Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Mengembalikan Berdikari: Presiden Prabowo Jalankan Pasal 33 Ala Bung Karno

    24 August 2026 No Comments

    Korporasi yang Terbukti Terlibat Kebakaran Hutan Kalimantan Bakal Dicabut Izinnya!

    24 August 2026 No Comments

    Cara Tersangka Kasus Kebakaran Hutan Kalimantan-Sumatera: Sengaja Dibakar Biar Operasional Murah

    24 August 2026 No Comments

    Bicara di Tangsel, Bob Hasan Serukan Penguatan BNN Berantas Narkoba hingga Sentil Korupsi Daerah

    23 August 2026 No Comments

    Penyaluran Kredit Usaha UMKM Direncanakan Bakal Naik Rp 2 Triliun Tahun 2027

    22 August 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Olahraga»Apriyani Rahayu Terancam Tak Bisa Ikut Olimpiade Paris 2024

Apriyani Rahayu Terancam Tak Bisa Ikut Olimpiade Paris 2024

0
By Irfan Kurniawan on 10 May 2024 Olahraga

TintaOtentik.co – Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu terancam tak bisa tampil di ajang salah satu yang paling bergengsi di dunia, Olimpiade Paris Juli mendatang. Kondisi Apriyani Rahayu sendiri belum pulih 100 persen karena cedera yang dialaminya. 

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Pelatih kepala ganda putri Indonesia, Eng Hian, ia menjelaskan, kondisi peraih medali emas Olimpiade Tokyo itu masih belum pulih 100 persen, sehingga masih terus diobservasi kemampuannya untuk bisa tampil di Olimpiade.

“Untuk evaluasi (setelah Uber Cup) Apri/Fadia belum pulih 100 persen. Jadi masih di tahap observasi terus seberapa kemampuan Apri untuk bisa tampil di Olimpiade,” kata Eng Hian kepada pewarta saat dijumpai di Pelatnas PBSI, Cipayung.

“Mengkhawatirkan enggak? Ya kembali lagi ke kondisi cederanya Apri, dia mau sejauh apa? Karena kalau memang kondisinya tidak ada perubahan ya pasti mengkhawatirkan,” terang Eng Hian.

Lanjutnya, tim akan melihat sampai tanggal 24 Mei. Tanggal tersebut merupakan keputusan deadline untuk memasukkan atau perubahan nama untuk mengikuti ajang Olimpiade Paris 2024.

Diketahui, Apri mengalami cedera betis kanan sejak Asian Games 2023. Ia dan Fadia memutuskan retired di babak 16 nomor perorangan.

Sejak itu, ia melakukan berbagai perawatan untuk menyembuhkan cederanya tersebut. Setelah itu, Apri memang tak sepenuhnya turun maksimal di sejumlah turnamen. Beberapanya dibatalkan, termasuk di Uber Cup 2024, Apriyani tak selalu diturunkan.

“Ya sekarang kembali lagi, kita mau bawa Apri dengan posisi tidak 100 persen atau membawa atlet lain yang notabene memang di bawah Apri/Fadia tetapi kondisinya lebih siap, maksudnya persiapan akan berjalan normal,” jelasnya.

Koh Didi, sapaan akrab Eng Hian, jika tidak memungkinkan, peluang itu bisa diberikan kepada ganda putri pelapis di bawah Apri/Fadia yaitu Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Putri.

“Yang masuk qualified kan Febriana/Amalia, yang memang secara ranking masuk,” ujarnya.

Sementara itu, Yuni Kartika, legenda hidup bulutangkis yang juga aktif di bidang Hubungan Masyarakat Tim Ad Hoc Olimpiade, menjelaskan bahwa peringkat kualifikasi hanya menentukan jumlah slot perwakilan per negara sehingga mengganti pemain masih memungkinkan terjadi.

“Karena yang didaftarkan terlebih dahulu by number, tetapi orangnya bisa diganti. Tergantung dari federasi nasionalnya. Nanti saat by name siapa yang didaftarkan,” kata Yuni saat dihubungi terpisah.

“Jadi tanggal 10 Mei diumumkan oleh BWF (siapa) yang resmi masuk. Setelah itu dari 10 sampai 24 Mei ditentukan mau tetap (sesuai rangking “race to Olympic) atau mau di replacement atletnya,” tambahnya.

“Misalnya pemainnya ada sakit, cedera, atau ada apa kita boleh ganti. Penggantinya, nanti langsung ke BWF karena nanti pengumumannya langsung dari BWF,” ujarnya.

“Kalau dulu kasusnya itu yang aku tahu enggak sakit tapi karena dianggap lebih siap. Maria Febe digantikan Linda Wenifanetri,” dia mempertegas.

Apriyani Apriyani Rahayu Badminton Bulutangkis Olimpiade 2024 Olimpiade Paris Olimpiade Paris 2024
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDiluar Kekalahan Kontroversial Indonesia Atas Guinea U-23, Netizen Lakukan Hal Yang Memalukan
Next Article Innalillahi, Penyanyi Senior Jhonny Iskandar Meninggal Dunia
Irfan Kurniawan

Related Posts

Finalisasi Venue Porprov Banten, Pemkot Tangsel: Insya Allah Sudah Mengerucut

3 August 2026

Miris! Atlet Bela Indonesia di Swedia Gagal Masuk SMA Negeri di Tangsel

22 July 2026

Pertandingan 32 Besar Piala Dunia 2026: Prancis, Inggris, dan Norwegia Bersiap Unjuk Gigi

30 June 2026

Kejutan 32 Besar Piala Dunia 2026: Jerman dan Belanda Angkat Koper, Brasil Selamat

30 June 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Mengembalikan Berdikari: Presiden Prabowo Jalankan Pasal 33 Ala Bung Karno

By tintaotentik.co24 August 20260

Artikel Ini Ditulis Oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Serikat Tani Nelayan/PP STN Prinsip dasar dari…

 

Korporasi yang Terbukti Terlibat Kebakaran Hutan Kalimantan Bakal Dicabut Izinnya!

24 August 2026

Cara Tersangka Kasus Kebakaran Hutan Kalimantan-Sumatera: Sengaja Dibakar Biar Operasional Murah

24 August 2026

Bicara di Tangsel, Bob Hasan Serukan Penguatan BNN Berantas Narkoba hingga Sentil Korupsi Daerah

23 August 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.