Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Kebakaran TPA Cipeucang Berhasil Dipadamkan, DLH dan Damkar Tangsel Pastikan Situasi Terkendali

    16 October 2026 No Comments

    Percantik Lingkungan, Warga Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

    16 October 2026 No Comments

    Asap Tebal Selimuti TPA Cipeucang Tangsel, Kawasan Pembuangan Sampah Dilanda Kebakaran

    16 October 2026 No Comments

    Walhi dan Greenpeace Berikan Data: 52 Perusahaan Asing Malaysia-Singapura Diduga Dalang Karhutla

    16 October 2026 No Comments

    Kepala BPK Jateng Ikut Terciduk OTT KPK di Klaten, Diduga Terkait Suap Pengondisian Hasil Audit

    16 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Hiburan»Gaya Hidup»Bongkar Sarang Hitam Kampung Ambon: Lapak Terbakar, Perlawanan Bandar, hingga Instruksi Tegas Kapolri
Operasi pembersihan sarang narkotika berskala besar yang digeber aparat gabungan di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. (Foto: Istimewa)

Bongkar Sarang Hitam Kampung Ambon: Lapak Terbakar, Perlawanan Bandar, hingga Instruksi Tegas Kapolri

0
By Irfan Kurniawan on 16 October 2026 Gaya Hidup, Hukum, Nasional, Politik, Regional, Sosial Budaya

TintaOtentik.co – Operasi pembersihan sarang narkotika berskala besar yang digeber aparat gabungan di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, memanas.

Selama tiga hari berturut-turut, tim gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) terus merangsek masuk, menyisir, dan meratakan lapak-lapak peredaran barang haram yang selama ini menjadi benteng hitam sindikat narkoba.

Namun, di balik masifnya tekanan aparat, sindikat pengedar tampaknya tidak tinggal diam. Pada Rabu (14/10/2026), upaya penggerebekan tersebut diduga dibalas dengan perlawanan sengit dari jaringan bandar.

Situasi di lapangan mendadak mencekam tatkala sejumlah lapak transaksi narkoba hangus terbakar, diiringi insiden berdarah berupa penembakan dan pembacokan yang merengsek jatuh tiga orang korban luka.

Operasi besar-besaran ini merupakan manifestasi langsung dari perintah komando (commander wish) Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu secara tanpa kompromi menginstruksikan seluruh jajaran kepala kepolisian daerah di tanah air untuk melakukan pemetaan secara masif dan agresif terhadap basis-basis peredaran narkotika.

“Saya telah menginstruksikan untuk seluruh Kapolda untuk melakukan mapping terhadap kampung-kampung terutama ya, kampung-kampung narkoba yang ada di wilayahnya,” ujar Jenderal Suyudi saat ditemui usai menghadiri agenda resmi di kantor Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026).

Tidak hanya menyasar wilayah geografis atau “kampung hitam”, Kapolri juga menuntut para Kapolda untuk membidik dan memburu para gembong narkoba yang selama ini masih leluasa mengendalikan jaringan gelap dari balik layar.

“Begitu juga bandar-bandar narkoba yang selama ini melakukan peredaran narkoba di masing-masing wilayah,” tegasnya menandaskan.

Buntut dari tekanan aparat di jantung Kampung Ambon, gelombang kekerasan meletus di kawasan Jalan Tanggul Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, titik yang berhadap-hadapan langsung dengan Kompleks Permata.

Insiden ini mengakibatkan tiga orang warga mengalami luka-luka serius akibat serangan brutal kelompok tak dikenal.

“Tanggul Timur ini tepatnya di wilayah Cengkareng berhadapan dengan Kampung Ambon atau Komplek Permata yang kemarin kita lakukan penggerebekan, kita lakukan pemusnahan barang bukti, dan kita melakukan penghancuran lapak,” jelas Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Nasriadi, saat memberikan keterangan di lokasi, Rabu (14/10/2026).

