Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Terus Lakukan Evaluasi, Berikut Penjelasan Disperkimta Tangsel Soal Pelayanan Pemakaman

    10 June 2026 No Comments

    BPJS Nonaktif, Upah Gak Dibayar, Eks Pegawai PT Rajawali Adukan ke Disnaker Tangsel

    10 June 2026 No Comments

    Tok! Pertamax Naik Rp16.250, BBM Subsidi Stabil, Ini Penjelasannya

    10 June 2026 No Comments

    Di Tengah Isu Ekonomi, Antusiasme Belanja Tetap Tinggi dan Kunjungan Mal Stabil

    10 June 2026 No Comments

    Terancam Digusur, Ratusan Warga Situ Rompong Bakal Gelar Unjuk Rasa ke Kejari Tangsel

    10 June 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Regional

Rusunawa Serua dan Gintung Hampir Penuh, Tangsel Butuh Rusunawa Baru

0
By Irfan Kurniawan on 21 May 2025 Regional, Sosial Budaya

TintaOtentik.Co – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membutuhkan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) baru. Pasalnya, dua rusunawa yang saat ini dikelola Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rusunawa pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta) setempat nyaris penuh.

Kepala Bidang Perumahan pada Disperkimta Kota Tangsel, Ferdaus mengatakan tingkat okupansi dua rusunawa, yakni Rusunawa Situ Gintung dan Rusunawa Serua- yang dikelola pihaknya saat ini hampir penuh. Ini membuktikan minat masyarakat untuk menempati kedua rusunawa itu tinggi.

“Penghuniannya untuk Rusunawa Serua sudah lebih dari 85%, kemudian Rusunawa Gintung sudah 95%. Masih banyak peminat warga Tangsel yang belum punya hunian dan pengen tinggal di rusun dan tidak terpenuhi maka kita membutuhkan rusun baru lagi sebenarnya,” katanya, Senin (19/5).

Dia menuturkan, pemenuhan akan rumah atau tempat tinggal merupakan salah satu hal yang harus dipikirkan oleh Pemerintah Kota. Bila melihat okupansi rusunawa yang hampir penuh dan adanya antrian maka rusunawa baru di Tangsel dibutuhkan.

Selain itu juga bagi warga Tangsel yang belum mempunyai hunian akan terbantu. Menurutnya, dengan adanya rusunawa yang tertata dan terkelola dengan baik maka pemerintah akan memberikan hunian yang nyaman bagi masyarakat.

“Kalau warga Tangsel tinggalnya nyaman, nyari duitnya, kerjanya juga akan enak. Otomatis akan meningkatkan perekonomian di Tangsel . Selain itu juga ada PAD karena ada retribusi. Meskipun nanti kalau ada rusun baru, dibangun oleh pemerintah pusat belum bisa langsung memberikan PAD tapi ke depannya tunggu 5 tahun lagi, atau kurang dari itu setelah menjadi aset pemkot kan akan menjadi retribusi,” Ferdaus menjelaskan.

Adapun total unit Rusunawa Situ Gintung yaitu ada 74 unit dan yang terisi sebanyak 71 unit. Kemudian, untuk Rusunawa Serua ada 70 unit dan yang terhuni sudah 59 unit. “Untuk Rusunawa Serua luasnya 36 meter persegi, harga sewanya mulai dari Rp520 ribu hingga Rp600 ribu. Sedangkan Rusunawa Situ Gintung luasnya 27 meter persegi dengan harga sewa mulai dari Rp240 ribu sampai Rp300 ribu,” terangnya.

Bahkan setiap harinya ada warga yang mengambil formulir untuk tinggal di rusunawa. “Warga yang tinggal di rusunawa harus merupakan warga Tangsel, dengan jumlah per-KK sebanyak 5 orang, dan memiliki penghasilan dibawah UMP, setelah mereka mengisi formulir, akan ada wawancara lalu akan di proses, mereka bisa menghuni di rusunawa selama 5 tahun,” jelasnya.

Kepala Disperkimta Kota Tangsel, Aries Kurniawan menyambut baik tingginya minat masyarakat terhadap Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Situ Gintung dan Serua. Ia menilai, kondisi hunian yang telah terisi hingga lebih dari 85% menunjukkan bahwa program penyediaan rumah layak huni bagi warga berpenghasilan rendah berjalan sesuai harapan.

“Pembangunan rusunawa tambahan bukan hanya memberi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah melalui penciptaan lapangan kerja selama proses pembangunan serta potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi di masa mendatang,” tandasnya.

Disperkimta berkomitmen menjaga standar kualitas pengelolaan rusunawa-mulai dari infrastruktur, kebersihan, ketersediaan air, hingga respons cepat atas keluhan penghuni-agar warga betul‑betul merasakan manfaat tinggal di hunian vertikal yang terjangkau.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan para pemangku kepentingan untuk merealisasikan pembangunan rusunawa baru secepatnya, sehingga semakin banyak keluarga di Tangsel yang dapat menikmati hunian layak dan mendorong peningkatan kesejahteraan kota secara keseluruhan,” kata Aries menambahkan.

Sementara seorang penghuni, Mei mengungkapkan bahwa dirinya sudah lama menghuni dirumah susun. “Kondisi rusun sangat baik sekarang, sudah tidak bocor, air bagus, sarana prasarana sudah ada, namun yang masih kurang kondisi spitenk yang sudah penuh butuh disedot serta got yang harus di bersihkan,” ungkapnya.

Mei memuji pengelola rusun yang sangat tanggap jika warga rusun butuh sesuatu. “Petugas di sini sangat tanggap kalau ada warga membutuhkan pelayanan,” katanya singkat.

Laporan: iwanpose

Disperkimta Tangsel Harga Sewa Rumah Susun Tangsel Rumah Susun Tangsel Rusunawa Gintung Rusunawa Serua Rusunawa Tangsel TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDihadapan Aktivis, Habiburokhman Sebut Prabowo Tak Mudah Dikerjain, Bahkan Tahu Gerak-Gerik Tukang Olah
Next Article Sebut Prabowo Pemimpin Visioner, Rocky Gerung: Miris Banyak Pejabat Tak Paham Konsep Ekonomi Sosialisme
Irfan Kurniawan

Related Posts

Terus Lakukan Evaluasi, Berikut Penjelasan Disperkimta Tangsel Soal Pelayanan Pemakaman

10 June 2026

BPJS Nonaktif, Upah Gak Dibayar, Eks Pegawai PT Rajawali Adukan ke Disnaker Tangsel

10 June 2026

Di Tengah Isu Ekonomi, Antusiasme Belanja Tetap Tinggi dan Kunjungan Mal Stabil

10 June 2026

Terancam Digusur, Ratusan Warga Situ Rompong Bakal Gelar Unjuk Rasa ke Kejari Tangsel

10 June 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Regional

Terus Lakukan Evaluasi, Berikut Penjelasan Disperkimta Tangsel Soal Pelayanan Pemakaman

By tintaotentik.co10 June 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan…

 

 

 

BPJS Nonaktif, Upah Gak Dibayar, Eks Pegawai PT Rajawali Adukan ke Disnaker Tangsel

10 June 2026

Tok! Pertamax Naik Rp16.250, BBM Subsidi Stabil, Ini Penjelasannya

10 June 2026

Di Tengah Isu Ekonomi, Antusiasme Belanja Tetap Tinggi dan Kunjungan Mal Stabil

10 June 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.