Isu DOM Aceh 1 September 2026 Dipastikan Hoaks, TNI Tegaskan Situasi Kondusif

0

TintaOtentik.co – Gelombang disinformasi kembali menguji kondusivitas masyarakat Pasca-Peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh. Sebuah narasi menyesatkan yang mencatut nama media Kompas.com marak beredar di berbagai platform media sosial, seperti Instagram, Facebook, hingga TikTok.

Unggahan viral tersebut secara tidak bertanggung jawab mengeklaim bahwa pemerintah pusat bakal memberlakukan status Daerah Operasi Militer (DOM) di Bumi Serambi Mekkah mulai 1 September 2026.

Klaim sepihak tersebut berupaya mengaitkan insiden kericuhan kecil yang sempat terjadi di area Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Sabtu (15/8/2026) lalu sebagai dalih masuknya militer.

Foto tangkapan layar berita buatan yang dirancang menyerupai tampilan media nasional pun disebarkan oleh sejumlah akun untuk menggiring opini publik dan memicu kepanikan warga.

Menanggapi isu panas tersebut, Markas Besar TNI langsung pasang badan dan memberikan bantahan tegas. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, memastikan bahwa kabar yang beredar di ruang digital tersebut murni kabar bohong atau hoaks.

Pihaknya menegaskan bahwa kondisi keamanan di seluruh wilayah Provinsi Aceh saat ini berjalan sangat stabil tanpa ada pengerahan pasukan operasi militer sama sekali.

“Situasi dan kondisi normal, kondusif, tidak ada yg perlu dikhawatirkan. Saya tekankan tidak ada operasi militer,” ujar Nas kepada media Kompas.com, Selasa (18/8/2026).

Mabes TNI juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak tersulut agitasi yang dimainkan oleh pihak-pihak yang bermaksud memperkeruh suasana Perdamaian Aceh.

Masyarakat diminta lebih kritis dalam menyaring informasi dari media sosial serta tidak mudah membagikan ulang berita yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kepada masyarakat agar bijak dan jeli, jangan mau dihasut, jangan mudah percaya berita hoaks yang sengaja dibuat oleh pihak dengan maksud tertentu,” ujar Nas.

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version