Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    IMF-World Bank Nilai Indonesia Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Abaikan Prinsip Fiskal

    17 April 2026 No Comments

    1.292 Kasus Campak Terdeteksi, Dinkes Tangsel Kejar Target Imunisasi 109 Ribu Anak

    17 April 2026 No Comments

    Korupsi Jual Beli Gas, Eks Dirut PGN Rugiin Negara 15 Juta Dolar AS

    17 April 2026 No Comments

    Perseroda PITS Klaim Proyek SPAM Kali Angke 2 Serap 1000 Tenaga Kerja

    17 April 2026 No Comments

    Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel

    16 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional

Masalah Mendesak, Pemkot Tangsel Mulai Garap Pengelolahan Sampah Energi Listrik

0
By Irfan Kurniawan on 28 April 2025 Nasional, Regional


TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) akan segera dimulai di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa pembangunan PSEL ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan sampah yang kian mendesak.

“Pembangunan PSEL ini menjadi solusi jangka panjang persoalan sampah di Tangsel. Kami optimistis proyek ini bisa berjalan lancar dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Benyamin, dalam keterangannya, Senin, (28/4/2025).

Proyek strategis ini melibatkan konsorsium perusahaan Indonesia dan Tiongkok, dengan nilai investasi mencapai Rp2,6 triliun.

Saat ini, proses penetapan pemenang konsorsium masih berjalan. Setelahnya, proyek akan dilanjutkan dengan tahap penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta pembebasan lahan.

Ditargetkan, pembangunan PSEL bisa dimulai pada akhir 2025 dan beroperasi penuh pada 2027.

Selain menekan volume sampah, fasilitas PSEL ini nantinya juga akan menghasilkan energi listrik dari limbah, sejalan dengan komitmen Tangsel menuju kota ramah lingkungan, berkelanjutan, dan lestari.

“Sembari kita mengatasi persoalan sampah, kita juga targetkan ini untuk masa depan Kota Tangsel yang ramah lingkungan, kota yang mendukung energi hijau dan sesuai visi kita menjadi kota lestari tentunya,” jelas Benyamin.

Indonesia dan China Sulap Sampah Cipeucang Jadi Tenaga Listrik

Diberitakan sebelumnya, PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) bakal membangun fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Cipeucang, di Tangerang Selatan, Banten.

Proyek tersebut digarap OASA melalui Melalui konsorsium unit usahanya PT Indoplas Energi Hijau bersama China Tianying Inc (CNTY).

Presiden Direktur OASA Bobby Gafur Umar menjelaskan, nilai investasi proyek tersebut mencapai Rp 2,6 triliun. Proyek itu rencananya mulai dibangun pada awal tahun 2026 dengan target groundbreaking di tahun ini, dan target beroperasi 2028.

“Kami berharap groundbreaking bisa tahun ini. Pembangunan prasarana pengolahan sampah ini merupakan salah satu bukti komitmen pemerintah daerah dalam membenahi tata kelola persampahan di Tangsel,” katanya dalam konferensi pers di kantornya di Kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (11/4/2025).

Nantinya PSEL Cipeucang akan mengolah sedikitnya 1.100 ton sampah, menggunakan teknologi MGI atau Moving Grate Incinerator yang bisa mengolah sampah sampai 90%. Teknologi ini mengikuti standar internasional, yakni green energy yang tidak menimbulkan gangguan lingkungan berupa asap dan bau.

Bobby menerangkan tempat pengolahan serupa sudah ada di negara tetangga, Singapura. Menurutnya Surat Penetapan Pemenang Lelang proyek tersebut telah dikeluarkan oleh otoritas Pemda Tangsel, 21 Maret 2025 lalu.

“Kami tinggal menunggu penunjukan formal dari Bapak Walikota Tangsel,” ujarnya.

Ia menambahkan, Tempat Penampungan Akhir (TPA) Cipeucang yang berlokasi di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, selama ini menjadi satu-satunya tumpuan tempat penampungan dan pengolahan akhir sampah yang berasal dari seluruh wilayah Tangerang Selatan.

“TPA Cipeucang ini sudah penuh dan tidak lagi memadai, karena volume sampah masyarakat terus bertambah. Fasilitas pengolahan sampah yang lebih modern sangat dibutuhkan,” ucap Bobby.

Adapun PSEL yang akan dibangun adalah prasarana modern yang ramah lingkungan. Listrik yang dihasilkan oleh PSEL ini adalah energi bersih dan terbarukan.

Fasilitas ini, nantinya akan mampu memproses sedikitnya 1.000 ton sampah baru dan 100 ton sampah lama yang ada di TPA Cipeucang dalam sehari. Adapun kapasitasnya mencapai 25 megawatt (MW), yang mana sekitar 5 mw lebih akan diperuntukkan untuk OASA sementara 19 megawatt dijual ke PLN.

Pengolahan sampah lama yang ada di TPA Cipeucang, menurut dia, menjadi hal yang sangat penting dalam rangka mengeliminasi pencemaran lingkungan di. Ia yakin, PSEL Cipeucang ini nantinya akan mampu mengurangi beban TPA yang sudah sangat sesak sampah, dan cenderung menjadi lokasi yang tidak sehat.

Laporan: iwanpose

Benyamin davnie Kota tangsel Pembangunan PSEL Tangsel Pemkot tangsel Pengolahan Sampah Listrik di Tangsel PSEL Tangsel TintaOtentik.Co TPA Cipeucang Walikota Tangsel
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleBekali BKM dengan Pelatihan SMK3, Disperkimta Siap Jalankan Program Bedah Rumah 2025
Next Article DPR Minta Seluruh BUMD Jangan Jadi Ajang Kepala Daerah Beri Jabatan ke Timses
Irfan Kurniawan

Related Posts

IMF-World Bank Nilai Indonesia Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Abaikan Prinsip Fiskal

17 April 2026

1.292 Kasus Campak Terdeteksi, Dinkes Tangsel Kejar Target Imunisasi 109 Ribu Anak

17 April 2026

Korupsi Jual Beli Gas, Eks Dirut PGN Rugiin Negara 15 Juta Dolar AS

17 April 2026

Perseroda PITS Klaim Proyek SPAM Kali Angke 2 Serap 1000 Tenaga Kerja

17 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

IMF-World Bank Nilai Indonesia Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Abaikan Prinsip Fiskal

By tintaotentik.co17 April 20260

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa lembaga internasional, seperti International Monetary…

 

1.292 Kasus Campak Terdeteksi, Dinkes Tangsel Kejar Target Imunisasi 109 Ribu Anak

17 April 2026

Korupsi Jual Beli Gas, Eks Dirut PGN Rugiin Negara 15 Juta Dolar AS

17 April 2026

Perseroda PITS Klaim Proyek SPAM Kali Angke 2 Serap 1000 Tenaga Kerja

17 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.