Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Lawan Krisis, Purbaya Pilih Guyur Insentif Ketimbang Ikuti Aturan IMF

    7 April 2026 No Comments

    Putus Rantai Tengkulak, Kata Petani MBG adalah Penyelamat

    7 April 2026 No Comments

    Ketegangan Global dan Krisis Energi Jadi ‘Bahan Bakar’ Penguatan Harga CPO 2026

    7 April 2026 No Comments

    Dugaan Oknum “Bekingi” PKL Pasar Serpong, Pilar Saga: Kita Sanksi Berat!

    7 April 2026 No Comments

    Fasilitas Puskesmas dan RSU di Tangsel Jangan Sampe Jadi Pilihan Terakhir Masyarakat, Kenapa?

    6 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi
Prediksi Harga CPO 2026 (FOTO: Dok/Istimewa)

Ketegangan Global dan Krisis Energi Jadi ‘Bahan Bakar’ Penguatan Harga CPO 2026

0
By Irfan Kurniawan on 7 April 2026 Ekonomi, Internasional, Nasional, Politik

TintaOtentik.co – Industri kelapa sawit global diprediksi akan memasuki fase penguatan signifikan pada tahun 2026. Kombinasi antara keterbatasan pasokan jangka pendek, eskalasi konflik di Asia Barat, serta masifnya permintaan sektor energi berbasis biodiesel menjadi motor utama yang mengerek harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ke level baru.

Laporan terbaru dari Hong Leong Investment Bank Bhd (HLIB) merevisi ke atas proyeksi harga CPO tahun 2026 menjadi RM 4.350 per ton, naik RM 150 dari estimasi sebelumnya.

Lonjakan ini diperkirakan mencapai puncaknya pada kuartal II-2026 dengan estimasi harga di kisaran RM 4.500 hingga RM 4.600 per ton.

“Berdasarkan estimasi kami, setiap kenaikan RM100 per ton dalam proyeksi harga CPO akan meningkatkan laba perusahaan perkebunan dalam cakupan kami sebesar tiga hingga delapan persen,” tulis manajemen HLIB dalam laporannya, dikutip dari Bernama, Minggu (5/4/2026).

CPO sebagai Proksi Energi Global

Fenomena menarik terjadi seiring memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga minyak mentah dunia. Kondisi ini secara otomatis memperkuat daya tarik CPO sebagai substitusi energi nabati.

HLIB mencatat bahwa kenaikan biaya input seperti pupuk mungkin akan mendorong petani beralih ke kedelai, namun gangguan logistik global justru menambah premi harga dalam jangka pendek.

“CPO menjadi proksi bagi minyak mentah. Kenaikan harga minyak akan memperkuat ekonomi biodiesel, meningkatkan permintaan minyak nabati, dan memperkuat peran CPO sebagai komoditas berbasis energi,” papar laporan tersebut.

Meskipun tren saat ini sangat positif, HLIB memperkirakan akan terjadi normalisasi harga pada paruh kedua 2026 seiring membaiknya suplai global.

“Proyeksi harga jangka panjang kami tetap di RM4.200 per ton mulai 2027, seiring normalisasi kondisi pasokan secara bertahap,” tambah manajemen.

Katalis Biodiesel dan Kebijakan Mandatori

Senada dengan HLIB, RHB Investment Bank Bhd menyoroti bahwa harga CPO telah melesat sekitar 19% sejak konflik Asia Barat pecah, dengan rata-rata tahun berjalan berada di angka RM 4.188 per ton. Pemicu utamanya adalah lonjakan harga minyak mentah yang menembus angka 46%.

Kondisi ini diprediksi akan memaksa banyak negara memperkuat kebijakan energi terbarukan mereka.

“Dampak paling signifikan kemungkinan adalah peningkatan mandat biodiesel di Indonesia dan secara global,” ungkap manajemen RHB.

Di Malaysia, wacana implementasi mandat B20 kembali menguat. Jika saat ini mandat B10 menyerap sekitar 1,3–1,4 juta ton CPO, maka transisi ke B20 diproyeksikan bakal menggandakan kebutuhan domestik tersebut. Menariknya, langkah ini dinilai ekonomis di tengah tingginya harga pasar.

“Beberapa pihak menilai mandat B20 dapat lebih murah sekitar 20 sen per liter dibanding harga pasar saat ini,” pungkas laporan RHB.

Dengan fundamental yang solid di sektor energi dan kebijakan mandatori, para analis tetap mempertahankan rekomendasi “overweight” untuk sektor perkebunan, terutama bagi perusahaan hulu yang mampu menjaga efisiensi biaya input.

Biodiesel B20 Crude Palm Oil Ekonomi Global energi terbarukan Geopolitik Asia Barat Harga CPO 2026 Harga Minyak Mentah HLIB Hong Leong Investment Bank Investasi Komoditas Kelapa Sawit Krisis Energi Mandat Biodiesel RHB Investment Bank Sektor Perkebunan TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDugaan Oknum “Bekingi” PKL Pasar Serpong, Pilar Saga: Kita Sanksi Berat!
Next Article Putus Rantai Tengkulak, Kata Petani MBG adalah Penyelamat
Irfan Kurniawan

Related Posts

Lawan Krisis, Purbaya Pilih Guyur Insentif Ketimbang Ikuti Aturan IMF

7 April 2026

Putus Rantai Tengkulak, Kata Petani MBG adalah Penyelamat

7 April 2026

Dugaan Oknum “Bekingi” PKL Pasar Serpong, Pilar Saga: Kita Sanksi Berat!

7 April 2026

Fasilitas Puskesmas dan RSU di Tangsel Jangan Sampe Jadi Pilihan Terakhir Masyarakat, Kenapa?

6 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Lawan Krisis, Purbaya Pilih Guyur Insentif Ketimbang Ikuti Aturan IMF

By tintaotentik.co7 April 20260

TintaOtentik.co – Pemerintah Indonesia secara tegas memilih jalur mandiri dalam menghadapi tantangan ekonomi global dengan…

Putus Rantai Tengkulak, Kata Petani MBG adalah Penyelamat

7 April 2026

Ketegangan Global dan Krisis Energi Jadi ‘Bahan Bakar’ Penguatan Harga CPO 2026

7 April 2026

Dugaan Oknum “Bekingi” PKL Pasar Serpong, Pilar Saga: Kita Sanksi Berat!

7 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.