TintaOtentik.Co – Menjelang musim mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan mulai memperketat pengawasan armada transportasi umum. Sejak Kamis (26/2) hingga Rabu (4/3), Dishub telah menyisir tujuh pool bus di wilayah Tangsel untuk memastikan keamanan dan keselamatan penumpang melalui kegiatan ramp check.
Berdasarkan data terkini, tercatat sebanyak 77 unit kendaraan telah diperiksa secara menyeluruh. Namun, hasilnya hanya 8 unit kendaraan yang dinyatakan lulus dan layak mendapatkan stiker resmi ramp check.
Sementara itu, terdapat 1 unit yang lulus namun belum berstiker, dan 68 unit kendaraan lainnya dinyatakan tidak lulus.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, Ayep Jajat Sudrajat, mengungkapkan bahwa mayoritas bus yang diperiksa masih belum memenuhi standar keamanan yang ditetapkan.
“Dari 77 kendaraan yang kami periksa di tujuh pool bus, hanya 8 unit yang benar-benar lolos dan kami tempelkan stiker laik jalan. Selebihnya dinyatakan tidak lulus karena berbagai pelanggaran teknis dan administratif,” ujar Ayep Jajat Sudrajat, Rabu (4/3/2026).
Ayep menjelaskan bahwa penyebab utama ketidaklulusan armada tersebut didominasi oleh faktor keselamatan dasar yang sering terabaikan.
“Penyebabnya beragam, mulai dari trayek yang tidak sesuai, hingga masalah fasilitas penunjang. Namun, temuan terbanyak adalah pada aspek safety belt yang tidak berfungsi, ketiadaan kotak P3K, serta jumlah kursi penumpang yang tidak sesuai dengan kapasitas aslinya,” tambahnya.
Diketahui dengan jelas, kegiatan Dishub Tangsel melakukan Ramp Check ini untuk meminimalisir risiko kecelakaan saat arus mudik nanti.
Dishub Tangsel mengimbau para pemilik perusahaan otobus (PO) untuk segera melakukan perbaikan pada armada mereka.
Laporan: irfn
