Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Aliran Kali Berubah Fungsi, DPRD Tangsel Desak Pemkot Cari Solusi Konkret!

    21 April 2026 No Comments

    DMO 35 Persen Sukses Tekan Harga MinyaKita, Distribusi Lampaui Target

    21 April 2026 No Comments

    Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, KPU Tangsel Gelar Sekolah Jawara Demokrasi

    21 April 2026 No Comments

    Awasi MBG, Jamintel Kejagung Luncurkan Kanal Pengaduan Aplikasi Jaga Desa

    21 April 2026 No Comments

    Buntut Pencemaran Pestisida Gudang Taman Tekno BSD, Kejari Tangsel Panggil Sinar Mas Land

    20 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional

Peternak Ayam Hampir Rugi, Ombudsman Sarankan Pemerintah Koneksikan ke Program Makan Bergizi Gratis

0
By Irfan Kurniawan on 19 April 2025 Nasional



TintaOtentik.Co – Pemerintah diminta segera intervensi harga ayam hidup, caranya dengan menyerap kelebihan produksi sebagai cadangan pangan nasional. Kalau tidak, banyak peternak ayam tingkat lokal yang gulung tikar.

Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika menjelaskan, intervensi tersebut diperlukan karena harga ayam hidup pasca Lebaran 2025, semakin anjlok. Alhasil, peternak ayam lokal merugi dan sudah banyak yang bangkrut.

“Ombudsman menerima keluhan dari para peternak di Jawa Barat bahwa pada 7-11 April 2025 harga ayam hidup Rp11.000-Rp12.000 per kilogram, kemudian pada 14-16 April 2025 harga ayam hidup Rp13.000-Rp14.000 per kilogram. Padahal, terdapat acuan harga ayam hidup sebesar Rp23.000-Rp35.000 per kilogram,” ujar Yeka di Jakarta, Rabu (16/4/2025).

Menurutnya, jika dibandingkan dengan harga acuan yang tertuang dalam Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbapanas) Nomor 6 Tahun 2024, terdapat selisih kerugian setidaknya Rp9.000 per kilogram ayam hidup.

“Kerugian para peternak mandiri dengan populasi 6 juta ekor. Dengan berat rata-rata per ekor ayam hidup 1,6 kilogram, jumlah produksi Rp9,6 juta kilogram per minggu, maka estimasi kerugian tiap minggunya mencapai Rp86,4 miliar,” tuturnya.

Ia memprediksi jika tidak ada langkah intervensi dari Pemerintah, kerugian dapat berlanjut hingga akhir Mei 2025 mencapai Rp691,2 miliar. Oleh karena itu, Ombudsman meminta Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional segera melakukan langkah intervensi.

Lebih lanjut Ombudsman memberikan setidaknya tiga saran kepada Pemerintah, yakni yang pertama melakukan penyerapan kelebihan produksi ayam hidup sebagai cadangan pangan nasional atau dikoneksikan dengan program makan bergizi gratis (MBG).

“Sehingga kerugian peternak dapat dicegah,” katanya.

Kedua, Pemerintah dapat melakukan koordinasi dengan seluruh pelaku usaha, terutama perusahaan breeding dan feedmill (peternakan dan pabrik pakan) agar ikut berpartisipasi melakukan penyerapan produksi ayam hidup.

Ketiga, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian diminta meningkatkan kompetensi pengawasan guna memastikan setting hatching record (SHR) ayam hidup dilaksanakan setiap pekan sehingga tidak melebihi jumlah permintaan.

“SHR ayam hidup merupakan pengaturan atau catatan penetasan untuk mengelola produksi ayam hidup,” pungkasnya.

Laporan: Tim

Ombudsman Ombudsman RI Peternak Ayam Bangkrut Peternak Ayam Merugi Peternak Ayam Tekor TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleJalan Kalijati Prihatin, Dedi Mulyadi Sentil Pengusaha Galian Tanah, Tak Mencerminkan Pancasila
Next Article Rusia Mampu Berikan Internet Cepat dengan Harga Murah, Indonesia Bidik Kerja Sama Teknologi Komunikasi
Irfan Kurniawan

Related Posts

DMO 35 Persen Sukses Tekan Harga MinyaKita, Distribusi Lampaui Target

21 April 2026

Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, KPU Tangsel Gelar Sekolah Jawara Demokrasi

21 April 2026

Awasi MBG, Jamintel Kejagung Luncurkan Kanal Pengaduan Aplikasi Jaga Desa

21 April 2026

Buntut Pencemaran Pestisida Gudang Taman Tekno BSD, Kejari Tangsel Panggil Sinar Mas Land

20 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Aliran Kali Berubah Fungsi, DPRD Tangsel Desak Pemkot Cari Solusi Konkret!

By tintaotentik.co21 April 20260

TintaOtentik.Co – Aliran Kali Ciputat di Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel)…

 

DMO 35 Persen Sukses Tekan Harga MinyaKita, Distribusi Lampaui Target

21 April 2026

Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, KPU Tangsel Gelar Sekolah Jawara Demokrasi

21 April 2026

Awasi MBG, Jamintel Kejagung Luncurkan Kanal Pengaduan Aplikasi Jaga Desa

21 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.