Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    RSU Tangsel Bersama Perdami Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu Puluhan Warga Kembali Melihat

    23 July 2026 No Comments

    Perombakan Internal BGN: Tiga Jenderal Digeser, Nanik Mundur, Sudaryono Dilantik

    23 July 2026 No Comments

    Usut Korupsi RSUD Parung Rp93 M, Kejari Incar Perencana Proyek!

    23 July 2026 No Comments

    Dua Dekade Mangkrak, Prabowo Berhasil Eksekusi Blok Masela

    23 July 2026 No Comments

    Kebakaran Toko Kue Pasar Ciputat Berdiri di Lahan PT Betania

    23 July 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Nasional»Program 3 Juta Rumah, Menteri PKP Singgung Pemda, Kenapa Sulit Bebaskan BPHTB dan PBG?

Program 3 Juta Rumah, Menteri PKP Singgung Pemda, Kenapa Sulit Bebaskan BPHTB dan PBG?

0
By Irfan Kurniawan on 1 May 2025 Nasional

TintaOtentik.Co – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara buka suara soal masih adanya kepala daerah yang enggan membebaskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)

“Memang tantangan kita Pak Ketua (Komisi V DPR RI, Lasarus), kita ini NKRI, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tapi memang saya masih banyak muter-muter, karena bupati itu, yang jalanin Bupati/Walikota,” kata Ara di dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Ara menuturkan, dari 509 kabupaten/kota di Indonesia, baru 482 yang mengeluarkan aturan pembebasan BPHTB. Sedangkan untuk penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), baru 469 daerah yang menerapkannya.

“Dari 509 kabupaten/kota itu, untuk BPHTB yang baru ngeluarin 482, berarti sudah 94%. Kalau PBG 469 dari 509, berarti 92%. Emang masih ada 5-6% lagi yang belum keluar,” ungkapnya.

Meski demikian, Ara menegaskan tidak akan mundur.

“Tapi kan saya ga boleh menyerah. Kita buat payung yang dulu dengan SKB 3 Menteri, kita sosialisasi terus Pak. Mendagri itu rapat setiap hari Senin pagi membantu saya untuk mensosialisasikan ini,” kata Ara.

“Masa sih Kepala daerah mau nyari PAD dari masyarakat berpenghasilan rendah? Itu pikiran saya, pikiran Mendagri, dan pikiran Menteri PU (Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo). Tapi faktanya ada kepala daerah yang masih berharap dari situ Pak. Itu faktanya.”

Ara menegaskan, pihaknya terus bergerak agar seluruh daerah membebaskan BPHTB dan PBG untuk rumah rakyat kecil atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Ini perintah Presiden Prabowo, kasih karpet merah kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Ya saya pikir, kan BPHTB gratis, PBG gratis dan cepat,” tegasnya.

Ara juga berbagi pengalamannya saat meninjau pelayanan perizinan di berbagai daerah. Ia menyebut ada daerah yang sudah sangat cepat memproses izin bangunan.

“Saya datang ke Badung, itu di Bali 17 menit. Ke Gianyar, paling cepat 14 menit. Subang itu 16 menit. Tapi ada yang lama. Saya juga maunya cepat Pak,” ujar Ara.

Lebih jauh, di tengah berbagai tantangan itu, dia menegaskan dirinya tetap optimis untuk mencapai target membangun 3 juta rumah, sesuai amanat Presiden Prabowo.

“Presiden targetkan saya 3 juta, semua pikiran, energi, akses saya, saya berikan itu untuk kejar target itu. Saya bagi target itu kepada Wamen berapa, kepada Dirjen berapa, kita buat target Pak. Dan target saya, ya semuanya Pak, mendukung itu semua,” tegasnya.

“Kalau saya tidak berhasil, ya risiko Pak. Mungkin saya di-reshuffle, harus siap. Tapi saya tidak mau di-reshuffle karena sebuah korupsi. Gak apa-apa, itu risiko sebagai anak buah Kalau pada waktunya memang saya tidak berhasil, tenang aja Pak, saya siap,” pungkas Ara.

Laporan: Tim

BPHTB Menteri PKP PAD pajak pajak rumah Pemda program 3 juta rumah Reshuffle Rumah MBR TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleRuko Cordoba BSD Tampak Kumuh, DPRD Tangsel Minta Pengelolah Segera Benahi!
Next Article AS Soroti Impor Pangan RI, Perum Bulog Ngegas Balik, Kita Bergerak Sesuai Penugasan!
Irfan Kurniawan

Related Posts

Perombakan Internal BGN: Tiga Jenderal Digeser, Nanik Mundur, Sudaryono Dilantik

23 July 2026

Dua Dekade Mangkrak, Prabowo Berhasil Eksekusi Blok Masela

23 July 2026

Kebakaran Toko Kue Pasar Ciputat Berdiri di Lahan PT Betania

23 July 2026

Bangunan Semi Permanen Toko Kue Pasar Ciputat Kebakaran, Diduga Korsleting Listrik

23 July 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

RSU Tangsel Bersama Perdami Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu Puluhan Warga Kembali Melihat

By Sulis23 July 20260

TintaOtentik.co – Pemerintah Kota Tangerang Selatan tak henti-hentinya terus berkomitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan dan…

 

 

 

 

 

Perombakan Internal BGN: Tiga Jenderal Digeser, Nanik Mundur, Sudaryono Dilantik

23 July 2026

Usut Korupsi RSUD Parung Rp93 M, Kejari Incar Perencana Proyek!

23 July 2026

Dua Dekade Mangkrak, Prabowo Berhasil Eksekusi Blok Masela

23 July 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.