TintaOtentik.Co – Fraksi Gerindra DPRD Tangsel menyatakan layanan kesehatan gratis harus dipastikan gratis bagi masyarakat dan menjadi sasaran perlindungan pemerintah, bukan sekadar menjadi slogan politik atau administratif.
Hal tersebut disampaikan Fraksi Partai Gerindra Tangsel pada pandangan umum Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2027.
Ketua Fraksi Gerindra Tangsel, Zulfa Sungki Setiawati mengatakan, dalam sektor kesehatan, dokumen RAPBD 2027 mencantumkan berbagai indikator pelayanan kesehatan dasar, termasuk fasilitas kesehatan, pelayanan ibu dan anak, fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah serta jaminan kesehatan aktif.
“Salah satu target yang tercantum adalah 77% penduduk Kota Tangsel memiliki jaminan kesehatan aktif.
Fraksi Partai Gerindra berpandangan bahwa angka tersebut harus menjadi perhatian serius,” ujar Zulfa.
Kemudian sekretaris Fraksi Gerindra Tangsel Mulyanah Anwar, jelaskan Fraksi mendorong agar arah kebijakan kesehatan 2027 lebih kuat pada perluasan kepesertaan jaminan kesehatan bagi masyarakat rentan.
“Perluasan jaminan kesehatan tersebut terdiri dari, penguatan puskesmas sebagai pelayanan kesehatan tingkat pertama, pelayanan ibu dan anak, pelayanan lansia pengendalian penyakit tidak menular, peningkatan ketersediaan obat dan alat kesehatan, lalu peningkatan kualitas RSUD sistem rujukan yang cepat dan tidak berbelit,” ungkap Mulyanah.
“Sebab itu, layanan kesehatan gratis harus dipastikan gratis bagi masyarakat yang memang menjadi sasaran perlindungan pemerintah, bukan sekadar menjadi slogan politik atau administratif,” pungkas Mulyanah.
Laporan: wan
