Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Kecewa Gugatan Dinilai Prematur, PPP Banten Ajukan Kasasi

    18 September 2026 No Comments

    Melipir ke Tangsel, Bareskrim Bongkar Skandal Gas 3 Kg Disuntik ke Non-Subsidi

    17 September 2026 No Comments

    RDP Pool Taksi Green SM, DPRD Tangsel: Silakan Investasi, Tapi Jangan Tabrak Regulasi!

    17 September 2026 No Comments

    Akselerasi Program Gentengisasi, Menteri Ara Borong 2,5 Juta Genteng dari UMKM

    17 September 2026 No Comments

    Bahas RUU Pemilu, Golkar-PKS Sepakat Naikkan Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

    17 September 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Hukum»Bahas RUU Pemilu, Golkar-PKS Sepakat Naikkan Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen
Golkar-PKS Dukung Ambang Batas di RUU Pemilu. (Foto: Istimewa)

Bahas RUU Pemilu, Golkar-PKS Sepakat Naikkan Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

0
By Irfan Kurniawan on 17 September 2026 Hukum, Nasional, Politik

TintaOtentik.co – Peta politik nasional menjelang pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu mulai memanas.

Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS menggelar pertemuan tertutup dengan pengurus DPP Partai Golkar guna menguatkan barisan koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Senin (14/9/2026) malam.

Selain mempertegas komitmen dukungan politik, kedua partai elite ini mencapai kesepakatan krusial terkait revisi ambang batas parlemen (parliamentary threshold).

Golkar dan PKS sepakat untuk menaikkan ambang batas kelulusan partai ke Senayan dari yang semula 4 persen menjadi 5 persen.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, membenarkan adanya pemahaman bersama tersebut dalam merespons opsi perubahan regulasi pemilu yang tengah digodok Komisi II DPR RI.

“Misal tentang parliamentary threshold. Kita bersepaham di angka yang moderat saja, kira-kira 5 persen,” kata Sarmuji, Selasa (15/9/2026).

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengapresiasi peran strategis PKS dalam barisan koalisi pendukung pemerintah.

Bahlil menekankan pentingnya reformasi sistem pemilu agar tidak sekadar menjadi ajang perebutan kursi, tetapi mampu melahirkan legislator yang mumpuni.

“Kita ingin suatu sistem pemilu yang tetap mencerminkan suara rakyat, tetapi juga memungkinkan hadirnya anggota DPR yang berkualitas,” tegas Bahlil.

Dari kubu PKS, Presiden PKS Al Muzammil Yusuf menegaskan komitmen partainya untuk mengawal seluruh program prioritas Prabowo-Gibran.

Ia menepis keraguan publik terkait posisi PKS di dalam kabinet, seraya memuji pendekatan Prabowo terhadap kelompok keagamaan.

“Pernah ada yang menanyakan keberadaan PKS di koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran. Saya jawab, karena Pak Prabowo sangat akomodatif terhadap persoalan umat dan tidak pernah menyudutkan umat,” ujar Muzammil.

Muzammil menambahkan, silaturahmi politik ke Markas Golkar menjadi modal penting untuk mempererat sinergi sesama partai koalisi dalam mengawal agenda-agenda kebangsaan ke depan.

“PKS datang ke Partai Golkar karena kedekatan personal dan kesamaan pandang tentang Indonesia. Saya yakin banyak hal bisa dikerjasamakan dengan Partai Golkar,” pungkasnya.

Al Muzammil Yusuf Ambang Batas Parlemen Ambang Batas Suara Pemilu bahlil lahadalia berita politik Koalisi Prabowo Gibran Muhammad Sarmuji Parliamentary Threshold Partai Golkar PKS RUU Pemilu Tinta Otentik
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleMasyarakat Gaji di Bawah 5,7 Juta Bisa Bedah Rumah Gratis, Target 400 Ribu Unit
Next Article Akselerasi Program Gentengisasi, Menteri Ara Borong 2,5 Juta Genteng dari UMKM
Irfan Kurniawan

Related Posts

Kecewa Gugatan Dinilai Prematur, PPP Banten Ajukan Kasasi

18 September 2026

Melipir ke Tangsel, Bareskrim Bongkar Skandal Gas 3 Kg Disuntik ke Non-Subsidi

17 September 2026

RDP Pool Taksi Green SM, DPRD Tangsel: Silakan Investasi, Tapi Jangan Tabrak Regulasi!

17 September 2026

Akselerasi Program Gentengisasi, Menteri Ara Borong 2,5 Juta Genteng dari UMKM

17 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Kecewa Gugatan Dinilai Prematur, PPP Banten Ajukan Kasasi

By tintaotentik.co18 September 20260

TintaOtentik.Co – Gugatan PPP Banten dengan perkara Nomor 423/Pdt.G/2026/PN Jkt.Pst telah diputus hari Kamis 17…

 

Melipir ke Tangsel, Bareskrim Bongkar Skandal Gas 3 Kg Disuntik ke Non-Subsidi

17 September 2026

RDP Pool Taksi Green SM, DPRD Tangsel: Silakan Investasi, Tapi Jangan Tabrak Regulasi!

17 September 2026

Akselerasi Program Gentengisasi, Menteri Ara Borong 2,5 Juta Genteng dari UMKM

17 September 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.