Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tangsel Keluarkan 10 Imbauan untuk Masyarakat

    6 September 2026 No Comments

    Pengusutan Anggaran DPRD Lampura: Diduga Aliran Uang Masuk ke Pimpinan Dewan

    6 September 2026 No Comments

    Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi

    4 September 2026 No Comments

    Gandeng Lintas Instansi, ATR/BPN Tangsel Berharap Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Dapat Selesaikan Persoalan Administrasi

    4 September 2026 No Comments

    Pendapatan Kelas Menengah Terus Tergerus, Menkeu Purbaya Beberkan Pemicunya

    4 September 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Mulai 2026, KTT ASEAN Sepakat Dorong Perdagangan Tanpa Dolar AS

Mulai 2026, KTT ASEAN Sepakat Dorong Perdagangan Tanpa Dolar AS

0
By Sulis on 15 June 2025 Ekonomi, Internasional

TintaOtentik.co – Negara-negara yang tergabung dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) secara resmi mengesahkan peta jalan untuk mengurangi ketergantungan kawasan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Strategi jangka menengah ini akan mulai diimplementasikan pada tahun 2026, dengan mengutamakan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan antarnegara anggota.

Kesepakatan ini merupakan hasil dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-46 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari agenda besar ASEAN untuk membangun sistem keuangan multipolar yang dirancang berlaku hingga 2030.

Meski tidak langsung mengeliminasi peran dolar AS, kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap untuk mengurangi dominasi mata uang tersebut dalam aktivitas ekonomi regional. Langkah ini tercantum dalam dokumen kebijakan bertajuk Rencana Strategis Komunitas Ekonomi ASEAN 2026–2030, yang menjadi panduan resmi bagi negara-negara anggota untuk memperluas penggunaan mata uang domestik dalam seluruh transaksi lintas batas.

“ASEAN akan mempromosikan penggunaan mata uang lokal untuk mengurangi kerentanan terhadap fluktuasi nilai tukar dan guncangan ekonomi global,” demikian kutipan dalam dokumen resmi tersebut, pada Selasa (3/6).

Dengan diterapkannya kebijakan ini, mata uang negara-negara ASEAN diperkirakan akan memperoleh peran yang lebih aktif di pasar valuta asing (valas). Perubahan tersebut dapat memicu dinamika nilai tukar, termasuk kemungkinan terjadinya apresiasi nilai mata uang lokal dalam jangka pendek. Jika diterapkan secara konsisten dan berhasil, kebijakan ini berpotensi mengalihkan miliaran dolar transaksi lintas negara dari dominasi greenback ke mata uang kawasan.

Laporan tersebut juga menegaskan komitmen ASEAN untuk memperkuat infrastruktur pembayaran regional.

“Kami akan memperluas konektivitas pembayaran regional dan mendorong penyelesaian transaksi dalam mata uang lokal,” tegas laporan tersebut.

ASEAN saat ini dihuni oleh 10 negara anggota, yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Jika seluruh negara anggota menjalankan peta jalan ini secara serempak, pengaruhnya terhadap kekuatan dolar AS di kawasan dapat menjadi sangat signifikan.

asean Dedolarisasi Dollar AS Ekonomi Ekonomi Global KTT ASEAN KTT ASEAN 46 Perekonomian ASEAN Perekonomian Dunia Perekonomian Global Prabowo TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleMusisi Muda Bertalenta Gustiwiw Tutup Usia, Penyebabnya Dikonfirmasi Oleh Sang Manajer
Next Article Serahkan SiLPA Pilkada 2024 Rp 6 Miliar, KPU Tangsel: Mayoritas Digunakan Logistik
Sulis

Related Posts

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tangsel Keluarkan 10 Imbauan untuk Masyarakat

6 September 2026

Gandeng Lintas Instansi, ATR/BPN Tangsel Berharap Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Dapat Selesaikan Persoalan Administrasi

4 September 2026

Bapanas-Mentan Desak Satgas Sisir Penjualan Beras Agar Taat Terhadap HET

3 September 2026

Prabowo di Rusia: Kondisi Geopolitik Mendorong Perubahan Dalam Rantai Pasok Global

3 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tangsel Keluarkan 10 Imbauan untuk Masyarakat

By tintaotentik.co6 September 20260

TintaOtentik.Co – Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi paparan…

 

Pengusutan Anggaran DPRD Lampura: Diduga Aliran Uang Masuk ke Pimpinan Dewan

6 September 2026

Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi

4 September 2026

Gandeng Lintas Instansi, ATR/BPN Tangsel Berharap Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Dapat Selesaikan Persoalan Administrasi

4 September 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.