Kombes Nasriadi memastikan bahwa ketiga korban yang sempat menderita luka-luka akibat senjata tajam dan senjata api kini telah dievakuasi secara intensif ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis darurat.

“Ketiga korban dalam keadaan saat ini telah kita bawa langsung ke rumah sakit dalam proses perawatan, dan korban dinyatakan sehat, sadar, bisa menyampaikan kronologis kejadian,” ungkap Nasriadi membeberkan kondisi terkini para korban.

Berdasarkan hasil investigasi awal, petaka tersebut bermula ketika para korban tengah bersantai di area pinggir kali. Tanpa diduga, sebuah kendaraan merapat ke lokasi dan menurunkan sejumlah orang yang langsung beringas melancarkan serangan membabi-buta menggunakan senjata tajam serta senjata api.

Olah TKP, Temuan Proyektil dan Uji Balistik

Menanggapi eskalasi kekerasan tersebut, tim Inafis dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat langsung bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara mendalam guna menyisir jejak para pelaku penembakan.

Dari hasil penyisiran di lapangan, penyidik berhasil mengamankan barang bukti krusial berupa proyektil peluru yang kini langsung dimeja-hijaukan untuk diuji secara laboratoris.

“Di TKP kita dapatkan dua proyektil peluru yang sudah tinggal selongsongnya, dan satu proyektil peluru yang masih utuh. Kita akan cek balistik peluru tersebut,” terang Nasriadi.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk membuka seterang-terangnya tabir di balik teror bersenjata tersebut.

Uji balistik mutlak dilakukan guna mengidentifikasi jenis senjata api serta kaliber yang digunakan oleh para penyerang dalam insiden berdarah di Cengkareng ini.

“Peluru yang kita temukan, kita akan cek, akan cek senjata yang digunakan. Kita belum bisa mengatakan di sini. Kita akan cek balistik peluru tersebut jenisnya apa, kemudian kalibernya berapa. Kita akan cek segera untuk mengetahui jenis senjata apa yang dilakukan, yang mereka lakukan,” pungkasnya dengan nada tegas.

Bareskrim polri Berita Hukum Kriminal Jenderal Suyudi Ario Seto Kampung Ambon Kampung Ambon Cengkareng Kampung Ambon Tebakar Kombes Nasriadi Komplek Permata Narkoba Kampung Ambon Operasi Sarang Narkoba Penggerebekan Narkoba Polda Metro Jaya TintaOtentik
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKembangkan Intelligent Transport, Kota Tangsel Akan Bangun Sistem Lalu Lintas Terintegrasi ATCS
Next Article Kepala BPK Jateng Ikut Terciduk OTT KPK di Klaten, Diduga Terkait Suap Pengondisian Hasil Audit
Irfan Kurniawan

Related Posts

Kebakaran TPA Cipeucang Berhasil Dipadamkan, DLH dan Damkar Tangsel Pastikan Situasi Terkendali

16 October 2026

Percantik Lingkungan, Warga Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

16 October 2026

Asap Tebal Selimuti TPA Cipeucang Tangsel, Kawasan Pembuangan Sampah Dilanda Kebakaran

16 October 2026

Walhi dan Greenpeace Berikan Data: 52 Perusahaan Asing Malaysia-Singapura Diduga Dalang Karhutla

16 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Kebakaran TPA Cipeucang Berhasil Dipadamkan, DLH dan Damkar Tangsel Pastikan Situasi Terkendali

By Sulis16 October 20260

TintaOtentik.Co – Kebakaran ilalang di sekitar pinggir landfill TPA Cipeucang, Kota Tangerang Selatan, berhasil dipadamkan…

Percantik Lingkungan, Warga Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

16 October 2026

Asap Tebal Selimuti TPA Cipeucang Tangsel, Kawasan Pembuangan Sampah Dilanda Kebakaran

16 October 2026

Walhi dan Greenpeace Berikan Data: 52 Perusahaan Asing Malaysia-Singapura Diduga Dalang Karhutla

16 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.