Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Satu Bulan Evaluasi MBG, BGN Bongkar Data Penerima hingga Ubah Anggaran SPPG

    21 July 2026 No Comments

    Rekayasa Rekening Koran hingga SOP, Para Tersangka Korupsi Batu Bara PLN Ditahan

    21 July 2026 No Comments

    Rencana Prabowo Putus Tengkulak Lewat Kopdes: Selamatkan Potensi Uang Rakyat Rp313 Triliun

    21 July 2026 No Comments

    Jajaran TNI-POLRI Akui Rela Anggarannya Dipangkas Demi Mengurangi Kemiskinan Indonesia

    20 July 2026 No Comments

    Gelontorkan Uang Kisaran Rp11 Miliar, Pemkot Tangsel Bakal Bentuk Perseroda Pasar

    20 July 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Politik»Usul Raperda Jamsostek, Fraksi PDIP Tangsel Singgung Perwal 6/2025 Masih Perlu Diperkuat
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tangsel Adi Surya (FOTO: Dok/Tintaotentik.co)

Usul Raperda Jamsostek, Fraksi PDIP Tangsel Singgung Perwal 6/2025 Masih Perlu Diperkuat

0
By tintaotentik.co on 5 June 2026 Politik, Regional, Sosial Budaya

TintaOtentik.Co – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang Selatan ( Tangsel) mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja informal rentan dan miskin.

Usulan tersebut menjadi salah satu agenda pembahasan dalam rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Tangsel.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tangsel, Adi Surya mengatakan, Raperda itu bertujuan memberikan perlindungan sosial bagi kelompok pekerja rentan melalui pembiayaan iuran BPJS Ketenagakerjaan oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, perlindungan tersebut penting agar masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi rentan memiliki jaminan ketika menghadapi risiko dalam pekerjaan.

“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan nantinya dalam bentuk pembiayaan iuran BPJS Ketenagakerjaan setiap bulan oleh pemerintah daerah kepada pekerja rentan miskin. Sehingga kelompok masyarakat yang rentan dari sisi sosial dan ekonomi dapat terlindungi dari risiko pekerjaannya,” kata Adi, dikutip Kamis, (4/6/2026).

Ia menjelaskan, meski tingkat kemiskinan di Tangsel relatif rendah dibanding daerah lain, masih terdapat kelompok pekerja yang hidup dengan penghasilan minim dan belum mendapatkan perlindungan sosial yang memadai.

Kelompok tersebut meliputi pedagang kecil, buruh harian lepas, pekerja serabutan, pengemudi ojek, hingga berbagai pekerja informal lainnya yang menjadi tulang punggung keluarga.

Adi menilai, kelompok pekerja tersebut membutuhkan perhatian khusus karena rentan mengalami guncangan ekonomi apabila terjadi kecelakaan kerja atau musibah yang menyebabkan hilangnya sumber penghasilan.

“PDI Perjuangan berpandangan wong cilik atau rakyat kecil harus dilindungi oleh negara. Ketika terjadi kecelakaan kerja atau musibah yang menyebabkan hilangnya penghasilan, mereka sering kali tidak memiliki perlindungan yang cukup,” ujarnya.

Menurut dia, kondisi tersebut dapat mendorong keluarga pekerja rentan jatuh ke dalam kemiskinan apabila tidak ada sistem perlindungan yang memadai.

“Jika mereka dapat dilindungi maka ketika ada kecelakaan kerja ada manfaat yang mereka klaim dalam bentuk perawatan tanpa batas biaya, santunan cacat hingga santunan kematian,” lanjutnya.

Adi mengungkapkan, Pemerintah Kota Tangsel sebenarnya telah menginisiasi program perlindungan sosial ketenagakerjaan melalui Peraturan Wali Kota Nomor 6 Tahun 2025.

Namun demikian, Fraksi PDI Perjuangan memandang regulasi tersebut perlu diperkuat melalui Peraturan Daerah agar memiliki legitimasi hukum yang lebih kuat dan menjamin keberlanjutan program.

“Perda ini diusulkan Fraksi PDI Perjuangan agar program ini tidak bergantung pada kebijakan jangka pendek. Dengan adanya Perda, pengaturan mengenai pendataan
penerima manfaat, mekanisme pembiayaan, pengawasan, koordinasi antarperangkat daerah, hingga keberlanjutan program dapat memiliki dasar hukum yang lebih kuat,” jelasnya.

Selain memperkuat kepastian hukum, keberadaan Perda juga diharapkan mampu mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam mencegah munculnya kemiskinan baru melalui kebijakan perlindungan sosial yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan.

Fraksi PDI Perjuangan berharap pembahasan Raperda tersebut dapat berlangsung secara konstruktif dengan melibatkan pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, regulasi yang dihasilkan diharapkan tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat nyata bagi pekerja informal rentan serta masyarakat miskin di Tangsel.

Laporan: Iwan

DPRD Tangsel DPRD Tangsel Raperda Jamsostek Fraksi PDIP Tangsel Raperda Jamsostek Fraksi PDIP Tangsel Singgung Perwal 6/2025 Masih Perlu Diperkuat Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tangsel Adi Surya Purba TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDugaan Korupsi Dana Reses DPRD Bali, Aliansi Mahasiswa Gedor Kejagung-Polri-KPK
Next Article KNPI Serpong Ingatkan Pentingnya Data Rill pada Sensus Ekonomi 2026
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Satu Bulan Evaluasi MBG, BGN Bongkar Data Penerima hingga Ubah Anggaran SPPG

21 July 2026

Rekayasa Rekening Koran hingga SOP, Para Tersangka Korupsi Batu Bara PLN Ditahan

21 July 2026

Rencana Prabowo Putus Tengkulak Lewat Kopdes: Selamatkan Potensi Uang Rakyat Rp313 Triliun

21 July 2026

Jajaran TNI-POLRI Akui Rela Anggarannya Dipangkas Demi Mengurangi Kemiskinan Indonesia

20 July 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Satu Bulan Evaluasi MBG, BGN Bongkar Data Penerima hingga Ubah Anggaran SPPG

By Irfan Kurniawan21 July 20260

TintaOtentik.co – Badan Gizi Nasional (BGN) bergerak cepat merombak total tata kelola program Makan Bergizi…

 

 

 

 

 

Rekayasa Rekening Koran hingga SOP, Para Tersangka Korupsi Batu Bara PLN Ditahan

21 July 2026

Rencana Prabowo Putus Tengkulak Lewat Kopdes: Selamatkan Potensi Uang Rakyat Rp313 Triliun

21 July 2026

Jajaran TNI-POLRI Akui Rela Anggarannya Dipangkas Demi Mengurangi Kemiskinan Indonesia

20 July 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.