Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Mendagri dan Mentan Tandatangani SEB, Dorong Daerah Jalankan Swasembada Pangan

    12 October 2026 No Comments

    Danantara Amankan Dividen BUMN untuk Mesin Investasi Nasional

    12 October 2026 No Comments

    Inflasi Naik Jadi 3,28 Persen, Mendagri Desak Pemda Perketat Kendali Harga

    12 October 2026 No Comments

    Perkuat Poros Strategis, Indonesia-Mesir Sepakat Kerja Sama Industri Pertahanan

    12 October 2026 No Comments

    Kemenkeu Gelontorkan TKD Rp599,2 Triliun, Topang Gaji 5,3 Juta ASN

    11 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Meutya Hafid Tegaskan Kedaulatan Digital, Arahkan OTT Asing Investasi di Konten Lokal

Meutya Hafid Tegaskan Kedaulatan Digital, Arahkan OTT Asing Investasi di Konten Lokal

0
By Sulis on 18 June 2025 Ekonomi, Internasional, Nasional

TintaOtentik.co – Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa dominasi platform over-the-top (OTT) asing di pasar Indonesia tidak boleh mengancam keberlangsungan industri penyiaran nasional.

Menurutnya, meskipun film dan program televisi yang disajikan di platform OTT telah dinikmati oleh lebih dari 200 juta pengguna internet di Indonesia yang merupakan populasi internet terbesar keempat di dunia namun pasar Indonesia harus tetap menjaga industri penyiaran domestik agar tetap bertahan.

Pernyataan ini disampaikan Meutya dalam sebuah pertemuan dengan Presiden Motion Picture Association (MPA) Asia Pasifik yang berlangsung pekan ini. Ia menekankan pentingnya agar platform OTT asing berperan aktif dalam mendukung produksi konten lokal sekaligus berkontribusi dalam pembiayaan ekosistem penyiaran nasional sebagai bagian dari kedaulatan digital Indonesia.

“Kami juga ingin platform OTT Asing memberdayakan industri penyiaran,” ujarnya.

Menteri Meutya menjelaskan bahwa meski industri penyiaran menghadapi tantangan besar, seperti tingginya biaya operasional dan investasi, peranannya masih sangat vital dalam menjangkau masyarakat di daerah-daerah yang belum sepenuhnya terakses oleh jaringan internet.

Namun, ia mengingatkan bahwa tren konsumen yang semakin beralih ke konten digital melalui OTT membuat industri penyiaran menghadapi tekanan yang tidak ringan.

Karena itu, Meutya menegaskan prinsip keadilan dalam persaingan, agar industri penyiaran dan platform OTT bisa bersaing secara setara.

Meutya juga mengapresiasi komitmen sejumlah platform OTT yang sudah mulai mengintegrasikan konten lokal dalam layanan mereka. Meski demikian, ia menekankan pentingnya langkah keberpihakan yang nyata terhadap industri penyiaran nasional dalam kerangka kerja sama yang saling menguntungkan.

“Melibatkan dan memberdayakan produksi lokal juga, itu sangat bagus,” kata Meutya.

“Kami menyukai ide itu. Namun pada saat yang sama, kami juga perlu membuat industri penyiaran kami bertahan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Mila Venugopalan, Presiden sekaligus Managing Director MPA Asia Pasifik, memberikan respons positif dan menawarkan pengalaman terbaik dari berbagai negara, termasuk Australia.

Di sana, penyiar lokal justru mendorong deregulasi dan peningkatan efisiensi, bukan membebani OTT. MPA berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam pengembangan bakat lokal serta produksi cerita Indonesia yang autentik.

Selain itu, MPA menyambut baik langkah pemerintah Indonesia dalam memblokir situs-situs pembajakan sebagai bagian dari perlindungan konten digital di era internet yang terus berkembang pesat.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar, Staf Khusus Menteri bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital Raline Shah, serta sejumlah pimpinan dan perwakilan MPA Indonesia.

#Komdigi #MeutyaHafid #OTT #EkonomiIndonesia #TintaOtentik.co #PerekonomianIndonesia #IndustriIndonesia #IndustriPenyiaran #PenyiaranIndonesia #Kominfo #MenteriKomdigi
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleAktor Menonjol di Asia, Vietnam Resmi Gabung ke BRICS
Next Article Debut Nahkodai Real Madrid, Alonso Akui Buta Gaya Permainan Al-Hilal Racikan Simone Inzaghi
Sulis

Related Posts

Mendagri dan Mentan Tandatangani SEB, Dorong Daerah Jalankan Swasembada Pangan

12 October 2026

Danantara Amankan Dividen BUMN untuk Mesin Investasi Nasional

12 October 2026

Inflasi Naik Jadi 3,28 Persen, Mendagri Desak Pemda Perketat Kendali Harga

12 October 2026

Perkuat Poros Strategis, Indonesia-Mesir Sepakat Kerja Sama Industri Pertahanan

12 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Mendagri dan Mentan Tandatangani SEB, Dorong Daerah Jalankan Swasembada Pangan

By Sulis12 October 20260

TintaOtentik.co – Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian resmi menyatukan langkah strategis dengan meneken Surat…

Danantara Amankan Dividen BUMN untuk Mesin Investasi Nasional

12 October 2026

Inflasi Naik Jadi 3,28 Persen, Mendagri Desak Pemda Perketat Kendali Harga

12 October 2026

Perkuat Poros Strategis, Indonesia-Mesir Sepakat Kerja Sama Industri Pertahanan

12 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.