Komisi II DPRD Tangsel Geram! Pasar Ciputat Banyak Masalah Perlu Ditata

0

TintaOtentik.Co – Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke Pasar Ciputat pada Kamis, 12 Maret 2026.

Sidak tersebut dihadiri oleh seluruh anggota Komisi II DPRD Tangsel dan diterima langsung oleh Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan, Bachtiar, di kantor pengelola Pasar Ciputat lantai 3.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi pasar serta menerima berbagai masukan dari pihak pengelola terkait tata kelola Pasar Ciputat yang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Tangerang Selatan.

Dalam sidak tersebut, Adi Surya turut melakukan pengecekan langsung harga sejumlah kebutuhan pokok, terutama sayur-mayur seperti cabai merah, bawang, dan komoditas lainnya.

Dari hasil dialog dengan para pedagang, diketahui harga cabai merah mengalami kenaikan cukup tinggi menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Menurut Adi Surya, harga cabai merah saat ini mencapai sekitar Rp110.000 per kilogram, yang dinilai cukup memberatkan baik bagi pedagang maupun masyarakat sebagai pembeli.

“Dari hasil berbincang dengan pedagang, harga cabai saat ini sangat tinggi. Kondisi ini tentu mempengaruhi daya beli masyarakat,” ujarnya saat berada di lokasi pasar.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pedagang, Adi Surya juga terlihat membeli sejumlah kebutuhan pokok seperti cabai dan bawang langsung dari pedagang di Pasar Ciputat.

Setelah melakukan peninjauan harga, rombongan Komisi II DPRD Tangsel melanjutkan inspeksi dengan berkeliling ke berbagai area Pasar Ciputat, termasuk pelataran pasar hingga kawasan Jalan Haji Usman.

Ketua rombongan Komisi II, H. Ricky, mengaku kecewa melihat kondisi tata kelola pasar yang dinilai masih semrawut dan membutuhkan pembenahan serius dari pemerintah daerah.

“Masih banyak hal yang perlu ditata ulang, terutama keberadaan pedagang liar yang berjualan di badan jalan serta kondisi parkir yang tidak tertata,” ungkapnya.

Selain itu, anggota Komisi II Steven Jansen juga menyoroti keberadaan parkir berbayar di Gang Bancet, yang menurutnya tidak sesuai dengan peruntukannya. Di lokasi tersebut bahkan terdapat spanduk bertuliskan larangan parkir, namun kenyataannya justru dijadikan lahan parkir berbayar oleh pihak swasta.

“Kami melihat ada ketidaksesuaian antara aturan dan praktik di lapangan. Area yang seharusnya tidak dijadikan parkir justru dimanfaatkan sebagai parkir berbayar,” tegas Steven Jansen.

Sementara itu, An Daryono Yuwono juga menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi tata kelola Pasar Ciputat yang dinilai masih berantakan dan perlu segera ditertibkan.

Menurutnya, penataan pedagang kaki lima, pedagang kelapa yang berjualan di jalan, serta parkir liar harus segera ditangani agar Pasar Ciputat lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan berencana memanggil sejumlah pihak terkait, termasuk pengelola pasar dan dinas terkait, untuk membahas langkah-langkah pembenahan Pasar Ciputat ke depan.

Tag: Komisi II DPRD Tangsel,
DPRD berharap penataan yang lebih baik dapat segera dilakukan sehingga Pasar Ciputat dapat menjadi pasar yang tertib, nyaman, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Kota Tangerang Selatan.

Laporan: irfan

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version