Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Titik Banjir Empang Sari Ciputat, Pemkot Tangsel Tawarkan Solusi Pompa Air

    15 April 2026 No Comments

    Banjir Perumahan Citra Prima Serpong 2, Pilar Minta DSDABMBK Tangsel Normalisasi Sungai

    15 April 2026 No Comments

    Sepanjang 2025, Baznas Tangsel Tengah Gelontorkan Rp22 Miliar

    15 April 2026 No Comments

    DPR Tegaskan di Sidang MK: MBG Tak Kurangi Mandatory Spending Pendidikan

    15 April 2026 No Comments

    Khofifah Buka Suara Soal Rentetan OTT KPK: Kepala Daerah Sudah Dibekali Solusi

    15 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Politik

Cipeucang Disoal, Dewan Demokrat Tangsel Minta Pemkot Jangan Malu Gandeng Swasta

0
By Sulis on 17 December 2025 Politik, Regional

TintaOtentik.Co – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini menghadapi krisis serius dalam pengelolaan sampah. Kondisi tersebut terlihat dari banyaknya sampah yang terbungkus plastik dan terkesan sengaja dibiarkan menumpuk di sisi-sisi jalan, hal ini mencerminkan keterbatasan lokasi pembuangan sampah yang semakin mendesak.

Anggota Komisi IV DPRD Tangsel, Julham Firdaus, meminta Pemkot Tangsel segera mengambil langkah konkret dengan berkolaborasi bersama pihak swasta sebagai solusi jangka pendek penanganan sampah. Salah satu pihak swasta yang dinilai memiliki kapasitas adalah PT Jaya Real Property (JRP) dengan Material Recovery Facility (MRF) di Kelurahan Parigi Baru, Pondok Aren.

Menurut Julham, keterlibatan swasta sangat dibutuhkan di tengah keterbatasan lahan yang dimiliki pemerintah daerah. Ia menilai, pihak swasta juga harus memiliki empati dan tanggung jawab sosial terhadap persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah di Tangsel.

“Sekarang kita sedang krisis lokasi pembuangan sampah. Maka kolaborasi dengan swasta yang punya kapasitas dan sistem pengelolaan sendiri sangat dibutuhkan,” kata Julham di Gedung DPRD Tangsel, Rabu (17/12/2025).

Julham bilang, keputusan untuk membuka peluang kerja sama tersebut sepenuhnya berada di tangan Pemkot Tangsel. Menurutnya, pemerintah daerah tidak perlu ragu atau gengsi dalam menjalin kolaborasi demi kepentingan masyarakat luas.

Julham juga menilai, jika Pemkot hanya mengandalkan kerja sama antar daerah dalam pengelolaan sampah, prosesnya akan memakan waktu cukup lama. Sementara itu, kondisi Tangsel saat ini sudah berada pada tahap darurat sampah dan membutuhkan penanganan segera.

“Sambil menunggu proses kerja sama antar daerah berjalan, Pemkot juga harus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah,” terangnya.

Selain itu, Julham mendorong Pemkot Tangsel untuk melakukan komunikasi intensif dan meminta dukungan dari aparat penegak hukum, mulai dari kepolisian, Kejaksaan Negeri, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengingat persoalan sampah telah menjadi kondisi darurat.

Ia menjelaskan, krisis lahan pengelolaan sampah telah memicu polusi yang sangat mengganggu kenyamanan warga. Dampaknya tidak hanya dirasakan pada sektor kesehatan, tetapi juga berpotensi menghambat perputaran ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

“Kita tidak perlu bicara pembangunan landfill dulu. Yang penting saat ini adalah membenahi persoalan yang ada. Dampak polusi sampah ini bisa mengganggu kesehatan dan ekonomi warga,” tegasnya.

Julham menegaskan agar Pemkot Tangsel tidak menunda langkah konkret. Menurutnya, kolaborasi dengan pihak swasta bisa segera dilakukan tanpa harus menunggu hingga tahun 2026. “Yang terpenting hari ini kita harus berbuat,” pungkasnya.

Laporan: irfan

Anggota DPRD Tangsel Julham Firduas Cipeucang Disoal Dewan Demokrat Tangsel Dewan Demokrat Tangsel Minta Pemkot Jangan Malu Gandeng JRP Bintaro Dewan Demokrat Tangsel Minta Pemkot Jangan Malu Kolaborasi ke JRP Bintaro DPRD Tangsel Komisi IV DPRD Tangsel Masalah Sampah Cipeucang masalah sampah tangsel Persoalan Sampah di Tangsel Persoalan TPA Cipeucang Polemik Sampah Tangsel Sampah Cipeucang Tangsel TintaOtentik TintaOtentik.Co TPA Cipeucang
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleTangsel Darurat Sampah! Warga Bakal Gelar Aksi Longmarch ke DPRD Tangsel
Next Article Tinjau Proyek Turap Serpong Green Park Bertemu Warga, Wawalkot Tangsel: lni Bukan Investasi Politik Yah
Sulis

Related Posts

Titik Banjir Empang Sari Ciputat, Pemkot Tangsel Tawarkan Solusi Pompa Air

15 April 2026

Banjir Perumahan Citra Prima Serpong 2, Pilar Minta DSDABMBK Tangsel Normalisasi Sungai

15 April 2026

Sepanjang 2025, Baznas Tangsel Tengah Gelontorkan Rp22 Miliar

15 April 2026

DPR Tegaskan di Sidang MK: MBG Tak Kurangi Mandatory Spending Pendidikan

15 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Titik Banjir Empang Sari Ciputat, Pemkot Tangsel Tawarkan Solusi Pompa Air

By tintaotentik.co15 April 20260

TintaOtentik.Co – Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menemukan sejumlah titik krusial banjir di…

 

Banjir Perumahan Citra Prima Serpong 2, Pilar Minta DSDABMBK Tangsel Normalisasi Sungai

15 April 2026

Sepanjang 2025, Baznas Tangsel Tengah Gelontorkan Rp22 Miliar

15 April 2026

DPR Tegaskan di Sidang MK: MBG Tak Kurangi Mandatory Spending Pendidikan

15 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.