Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Asas Amanat Pasal 33, Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak DPR Penuntasan 5 RUU Strategis

    27 August 2026 No Comments

    DPR Teken Janji Sahkan RUU Perampasan Aset: Tak Selesai 15 Desember, Siap Mundur!

    27 August 2026 No Comments

    Penuntasan 5 RUU Strategis Diminta Berorientasi Terhadap Perlindungan Hak Masyarakat dan Kepentingan Publik!

    27 August 2026 No Comments

    Unjuk Gigi Mata Uang Asia, Ringgit dan Rupiah Perkasa Tekan Dolar AS

    26 August 2026 No Comments

    Pemeriksa Pajak Diduga Menerima Uang, KPK Terus Usut Aliran Dana Korupsi KPP Banjarmasin

    26 August 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Politik»Alarm Kerapuhan Tata Kelola PBNU: Pakar Peringatkan Potensi Infiltrasi Kepentingan Asing
Alarm Kerapuhan Tata Kelola PBNU: Pakar Peringatkan Potensi Infiltrasi Kepentingan Asing (FOTO: Dok/Istimewa)

Alarm Kerapuhan Tata Kelola PBNU: Pakar Peringatkan Potensi Infiltrasi Kepentingan Asing

0
By tintaotentik.co on 14 July 2026 Politik, Sosial Budaya

TintaOtentik.Co – Di balik meningkatnya aktivitas diplomasi internasional Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), sejumlah akademisi dan tokoh Nahdlatul Ulama menilai organisasi tersebut perlu segera membenahi tata kelola internal agar tetap mampu menjaga independensi di tengah dinamika geopolitik global.

Pandangan tersebut mengemuka dalam Rembug Warga NU Seri 3 bertajuk “NU di Simpang Dunia Baru: Memperkuat Diplomasi di Panggung Global” yang digelar di Setahun Kemarin Coffee, Jakarta Pusat, Minggu (12/7/2026).

Forum yang diselenggarakan FORBES NU 26 itu mempertemukan warga Nahdliyin, akademisi, dan sejumlah pemangku kepentingan untuk membahas posisi NU di tengah perubahan geopolitik dunia.

Koordinator FORBES NU 26 Abdul Waidl mengatakan forum tersebut bertujuan memberikan masukan bagi PBNU agar tetap menjadi organisasi yang mandiri dan memiliki tata kelola yang kuat.

“Forum ini menghasilkan sejumlah rekomendasi yang diharapkan menjadi masukan bagi PBNU untuk memperkuat tata kelola organisasi dan menjaga kemandirian NU dalam menjalankan perannya,” kata Abdul Waidl.

Dalam forum tersebut, peneliti Islam Indonesia Greg Fealy menilai diplomasi internasional PBNU merupakan yang paling aktif sejak era Abdurrahman Wahid. Namun, menurut dia, efektivitas berbagai langkah diplomasi masih perlu dievaluasi agar memberikan dampak yang lebih nyata bagi masyarakat. Greg juga menyoroti pelaksanaan program Humanitarian Islam yang dinilai belum banyak menyentuh masyarakat di tingkat akar rumput.

Sementara itu, akademisi Robi Sugara berpandangan PBNU perlu menjaga independensinya sebagai aktor non-negara dalam menjalankan diplomasi. Menurut dia, ketergantungan terhadap fasilitas dan pembiayaan negara berpotensi mengurangi ruang gerak organisasi dalam menjalankan diplomasi kemanusiaan dan hubungan antarwarga.

Adapun Hanief Saha Ghafur menyoroti pentingnya penguatan tata kelola organisasi. Ia menilai lemahnya mekanisme pengawasan internal dapat membuat organisasi rentan terhadap berbagai kepentingan eksternal. Dalam forum tersebut, Hanief juga mendorong penguatan sistem perlindungan kelembagaan agar integritas organisasi tetap terjaga.

Berdasarkan hasil pembahasan, forum menyampaikan sembilan rekomendasi kepada PBNU. Rekomendasi itu mencakup pengembalian orientasi moral dan politik organisasi agar tetap independen, mengurangi ketergantungan pada pembiayaan negara dalam aktivitas diplomasi, serta mengembalikan fokus diplomasi pada pendekatan people-to-people diplomacy yang dinilai lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Forum juga mendorong reformasi tata kelola organisasi berbasis prinsip good governance, mengaktifkan kembali Majelis Tahkim dan Dewan Etik sebagai mekanisme pengawasan internal, serta meningkatkan transparansi terhadap agenda dan pendanaan internasional yang melibatkan pihak luar.

Selain itu, PBNU didorong memperkuat konsolidasi internal sebelum memperluas aktivitas diplomasi di tingkat global, mereformasi sistem kaderisasi agar lebih mampu membentengi warga Nahdliyin dari berbagai pengaruh ideologi asing, serta memastikan setiap program organisasi, termasuk Fikih Peradaban, memiliki target yang terukur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Abdul Waidl berharap rekomendasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi PBNU dalam memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menjaga peran NU sebagai organisasi keagamaan yang independen di tingkat nasional maupun internasional.

Hingga berita ini ditulis, PBNU belum memberikan tanggapan atas kritik dan rekomendasi yang disampaikan dalam forum tersebut.

Laporan: Tim

aktivitas diplomasi internasional PBNU Diplomat PBNU Infiltrasi Kepentingan Asing Tata Kelola PBNU TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleModus Bansos Palsu, Ratusan Petani Jember Tiba-Tiba Ditagih Utang Bank Rp41,4 Miliar!
Next Article 75 Persen Kebakaran Diakibatkan Arus Pendek, Damkar Tangsel Berikan 10 Apar ke Warga Parigi
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Asas Amanat Pasal 33, Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak DPR Penuntasan 5 RUU Strategis

27 August 2026

DPR Teken Janji Sahkan RUU Perampasan Aset: Tak Selesai 15 Desember, Siap Mundur!

27 August 2026

Penuntasan 5 RUU Strategis Diminta Berorientasi Terhadap Perlindungan Hak Masyarakat dan Kepentingan Publik!

27 August 2026

Unjuk Gigi Mata Uang Asia, Ringgit dan Rupiah Perkasa Tekan Dolar AS

26 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Nasional

Asas Amanat Pasal 33, Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak DPR Penuntasan 5 RUU Strategis

By tintaotentik.co27 August 20260

TintaOtentik.co – Gelombang aksi demo terhadap kinerja legislasi di DPR RI soal RUU Perampasan Aset…

 

DPR Teken Janji Sahkan RUU Perampasan Aset: Tak Selesai 15 Desember, Siap Mundur!

27 August 2026

Penuntasan 5 RUU Strategis Diminta Berorientasi Terhadap Perlindungan Hak Masyarakat dan Kepentingan Publik!

27 August 2026

Unjuk Gigi Mata Uang Asia, Ringgit dan Rupiah Perkasa Tekan Dolar AS

26 August 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.