Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Penerimaan Pajak Daerah Kota Tangsel Capai Rp2,46 Triliun dari Target Rp2,94 Triliun

    7 November 2026 No Comments

    Belanja APBD Tangsel 2026 Tembus 80%, Pemkot Tahan 5% Dana Pemeliharaan Fisik

    7 November 2026 No Comments

    Dukung Penuh Penebalan Keamanan Ibu Kota, KARAT: Stabilitas Nasional Harus Tetap Kondusif

    7 November 2026 No Comments

    Negara Siapkan Skema APBN-APBD, 188 Juta Warga Bakal Dibayari Iuran BPJS Kesehatan

    6 November 2026 No Comments

    Dirut KAI Diperiksa KPK dalam Kasus Digitalisasi SPBU, Penyidik Amankan Uang Rp2 Miliar

    6 November 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Penerimaan Pajak Daerah Kota Tangsel Capai Rp2,46 Triliun dari Target Rp2,94 Triliun
Kepala Bapenda) Tangsel Eki Herdiana mengatakan, realisasi PBB-P2 telah mencapai 102,4 persen atau sebesar Rp494,6 miliar dari target Rp483 miliar. (Foto: Istimewa)

Penerimaan Pajak Daerah Kota Tangsel Capai Rp2,46 Triliun dari Target Rp2,94 Triliun

0
By Sulis on 7 November 2026 Ekonomi, Politik, Regional

TintaOtentik.co – Penerimaan pajak daerah Kota Tangsel hingga 2 November 2026 tercatat mencapai sekitar Rp2,46 triliun dari target perubahan APBD 2026 sebesar Rp2,94 triliun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangsel Eki Herdiana mengatakan, secara keseluruhan realisasi PBB-P2 telah mencapai 102,4 persen atau sebesar Rp494,6 miliar dari target Rp483 miliar.

“Realisasi dengan capaian tertinggi berasal dari sektor PBB-P2 sebesar 102,4 persen atau Rp494,6 miliar dari target Rp483 miliar,” ujarnya.

Menurutnya, tingginya penerimaan PBB-P2 di Kecamatan Serpong Utara didukung sejumlah faktor. Di antaranya besarnya basis objek pajak, baik berupa kawasan perumahan, permukiman maupun bangunan komersial.

Selain itu, nilai objek pajak yang relatif tinggi seiring perkembangan kawasan properti dan aktivitas ekonomi turut mendorong penerimaan di wilayah tersebut.

Faktor lainnya adalah tingkat kepatuhan wajib pajak. Kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran PBB-P2 dinilai turut berkontribusi terhadap tingginya realisasi penerimaan.

Optimalisasi pelayanan dan penagihan juga dilakukan melalui sosialisasi, kemudahan pembayaran serta kolaborasi Bapenda dengan aparatur kecamatan dan kelurahan.

“Termasuk pemutakhiran data objek dan subjek pajak, yang mendukung akurasi penetapan dan optimalisasi potensi penerimaan,” tambahnya.

Kemudian, Kecamatan Setu menjadi wilayah dengan penerimaan PBB-P2 nominal terendah, yakni sebesar Rp31,73 miliar. Eki menjelaskan, rendahnya penerimaan secara nominal tersebut dapat dipengaruhi karakteristik wilayah dan potensi perpajakan. Salah satunya adalah jumlah objek pajak serta nilai ketetapan PBB-P2 yang berbeda dibandingkan kecamatan lainnya.

Komposisi kawasan permukiman, komersial dan aktivitas ekonomi juga memengaruhi besaran potensi penerimaan PBB-P2 di suatu wilayah.

“Tingkat kepatuhan dan pembayaran wajib pajak, termasuk kemungkinan masih terdapat tunggakan atau pembayaran yang belum terealisasi,” tutupnya.

Senada, Sekretaris Bapenda Kota Tangsel Rahayu Sayekti mengatakan, penerimaan pajak daerah Kota Tangsel hingga 2 November 2026 tercatat mencapai sekitar Rp2,46 triliun atau 83,67 persen dari target perubahan APBD 2026 sebesar Rp2,94 triliun.

“Penerimaan tersebut berasal dari 11 jenis pajak daerah, meliputi pajak reklame, air tanah, PBB-P2, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak hotel, makanan dan minuman, hiburan, tenaga listrik, jasa parkir, opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB),” pungkasnya.

apbd tangsel Bapenda Tangsel berita tangsel Berita Tangsel Hari Ini berita tangsel terkini Eki Herdiana Kepala Bapenda Tangsel Kepala Bapenda Tangsel Eki Herdiana Pad tangsel Pajak Daerah Tangsel Pajak Tangsel PBB PBB Tangsel
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleBelanja APBD Tangsel 2026 Tembus 80%, Pemkot Tahan 5% Dana Pemeliharaan Fisik
Sulis

Related Posts

Belanja APBD Tangsel 2026 Tembus 80%, Pemkot Tahan 5% Dana Pemeliharaan Fisik

7 November 2026

Dukung Penuh Penebalan Keamanan Ibu Kota, KARAT: Stabilitas Nasional Harus Tetap Kondusif

7 November 2026

Negara Siapkan Skema APBN-APBD, 188 Juta Warga Bakal Dibayari Iuran BPJS Kesehatan

6 November 2026

Dirut KAI Diperiksa KPK dalam Kasus Digitalisasi SPBU, Penyidik Amankan Uang Rp2 Miliar

6 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Penerimaan Pajak Daerah Kota Tangsel Capai Rp2,46 Triliun dari Target Rp2,94 Triliun

By Sulis7 November 20260

TintaOtentik.co – Penerimaan pajak daerah Kota Tangsel hingga 2 November 2026 tercatat mencapai sekitar Rp2,46…

Belanja APBD Tangsel 2026 Tembus 80%, Pemkot Tahan 5% Dana Pemeliharaan Fisik

7 November 2026

Dukung Penuh Penebalan Keamanan Ibu Kota, KARAT: Stabilitas Nasional Harus Tetap Kondusif

7 November 2026

Negara Siapkan Skema APBN-APBD, 188 Juta Warga Bakal Dibayari Iuran BPJS Kesehatan

6 November 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.