Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    75 Persen Kebakaran Diakibatkan Arus Pendek, Damkar Tangsel Berikan 10 Apar ke Warga Parigi

    14 July 2026 No Comments

    Alarm Kerapuhan Tata Kelola PBNU: Pakar Peringatkan Potensi Infiltrasi Kepentingan Asing

    14 July 2026 No Comments

    Modus Bansos Palsu, Ratusan Petani Jember Tiba-Tiba Ditagih Utang Bank Rp41,4 Miliar!

    14 July 2026 No Comments

    Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diserahkan ke Kejagung, KPK Minta Publik Ikut Mengawal

    14 July 2026 No Comments

    DPR Tepis Isu Tolak RUU Perampasan Aset: Wong Udah 20 Kali Rapat

    14 July 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Prabowo Tak Percaya Statistik: Apakah Kita Sadar Kemiskinan Indonesia Masih Besar?

Prabowo Tak Percaya Statistik: Apakah Kita Sadar Kemiskinan Indonesia Masih Besar?

0
By Irfan Kurniawan on 20 October 2024 Ekonomi, Nasional, Sosial Budaya

TintaOtentik.co – Pada pidato perdana usai resmi dilantik sebagai Presiden RI 2024-2029, Prabowo mengingatkan bahwa kemiskinan di Indonesia masih terlalu besar. Ia berpesan untuk tak percaya pada angka statistik kesejahteraan Indonesia.

Bukan tanpa alasan hal itu diucap, Prabowo merasa bahwa banyak rakyat Indonesia yang belum merasakan kemerdekaan dan salah satu contoh kecilnya saja masih banyak anak yang tidak sarapan sebelum sekolah.

“Kita masih lihat sebagian saudara-saudara kita yang belum menikmati hasil kemerdekaan, terlalu banyak saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan, terlalu banyak anak-anak kita yang berangkat sekolah tidak makan pagi, terlalu banyak anak-anak kita yang tidak punya pakaian untuk berangkat ke sekolah,” ujar Prabowo di ruang sidang MPR, Jakarta, Minggu (20/10/2024).

Dengan begitu, Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh masyarakat Indonesia tidak terlalu cepat puas dan gembira dengan data statistik kesejahteraan Indonesia selama ini. Padahal angka kemiskinan cukup tinggi di Indonesia.

“Jangan kita terlalu senang melihat angka-angka statistik, yang membuat kita terlalu cepat gembira, terlalu cepat puas, padahal kita belum melihat gambaran sepenuhnya,” terangnya.

Ia menyebut selama ini ada rasa bangga saat Indonesia diterima dalam organisasi nasional G20 hingga disebut menjadi negara dengan ekonomi ke-16 terbesar di dunia. Padahal, kemiskinan di Indonesia masih terlalu besar.

“Tapi, apakah kita sungguh-sungguh paham? Apakah kita sungguh-sungguh melihat gambaran yang utuh dari keadaan kita? Apakah kita sadar bahwa kemiskinan di Indonesia masih terlalu besar? Apakah kita sadar rakyat kita dan anak-anak kita banyak yang kurang gizi,” ingatnya.

Prabowo menyebut, masih banyak rakyat yang tidak dapat pekerjaan yang tidak baik dan dari sektor pendidikan pun masih banyak sekolah yang tidak terurus.

“Saudara-saudara sekalian, kita harus berani melihat ini semua, dan kita harus berani menyelesaikan masalah ini semua,” tegasnya.

angka kemiskinan indonesia kemiskinan pelantikan Prabowo pelantikan presiden pelantikan presiden 2024-2029 pidato prabowo pidato prabowo kemiskinan
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePrabowo Targetkan Indonesia Capai Swasembada Pangan dan Energi
Next Article Prabowo Prioritaskan Peningkatan Mutu SDM dan Kepastian Hukum dalam Pemerintahannya
Irfan Kurniawan

Related Posts

75 Persen Kebakaran Diakibatkan Arus Pendek, Damkar Tangsel Berikan 10 Apar ke Warga Parigi

14 July 2026

Alarm Kerapuhan Tata Kelola PBNU: Pakar Peringatkan Potensi Infiltrasi Kepentingan Asing

14 July 2026

Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diserahkan ke Kejagung, KPK Minta Publik Ikut Mengawal

14 July 2026

DPR Tepis Isu Tolak RUU Perampasan Aset: Wong Udah 20 Kali Rapat

14 July 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

75 Persen Kebakaran Diakibatkan Arus Pendek, Damkar Tangsel Berikan 10 Apar ke Warga Parigi

By tintaotentik.co14 July 20260

TintaOtentik.Co – Pembinaan REDKAR Tangsel kembali menjadi fokus Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Program itu berlangsung…

 

 

 

 

 

Alarm Kerapuhan Tata Kelola PBNU: Pakar Peringatkan Potensi Infiltrasi Kepentingan Asing

14 July 2026

Modus Bansos Palsu, Ratusan Petani Jember Tiba-Tiba Ditagih Utang Bank Rp41,4 Miliar!

14 July 2026

Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diserahkan ke Kejagung, KPK Minta Publik Ikut Mengawal

14 July 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.