TintaOtentik.Co – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan menyatakan keputusan Musyawarah Kota (Mukota) ke IV jumlah peserta sebanyak 200 orang dengan sistem perwakilan.
Hal tersebut disampaikan Ketua Caretaker Kadin Tangsel Agus R. Wisas, Selasa, (18/11/2025).
Agus mengatakan pada tanggal 17 November, kami telah menyerahkan hasil rapat koordinasi sesuai dengan AD/ART PO nomor 286 yang mengatur tentang Mukota di bawah tanggung jawab Caretaker.
“Kami telah menyepakati bersama pengurus harian Provinsi dan seluruh Caretaker bahwa penyelenggaraan Mukota akan tetap dilaksanakan di Tangsel, tidak dipindahkan ke tempat lain,” ujar Agus.
Agus menjelaskan medua, Mukota akan digelar pada tanggal 30 November, hari Minggu. Setelah konferensi pers ini, Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) akan segera mengadakan rapat. Saya berharap hari ini juga dapat memulai persiapan, termasuk persiapan tempat dan kebutuhan non-teknis lainnya untuk kelancaran acara tersebut.
“Terkait jumlah peserta, kami telah memutuskan berdasarkan konsultasi dengan KADIN Indonesia bahwa jumlah peserta Mukota sebanyak 200 orang dengan sistem perwakilan. Penunjukan peserta adalah hak prerogatif sesuai dengan PO, dan akan ditunjuk oleh dua institusi, yaitu KADIN Provinsi dan Caretaker,” ungkap Agus.
Lanjut Agus, Undangan resmi akan dikirimkan kepada perusahaan-perusahaan untuk mengikuti Musyawarah KADIN Kota Tangerang Selatan.
“Demikian substansi dari pertemuan ini dan hasil rapat yang akan segera kami sampaikan secara resmi kepada kedua kandidat Mukota melalui surat. Konferensi pers ini juga menjadi awal kerja SC dan OC dalam mempersiapkan seluruh peserta sesuai dengan PO,” kata Agus.
Agus menerangkan pemilihan peserta akan didasarkan pada klaster masa keanggotaan, yaitu 4 tahun, 3 tahun, dan 2 tahun, sebagai bentuk penghargaan terhadap perusahaan yang telah lama menjadi anggota KADIN.
“Langkah ini diambil sesuai hasil konsultasi kami dengan KADIN Indonesia. Kami berkomitmen menjalankan keputusan ini dengan segera agar KADIN Tangsel tidak berada di bawah naungan Caretaker terlalu lama,” tutur Agus.
“Saya telah berjanji kepada KADIN Indonesia untuk menyelesaikan tugas sebagai Caretaker dalam waktu kurang dari 100 hari kerja. Alhamdulillah, tanggal pelaksanaan sudah ditentukan, yaitu 30 November, dan dalam 12 hari ke depan kami akan bekerja secara marathon, siang dan malam, untuk menyiapkan segala sesuatunya,” tekad Agus.
Agus menambahkan kami yakin kegiatan ini akan berjalan sukses dan mohon doa dari rekan-rekan wartawan agar semua lancar. Demikian yang dapat saya sampaikan. Silakan bila ada yang ingin ditanyakan, saya persilakan.
“Sesuai dengan PO 286 yang saya bacakan, di sini terdapat Pasal 9. Jadi, kelompoknya dibagi berdasarkan lama keanggotaan, yaitu 4 tahun, 3 tahun, 2 tahun, hingga 1 tahun,” imbuh Agus.
Agus katakan, jadi ada empat kelompok. Saya yakin, pengurus Kadin maupun anggota Kadin paham betul dengan peraturan organisasi (PO) ini.
Namun, menurut media, mungkin karena belum membaca PO, ada beberapa pertanyaan. Saya maklum apabila ada pertanyaan terkait itu. Namun, ketika sudah berbicara tentang perwakilan, mereka pasti sudah paham dan siap membaca PO ini, terutama anggota yang punya kepentingan terkait.
“Sebanyak 200 peserta itu berasal dari anggota, baik anggota luar biasa maupun anggota aktif.
Misalnya, untuk anggota dengan masa keanggotaan 4 tahun, kita membutuhkan 200 orang sebagai peserta,” papar Agus.
“Ketika peserta dari kelompok 4 tahun sudah mencukupi, tidak perlu mengambil dari kelompok 3 tahun. Namun jika masih kurang, barulah kita tarik dari kelompok 3 tahun. Setelah cukup, proses selesai,” terangnya.
Agus jelaskan kesimpulannya, kita mengutamakan anggota dengan masa keanggotaan terlama dalam pengklasteran ini.
“Mengenai verifikasi, prosesnya sudah terbuka dan dapat diakses melalui website resmi. Jika ada keberatan, misalnya dari saksi atau kandidat seperti Pak Arnovi atau Pak Marhadi, silakan mengajukan keberatan. Namun proses tetap akan berjalan dan tidak akan dihentikan,” tegas Agus.
Contohnya, Agus sebutkan, jika ada yang protes kenapa perusahaan baru yang berdiri setahun belum diundang, hal ini karena memang perusahaan tersebut belum memenuhi masa keanggotaan yang disyaratkan.
“Apabila ada keberatan dari pihak manapun, kami membuka ruang demokrasi. Silakan ajukan ke pengadilan jika merasa tidak puas, seperti yang sudah dilakukan sebelumnya” beber Agus.
Agus sampaikan mami akan menjalankan proses ini sesuai dengan peraturan organisasi. Setelah ini, saya akan meminta OC dan SC untuk melanjutkan maraton pekerjaannya dan menentukan tempat acara, termasuk hotel yang akan digunakan.
“Urusan tempat sudah bukan lagi tugas caretaker. Selain itu, isi materi akan dibagi-bagi oleh SOC dan SC. Caretaker bertugas memastikan roda organisasi tetap berjalan,” tutup Agus.
Laporan: iwanpose
