Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Banten 26 Tahun: Aliansi Rakyat Suarakan 6 Tuntutan, Dari Pendidikan Hingga Agraria

    4 October 2026 No Comments

    Nahkodai Gema Kosgoro Tangsel, Farid Akan Kawal Program Kepemudaan Kota Tangsel

    4 October 2026 No Comments

    Pasca Mundur Jadi Kadispora, Status Mukroni Staff BKPSDM Tangsel

    3 October 2026 No Comments

    Rocky Gerung Hingga Jusuf Hamka, Ini Daftar Jajaran Nama Wantimpres yang Dilantik

    3 October 2026 No Comments

    Rekam Jejak Arrmanatha Nasir: Diplomat Karier yang Kini Nakhodai Kementerian Luar Negeri RI

    1 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Antisipasi Krisis Dunia, Indonesia Siapkan Tebu dan Jagung Jadi Bahan Bakar Etanol E20
Tinta Otentik.co - Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman

Antisipasi Krisis Dunia, Indonesia Siapkan Tebu dan Jagung Jadi Bahan Bakar Etanol E20

0
By Sulis on 30 March 2026 Ekonomi, Gaya Hidup, Nasional, Politik

TintaOtentik.co – Di tengah ancaman krisis energi global dan situasi geopolitik yang kian memanas, pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis dengan mempercepat hilirisasi sektor pertanian menjadi bahan bakar nabati (biofuel).

Fokus utama saat ini adalah pengembangan bensin dengan campuran etanol 20 persen atau E20, yang bersumber dari komoditas lokal seperti tebu, jagung, dan ubi.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto guna mengamankan ketahanan energi nasional.

“Ini adalah hasil tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden pada saat kita rapat minggu lalu sebelum beliau bertolak ke Jepang dan Korea Selatan. Beliau sampaikan kita melakukan akselerasi hilirisasi. Yang pertama, untuk sektor pertanian hilirisasi biofuel di saat kondisi geopolitik yang memanas kita butuh langkah cepat,” ungkap Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementan, Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026).

Memanfaatkan Kekayaan Alam

Pengembangan E20 dinilai sangat realistis mengingat Indonesia memiliki ketersediaan lahan dan komoditas pertanian yang melimpah.

Jagung, ubi, hingga ampas tebu diproyeksikan menjadi bahan baku utama yang dapat dipasok dari berbagai daerah di tanah air.

Menurut Amran, optimalisasi hasil tani menjadi energi adalah jalan menuju kedaulatan bangsa.

“Semua bisa tumbuh di Indonesia. Artinya ke depan bagaimana kita mandiri energi, mandiri pangan. Ini kita lakukan bersama-sama, kita bergerak bersama-sama,” imbuhnya.

Belajar dari Kesuksesan Global

Indonesia bertekad melakukan lompatan besar dalam kebijakan mandatori biofuel. Mentan merujuk pada keberhasilan Brasil yang telah sukses menerapkan bensin dengan campuran etanol tinggi, yakni berada di kisaran E27 hingga E37.

Dengan potensi yang ada, Indonesia optimistis bisa menyamai atau bahkan melampaui capaian tersebut melalui konsistensi hilirisasi.

Amran menekankan bahwa keberanian dalam mengambil kebijakan energi ini merupakan pondasi jangka panjang bagi kemajuan negara.

“Karena pangan selesai, kita beralih ke energi. Dan ini sesuatu keberanian Bapak Presiden mengambil langkah-langkah strategis dan fundamental untuk Merah Putih. Ini bukan untuk 10 tahun, tapi ini untuk 1000 tahun. Dan fundamentalnya kita pasang sekarang,” pungkas Mentan Amran dengan optimis.

amran sulaiman Bahan Bakar Etanol Bahan Bakar Nabati BBM Etanol BBM Naik berita ekonomi Biofuel E20 Etanol Harga BBM Hilirisasi Pertanian Kemandirian Energi Kementerian Pertanian ketahanan pangan Krisis Energi Dunia Lawan Krisis Dunia Indonesia Sulap Tebu dan Jagung Jadi Bahan Bakar Etanol E20 Mentan Amran Minyak Dunia presiden prabowo TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleLawan Rentenir dan Pinjol, KopdesKel Merah Putih Siapkan Pinjaman Bunga 6% Per Tahun
Next Article Fokus Efisiensi Belanja Non Fisik, Pemkot Tangsel Jamin PPPK Ga Dikurangi
Sulis

Related Posts

Banten 26 Tahun: Aliansi Rakyat Suarakan 6 Tuntutan, Dari Pendidikan Hingga Agraria

4 October 2026

Nahkodai Gema Kosgoro Tangsel, Farid Akan Kawal Program Kepemudaan Kota Tangsel

4 October 2026

Pasca Mundur Jadi Kadispora, Status Mukroni Staff BKPSDM Tangsel

3 October 2026

Rocky Gerung Hingga Jusuf Hamka, Ini Daftar Jajaran Nama Wantimpres yang Dilantik

3 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Banten 26 Tahun: Aliansi Rakyat Suarakan 6 Tuntutan, Dari Pendidikan Hingga Agraria

By tintaotentik.co4 October 20260

TintaOtentik.Co – Tepat 26 tahun berdiri sebagai provinsi mandiri pascamekar dari Jawa Barat pada tahun…

Nahkodai Gema Kosgoro Tangsel, Farid Akan Kawal Program Kepemudaan Kota Tangsel

4 October 2026

Pasca Mundur Jadi Kadispora, Status Mukroni Staff BKPSDM Tangsel

3 October 2026

Rocky Gerung Hingga Jusuf Hamka, Ini Daftar Jajaran Nama Wantimpres yang Dilantik

3 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.