TintaOtentik.Co – Koordinator pedagang kaki lima Pasar Serpong, Bambang Ferdiansyah, menyampaikan aspirasi pedagang yang menolak lokasi relokasi di bagian belakang pasar karena dianggap tidak strategis dan sepi pembeli.
“Kalau kami ditempatkan di belakang, itu sama saja mematikan usaha kami. Sudah pernah kami coba tiga hari, tapi dagangan sepi, bahkan banyak yang busuk,” ujar Bambang, setelah menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Tangsel, Rabu, (12/11/2025).

“Kami tidak menolak ditata, hanya minta ditempatkan di lokasi yang lebih strategis,” sambung Bambang.
Bambang menegaskan, pedagang mendukung langkah pemerintah asalkan ada solusi yang berpihak kepada mereka.
Ia menyampaikan tiga usulan utama kepada pemerintah daerah. “Penerapan zonasi lokasi dan waktu bagi pedagang kaki lima agar tetap dapat berjualan di area depan pasar tanpa menimbulkan kemacetan,” tutur Bambang.
Kemudian, tambah Bambang, aturan jam operasional yang jelas agar penataan tidak menghambat aktivitas ekonomi.
“Lalu Kebijakan penataan kolaboratif, di mana pedagang dan pemerintah duduk bersama menentukan area yang efektif dan adil,” pungkas Bambang.
Laporan: iwanpose