Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Bongkar Celah Korupsi, LKPP Tekankan Wajib Negosiasi Harga di E-Katalog

    6 April 2026 No Comments

    Purbaya Bingung: Menterinya Saya, Tapi Orang Kemenkeu Sendiri Isukan APBN Sisa 2 Minggu

    6 April 2026 No Comments

    Utang Koperasi Merah Putih Dibayar oleh APBN, Aset Resmi Jadi Milik Negara

    6 April 2026 No Comments

    Evaluasi Total, Wawalkot Tangsel Bakal Lakukan Pergeseran Anggaran untuk Penanganan Banjir

    6 April 2026 No Comments

    Pembangunan Tanpa Izin Kerap Bikin Banjir, Pilar Saga: Harus Dibongkar!

    6 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi

Dorong Kemajuan Ekonomi, Pemerintah Akan Gelontorkan Bantuan Pangan dan BSU Mulai Juni

0
By Sulis on 24 May 2025 Ekonomi, Nasional

TintaOtentik.co – Pemerintah tengah menyusun sejumlah paket insentif ekonomi guna mendorong pertumbuhan pada pertengahan tahun ini. Ragam bentuk dukungan fiskal yang sedang dirancang meliputi subsidi kendaraan listrik, bantuan subsidi upah (BSU), hingga distribusi bantuan pangan.

Penyusunan program ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam forum rapat koordinasi terbatas bersama kementerian dan lembaga terkait, yang digelar Jumat (23/5/2025) di Kantor Kemenko Perekonomian.

Salah satu bentuk insentif yang sudah mulai mengerucut adalah bantuan pangan. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengungkapkan bahwa distribusi bantuan ini ditargetkan berlangsung selama bulan Juni dan Juli 2025.

“5 Juni itu semua sudah dikembalikan ke Menko Ekonomi kan. Tapi ini program ini kan untuk Juni-Juli,” ujar Arief seusai rapat.

Lebih lanjut, Arief menyebutkan bahwa bentuk bantuan pangan ini masih menunggu pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (Datsuskenas). Namun demikian, ia memproyeksikan jumlah penerima manfaat dapat mencapai antara 16 hingga 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli turut membenarkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan skema bantuan dalam bentuk subsidi upah. Ia belum membeberkan rinciannya karena masih menanti penyampaian resmi dari Kemenko Perekonomian. “Tapi tunggu Pak Menko ya detailnya. Bentuknya BSU,” katanya.

Selain itu, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menginformasikan bahwa insentif untuk kendaraan listrik juga tengah dalam proses finalisasi. Ia menjelaskan bahwa struktur bantuan masih akan mengikuti pola yang sama seperti tahun lalu, termasuk nilai subsidi sebesar Rp7 juta dan alokasi kuota tertentu.

“Jadi tunggu aja ya masih proses administrasi,” tutur Faisol.

Dengan disusunnya paket insentif ini, pemerintah berharap dapat memberikan stimulus ekonomi yang signifikan di tengah tekanan global serta menjaga daya beli masyarakat menjelang paruh kedua tahun 2025.

Airlangga Hartarto Badan Pangan Nasional Bantuan Pangan Bantuan Pemerintah bantuan sosial Bapanas Beras Indonesia bulog Ekonomi Indonesia Kementerian ekonomi ketahanan pangan Pangan Indonesia Pangan Nasional Pemerintah beri Bantuan Pangan dan BSU Mulai Juni Pertanian Prabowo Subianto Subsidi Upah TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleGelar Cup Taekwondo, Kejati Banten Ingin Ciptakan Masyarakat Sehat dan Aktif Olahraga
Next Article Ditetapkan Status Tersangka, Polisi Uber Ketua Pemuda Pancasila Tangsel, Perkara Penyerobotan Lahan Parkir
Sulis

Related Posts

Bongkar Celah Korupsi, LKPP Tekankan Wajib Negosiasi Harga di E-Katalog

6 April 2026

Purbaya Bingung: Menterinya Saya, Tapi Orang Kemenkeu Sendiri Isukan APBN Sisa 2 Minggu

6 April 2026

Utang Koperasi Merah Putih Dibayar oleh APBN, Aset Resmi Jadi Milik Negara

6 April 2026

Evaluasi Total, Wawalkot Tangsel Bakal Lakukan Pergeseran Anggaran untuk Penanganan Banjir

6 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Hukum

Bongkar Celah Korupsi, LKPP Tekankan Wajib Negosiasi Harga di E-Katalog

By Irfan Kurniawan6 April 20260

TintaOtentik.co – Deputi Hukum dan Penyelesaian Sanggah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Setya Budi…

Purbaya Bingung: Menterinya Saya, Tapi Orang Kemenkeu Sendiri Isukan APBN Sisa 2 Minggu

6 April 2026

Utang Koperasi Merah Putih Dibayar oleh APBN, Aset Resmi Jadi Milik Negara

6 April 2026

Evaluasi Total, Wawalkot Tangsel Bakal Lakukan Pergeseran Anggaran untuk Penanganan Banjir

6 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.