas, pengalaman, profesionalisme, dan objektivitas dalam setiap proses seleksi jabatan.
  4. Memperkuat kebijakan pencegahan konflik kepentingan, termasuk penyempurnaan pedoman deklarasi kepentingan dan mitigasi benturan kepentingan.
  5. Mengoptimalkan keterbukaan informasi sesuai UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, khususnya terkait kebijakan strategis yang dapat diakses masyarakat.
  6. Memperkuat pengawasan internal dan audit kepatuhan berkala pada perusahaan yang melibatkan BUMN demi memastikan keputusan berjalan sesuai kepentingan umum.
  7. Mengadopsi praktik terbaik internasional dalam pengelolaan integritas publik, seperti rekomendasi dari OECD dan United Nations Convention Against Corruption (UNCAC).
  8. Membuka ruang dialog yang luas dengan masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan media sebagai penguatan demokrasi partisipatif.
  9. Melakukan evaluasi berkala terhadap regulasi BUMN agar pengisian jabatan benar-benar mencerminkan profesionalisme dan independensi.
  10. Mendesak komitmen nyata penyelenggara negara terhadap prinsip negara hukum, integritas, dan pemerintahan yang bersih demi menjaga kepercayaan publik.

Melalui rilis resminya, aliansi mahasiswa ini menggarisbawahi bahwa tuntutan audit dan evaluasi yang mereka layangkan murni merupakan instrumen penguatan tata kelola pemerintahan, bukan bentuk praduga bersalah kepada pihak mana pun.

Mereka berharap aksi di depan gedung RANS BSD ini memicu komitmen konkret dari para pemangku kebijakan.

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version