Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Disokong Penuh APBN, Gaji dan Tunjangan Manajer Kopdes Sentuh Rp9,3 Juta

    16 October 2026 No Comments

    Ironis! Rp2,7 Miliar Dana KIP Kuliah Nyasar ke 320 Mahasiswa yang Sudah Meninggal Dunia

    16 October 2026 No Comments

    Kebakaran TPA Cipeucang Berhasil Dipadamkan, DLH dan Damkar Tangsel Pastikan Situasi Terkendali

    16 October 2026 No Comments

    Percantik Lingkungan, Warga Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

    16 October 2026 No Comments

    Asap Tebal Selimuti TPA Cipeucang Tangsel, Kawasan Pembuangan Sampah Dilanda Kebakaran

    16 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Nasional»Wacana Presiden Prabowo Kepala Daerah Dipilih DPRD, Menkum Sebut Sesuai Sila ke-4

Wacana Presiden Prabowo Kepala Daerah Dipilih DPRD, Menkum Sebut Sesuai Sila ke-4

0
By Irfan Kurniawan on 13 December 2024 Nasional

TintaOtentik.co – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mendukung usulan Presiden Prabowo Subianto mengenai pemilihan kepala daerah yang dilakukan oleh DPRD. Supartman berpendapat bahwa wacana ini perlu untuk dipertimbangkan.

“Saya rasa itu wacana yang baik yang perlu kita pertimbangkan,” ucap Supratman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, (13/12/24).

Supratman menjelaskan alasan mengapa wacana ini perlu dipertimbangkan. Pertama, menurutnya, istilah mengenai pemilihan kepala daerah dalam Undang-Undang Dasar maupun Undang-Undang Pemilu menyatakan bahwa pemilihan harus dilakukan secara demokratis.

“Dipilih secara demokratis itu kan tidak berarti harus semuanya pilkada langsung,” tutur Supratman.

Alasan kedua, menurut Supratman, berkaitan dengan efisiensi dalam penyelenggaraan pilkada. Selain itu, dia juga menyebutkan adanya faktor sosial dan potensi kerawanan yang perlu diperhatikan.

“Usulan ini sudah lama dibicarakan di tingkat partai politik dan hari ini saya melihat trennya positif sambutan dari masyarakat,” kata Supratman.

Supratman berharap wacana ini dapat dipertajam menjadi kebijakan yang jelas, agar dapat memperbaiki sistem demokrasi di Indonesia.

“Jadi bagaimana kemudian demokrasi sesuai dengan sila keempat itu bisa menjadi bagian dari ciri khas kita berdemokrasi di Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, Supratman tidak setuju jika pemilihan kepala daerah melalui DPRD dianggap sebagai kemunduran demokrasi. Ia meminta agar publik memberikan kesempatan kepada pemerintah dan partai politik untuk mengkaji usulan pilkada yang dipilih melalui DPRD.

“Karena itu beri kesempatan kepada pemerintah dan termasuk kepada partai-partai politik untuk melakukan kajian dan ini saya pikirkan masih lama. Pilkada kita maupun pemilu kita di tahun 2029. Masih panjang,” ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan setuju dengan pendapat Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, bahwa sistem demokrasi yang diterapkan di Indonesia masih perlu diperbaiki. 

Prabowo menilai bahwa tidak ada salahnya mengakui bahwa sistem demokrasi di Indonesia terlalu mahal. Ia menegaskan bahwa penting untuk berani mengoreksi diri terkait sistem demokrasi yang ada.

“Ketua umum Partai Golkar, salah satu partai besar, tadi menyampaikan perlu ada pemikiran memperbaiki sistem partai politik, apalagi ada Mbak Puan kawan-kawan dari PDIP, kawan-kawan partai-partai lain mari kita berpikir, apa sistem ini, berapa puluh triliun habis dalam 1-2 hari, dari negara maupun dari tokoh-tokoh politik masing-masing, ya kan?” tutur Prabowo dalam sambutannya di SICC, Sentul, Bogor, Kamis, 12 Desember 2024.

Lanjutnya, ia memberikan contoh sistem demokrasi yang diterapkan sejumlah negara tetangga. Banyak yang melakukan pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

“Saya lihat negara-negara tetangga kita efisien. Malaysia, Singapura, India, sekali milih anggota DPRD, DPRD itu lah yang milih gubernur, milih bupati. Efisien nggak keluar duit, efisien, kaya kita kaya,” terangnya.

dprd dprd dipilih kepala daerah dprd pilih kepala daerah kebijakan Prabowo kebijakan prabowo dprd kepala daerah dipilih dprd kepala daerah pilih dprd Menkum Menkumham Prabowo Prabowo dprd Supratman andi supratman andi agtas wacana prabowo wacana prabowo dprd wacana prabowo kepala daerah wacana Presiden wacana presiden kepala daerah
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleJelang Pertemuan, Vietnam Senang Timnas Indonesia Hanya Bisa Imbang Lawan Laos
Next Article Peringati HUT Tangsel ke-16, Kecamatan Serpong Perkuat Silaturahmi Para Tokoh Agama dan Masyarakat
Irfan Kurniawan

Related Posts

Disokong Penuh APBN, Gaji dan Tunjangan Manajer Kopdes Sentuh Rp9,3 Juta

16 October 2026

Ironis! Rp2,7 Miliar Dana KIP Kuliah Nyasar ke 320 Mahasiswa yang Sudah Meninggal Dunia

16 October 2026

Walhi dan Greenpeace Berikan Data: 52 Perusahaan Asing Malaysia-Singapura Diduga Dalang Karhutla

16 October 2026

Kepala BPK Jateng Ikut Terciduk OTT KPK di Klaten, Diduga Terkait Suap Pengondisian Hasil Audit

16 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Disokong Penuh APBN, Gaji dan Tunjangan Manajer Kopdes Sentuh Rp9,3 Juta

By Irfan Kurniawan16 October 20260

TintaOtentik.co – Kehadiran program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) kian menjanjikan kepastian kesejahteraan…

Ironis! Rp2,7 Miliar Dana KIP Kuliah Nyasar ke 320 Mahasiswa yang Sudah Meninggal Dunia

16 October 2026

Kebakaran TPA Cipeucang Berhasil Dipadamkan, DLH dan Damkar Tangsel Pastikan Situasi Terkendali

16 October 2026

Percantik Lingkungan, Warga Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

16 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.