Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    OTT di BNPB, KPK: Pihak yang Diamankan Berstatus Terperiksa

    13 October 2026 No Comments

    Tersebar 54 Kelurahan, Pilar Saga Pastikan Pelayanan Posbakum Tangsel Gratis

    13 October 2026 No Comments

    Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027: Bapemperda Tangsel Ungkap Tiga Usulan Pemkot Ditarik

    13 October 2026 No Comments

    Gedung Abaikan Proteksi Kebakaran, Damkar Tangsel Usulkan Sanksi Pidana

    13 October 2026 No Comments

    Mendagri dan Mentan Tandatangani SEB, Dorong Daerah Jalankan Swasembada Pangan

    12 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Cari Solusi Soal Utang Proyek Kereta Cepat, Danantara Bernego dengan China

Cari Solusi Soal Utang Proyek Kereta Cepat, Danantara Bernego dengan China

0
By Sulis on 9 October 2025 Ekonomi, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) masih bernegosiasi dengan China untuk mencari solusi penyelesaian utang Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Jakarta-Bandung. Negosiasi dilakukan tidak hanya restrukturisasi, melainkan juga reformasi.

“Jadi kita mau melakukan reformasi secara komprehensif, secara keseluruhan. Jadi begitu kita restrukturisasi, ke depannya tidak akan terjadi lagi hal-hal seperti ini, seperti kemungkinan default dan yang lain-lainnya,” terang Chief Executive Officer (CEO), Rosan Roeslani, kepada wartawan di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Namun begitu, Rosan sebutkan Danantara tidak akan mengambil alih restrukturisasi utang KCIC ini. Namun, ia tak menyebut pasti skema penyelesaian lantaran masih dalam proses perundingan.

“Ini kan masih berjalan dengan pihak China, jadi nggak elok juga saya sudah bicara di sini, di sana nanti belum ada kesepakatan ya kan. Biar ini kita selesaikan dulu,” tuturnya.

Untuk menjadi informasi, pembangunan proyek KCIC dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melalui anak usahanya PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI). Kemudian, PT PSBI masuk dalam konsorsium proyek tersebut dengan memegang 60%, sedangkan 40% sisanya dipegang oleh perusahaan asal China, yakni Beijing Yawan HSR Co. Ltd.

Adapun KCIC menelan kerugian hingga Rp 1,6 triliun di semester I 2025. Sementara total penyerapan kerugian KAI di paruh pertama tahun ini mencapai Rp 1,424 triliun, kemudian di semester I tahun 2024 mencatat kerugian Rp 2,377 triliun.

Berdasarkan catatan detikcom, proyek ini mendapatkan pinjaman dari China Development Bank (CDB) untuk menutup cost overrun atau bengkak proyek Kereta Cepat sebesar Rp 6,98 triliun atau hampir Rp 7 triliun. Ketua Komisi VI, Anggia Ermarini, menilai KAI mestinya memiliki capaian laba yang lebih tinggi jika tidak dibebankan oleh utang KCIC.

“Kereta Api sebenarnya, KAI sebenarnya tinggi ini, bisa laba. Tetapi kan karena punya Whoosh (KCIC) jadi, akhirnya defisit. Itu sebaiknya harusnya, ada anak perusahaan, dirut-dirutnya harus diundang juga (dalam rapat),” kata Anggia dalam rapat bersama PT KAI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Laporan: Tim

BPI Danantara danantara Danantara Bernego dengan China Danantara Nego ke China Danantara Negosiasi ke China Nego dengan China Negosiasi dengan China solusi penyelesaian utang Kereta Cepat Indonesia-China TintaOtentik.Co Utang KCIC Utang Proyek Kereta Cepat
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleBaju Muslim Indonesia Masih Impor China, Menkeu Purbaya: Mengancam Industri Dalam Negeri
Next Article Mendagri Soroti maraknya Pemborosan Anggaran di Pemda, Contohnya Perjalanan Dinas
Sulis

Related Posts

OTT di BNPB, KPK: Pihak yang Diamankan Berstatus Terperiksa

13 October 2026

Tersebar 54 Kelurahan, Pilar Saga Pastikan Pelayanan Posbakum Tangsel Gratis

13 October 2026

Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027: Bapemperda Tangsel Ungkap Tiga Usulan Pemkot Ditarik

13 October 2026

Gedung Abaikan Proteksi Kebakaran, Damkar Tangsel Usulkan Sanksi Pidana

13 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Hukum

OTT di BNPB, KPK: Pihak yang Diamankan Berstatus Terperiksa

By tintaotentik.co13 October 20260

TintaOtentik.Co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional…

Tersebar 54 Kelurahan, Pilar Saga Pastikan Pelayanan Posbakum Tangsel Gratis

13 October 2026

Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027: Bapemperda Tangsel Ungkap Tiga Usulan Pemkot Ditarik

13 October 2026

Gedung Abaikan Proteksi Kebakaran, Damkar Tangsel Usulkan Sanksi Pidana

13 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All rightĀ reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.