Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Audiensi dengan FBB, Sachrudin: Kolaborasi Membentuk Generasi Disiplin untuk Tangerang Lebih Progresif

    25 April 2026 No Comments

    Proyek Greenwood Country Serpong Pemicu Banjir, Pemkot Tangsel Janjikan Evaluasi

    24 April 2026 No Comments

    Buntut Korupsi Dana Pokir, Kejari Tetapkan Ketua DPRD Magetan Tersangka

    24 April 2026 No Comments

    Menhan Kumpulkan Jendral Purnawirawan TNI: Bahas Strategi Pertahanan

    24 April 2026 No Comments

    Danantara Lelang 6 Proyek PSEL: TPA Cilowong Termasuk dan Kota Tangsel Menyusul

    24 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi

Ekspor UMKM Indonesia Ganas di Pasar Global, Hampir Rp 1 Triliun, Ini Trik Mendag

0
By Irfan Kurniawan on 8 May 2025 Ekonomi, Gaya Hidup, Internasional, Nasional

TintaOtentik.co – Kabar gembira menghampiri geliat ekspor produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nasional. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengumumkan bahwa hingga bulan April tahun 2025, inisiatif “UMKM Bisa Ekspor” telah mencatatkan nilai transaksi ekspor yang signifikan, mencapai US$51,7 juta, atau setara dengan kurang lebih Rp850 miliar.

“Ya, jadi secara rutin setiap bulan kami memfasilitasi pertemuan bisnis atau business matching antara UMKM dengan perwakilan perdagangan kita di luar negeri. Hasilnya, hingga bulan keempat tahun ini, transaksi ekspor yang terfasilitasi oleh program UMKM Bisa Ekspor telah menyentuh angka US$51,7 juta, yang jika dikonversikan mencapai sekitar Rp850 miliar,” demikian disampaikan Menteri Budi kepada awak media di kantornya pada Kamis (8/5/2025).

Lebih lanjut, Mendag Budi menjelaskan bahwa program UMKM Bisa Ekspor merupakan salah satu strategi utama pemerintah dalam memacu peningkatan volume ekspor produk-produk yang dihasilkan oleh sektor UMKM. Program ini melibatkan partisipasi aktif dari sekitar 340 unit UMKM.

Menariknya, banyak di antara pelaku UMKM yang terlibat baru pertama kali menjajaki potensi pasar internasional melalui program ini.

“Jumlah UMKM yang terlibat dalam program ini sekitar 340. Ini adalah salah satu metode yang kami gunakan untuk meningkatkan kinerja ekspor dari sektor UMKM. Fakta menariknya, tidak semua produk yang berhasil diekspor melalui business matching ini adalah produk yang sudah dikenal luas. Bahkan, mayoritasnya adalah produk-produk yang mungkin baru pertama kali melakukan ekspor. Jumlah UMKM yang baru pertama kali ekspor ini sangat banyak,” ungkapnya.

Menurut pandangan Menteri Budi, produk-produk UMKM Indonesia memiliki kualitas yang sangat kompetitif, sehingga memiliki peluang yang besar untuk bersaing secara efektif di kancah perdagangan internasional.

“Alasannya sederhana, karena memang kualitas produk mereka sangat baik. Selain itu, para pelaku UMKM ini juga memiliki komitmen yang kuat untuk terus melakukan ekspor dan menjaga keberlanjutan produksi,” tuturnya.

Di samping upaya mendorong ekspor, pemerintah juga secara konsisten memperkuat strategi pemasaran produk-produk lokal di pasar domestik. Menteri Budi menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan secara aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperluas jangkauan pemasaran produk-produk UMKM di dalam negeri.

“Kami memiliki komitmen yang kuat untuk memberdayakan UMKM melalui penguatan di sisi pemasaran, terutama untuk produk-produk dalam negeri. Kami terus berupaya membantu agar produk-produk dalam negeri ini memiliki kinerja pemasaran yang baik. Caranya adalah dengan menjalin kerja sama dengan jaringan ritel modern, department store, pusat perbelanjaan, serta berbagai platform digital yang beroperasi di Indonesia untuk mempromosikan dan memprioritaskan penjualan produk-produk dalam negeri,” jelasnya.

Budi Santoso Ekspor Impor Ekspor Produk Indonesia Ekspor Produk UMKM Ekspor UMKM Kemendag Local Brand yang mendunia Mendag Produk UMKM TintaOtentik.Co UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePeran Krusial BIN di Era Digital: Bamsoet Tekankan Penguatan Teknologi
Next Article Buka Gerai di MPP Tangsel, Ditjen AHU Ingin Berkontribusi Nyata untuk Rakyat
Irfan Kurniawan

Related Posts

Audiensi dengan FBB, Sachrudin: Kolaborasi Membentuk Generasi Disiplin untuk Tangerang Lebih Progresif

25 April 2026

Proyek Greenwood Country Serpong Pemicu Banjir, Pemkot Tangsel Janjikan Evaluasi

24 April 2026

Buntut Korupsi Dana Pokir, Kejari Tetapkan Ketua DPRD Magetan Tersangka

24 April 2026

Menhan Kumpulkan Jendral Purnawirawan TNI: Bahas Strategi Pertahanan

24 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Audiensi dengan FBB, Sachrudin: Kolaborasi Membentuk Generasi Disiplin untuk Tangerang Lebih Progresif

By tintaotentik.co25 April 20260

TintaOtentik.Co – Forum Baris Berbaris (FBB) Kota Tangerang melaksanakan audiensi bersama Walikota Kota Tangerang, H.…

 

Proyek Greenwood Country Serpong Pemicu Banjir, Pemkot Tangsel Janjikan Evaluasi

24 April 2026

Buntut Korupsi Dana Pokir, Kejari Tetapkan Ketua DPRD Magetan Tersangka

24 April 2026

Menhan Kumpulkan Jendral Purnawirawan TNI: Bahas Strategi Pertahanan

24 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.