Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Indonesia Jadi ‘Raja’ Nikel Olahan Dunia Geser China, Usai Melonjak 60 Kali Lipat

    26 September 2026 No Comments

    Kuota LPG 3 Kg Dipangkas di 2027, Pemerintah Pacu Kompor Listrik hingga CNG

    26 September 2026 No Comments

    Bulan Bakti Karang Taruna, Yudi Budi Wibowo: Momentum Membersamai Masyarakat dan Bergotong Royong

    26 September 2026 No Comments

    Ribuan Petani Sampaikan Aspirasi, Mentan Amran Telepon Langsung BWS dan Pupuk Indonesia

    26 September 2026 No Comments

    Krisis Listrik Parah Hantam Filipina, Cebu Berada di Ambang Pemadaman Massal

    26 September 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Krisis Listrik Parah Hantam Filipina, Cebu Berada di Ambang Pemadaman Massal
Operator listrik nasional setempat, National Grid Corp of the Philippines (NGCP), merilis peringatan siaga darurat terkait keterbatasan pasokan listrik di Kepulauan Visayas. (Foro: Istimewa)

Krisis Listrik Parah Hantam Filipina, Cebu Berada di Ambang Pemadaman Massal

0
By Irfan Kurniawan on 26 September 2026 Ekonomi, Gaya Hidup, Internasional, Politik

Tinta Otentik.co – Negara tetangga Indonesia, Filipina, kini dibayang-bayangi krisis energi serius. Operator listrik nasional setempat, National Grid Corp of the Philippines (NGCP), merilis peringatan siaga darurat terkait keterbatasan pasokan listrik di Kepulauan Visayas.

Dimana kawasan Cebu menjadi titik terparah akibat lonjakan konsumsi yang gagal diimbangi oleh kapasitas pembangkit lokal.

Asisten Wakil Presiden NGCP sekaligus Kepala Operasi Sistem Visayas, Neil Modena, membeberkan bahwa wilayah Cebu saat ini sudah kehilangan kemampuan mandiri untuk memproduksi pasokan energi dalam kondisi operasional harian.

“Yang terburuk ada di Cebu. Permintaannya adalah 1.300 megawatt (MW), tetapi pembangkit di area tersebut hanya dapat memberikan 900 MW. Setiap hari ada kekurangan daya, dan kami mendapatkan daya dari Mindanao,” beber Modena sebagaimana dikutip dari Manila Times, Jumat (25/9/2026).

Guna menutupi defisit sekitar 400 MW per hari, Cebu terpaksa menggantungkan nasibnya pada pasokan daya impor dari Pulau Mindanao melalui infrastruktur kabel bawah laut transmisi arus searah tegangan tinggi sepanjang 184 kilometer, yang baru beroperasi penuh sejak awal 2024.

Modena menyoroti stagnasi pembangunan infrastruktur energi yang menjadi akar masalah, di mana fasilitas pembuat daya skala besar terakhir di Cebu yang beroperasi adalah Therma Visayas Energy Project berkapasitas 340 MW pada akhir 2019 lalu.

“Jika NGCP tidak menyelesaikan proyek tersebut, pemadaman listrik di Cebu akan sangat parah karena tidak ada pembangkit listrik baru yang dibangun di Cebu setelah tahun 2019. Cebu tumbuh seperti Iloilo. Kami benar-benar kekurangan pasokan,” cetus Modena.

Persoalan krisis daya ini tidak hanya mengisolasi Cebu. Modena memaparkan bahwa kondisi serupa membayangi Pulau Panay yang mengandalkan unit pembangkit tua bertanggal operasi 2016 milik Panay Energy Development Corp (PEDC).

“Jika PEDC Unit 3 tidak ada, Panay akan mendapat sekitar 75 MW dari Negros. Itu berarti, berdasarkan konsumsi Panay, jika Anda kehilangan satu pembangkit saja, Anda sudah perlu mengimpor daya dari Negros. Jadi Anda akan kekurangan 75 MW,” urainya.

Modena mewanti-wanti bahwa mengandalkan fasilitas kelistrikan yang mulai mengalami penuaan sangat riskan memicu unplanned outage (pemadaman tak terencana) yang bakal langsung melumpuhkan jaringan.

“Ini berarti Anda tidak dapat mempertahankan sebuah pulau jika Anda kehilangan satu pembangkit beban dasar,” pangkasnya.

Sebagai langkah antisipasi darurat saat pasokan lumpuh total, NGCP menerapkan skema Manual Load Dropping (MLD) atau pemadaman bergilir terencana secara proporsional.

Berdasarkan data periode Mei hingga September 2026, Cebu menanggung beban pemadaman terbesar yaitu sebesar 42% dari total alokasi pemangkasan daya di seluruh Visayas, disusul Panay (21%), Negros (18%), Leyte (13%), dan Bohol (8%).

Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDisorot Usai Temuan Fasilitas Mewah Ombudsman, Ini Daftar Napi Kakap Penghuni Lapas Cibinong
Next Article Ribuan Petani Sampaikan Aspirasi, Mentan Amran Telepon Langsung BWS dan Pupuk Indonesia
Irfan Kurniawan

Related Posts

Indonesia Jadi ‘Raja’ Nikel Olahan Dunia Geser China, Usai Melonjak 60 Kali Lipat

26 September 2026

Kuota LPG 3 Kg Dipangkas di 2027, Pemerintah Pacu Kompor Listrik hingga CNG

26 September 2026

Bulan Bakti Karang Taruna, Yudi Budi Wibowo: Momentum Membersamai Masyarakat dan Bergotong Royong

26 September 2026

Ribuan Petani Sampaikan Aspirasi, Mentan Amran Telepon Langsung BWS dan Pupuk Indonesia

26 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Indonesia Jadi ‘Raja’ Nikel Olahan Dunia Geser China, Usai Melonjak 60 Kali Lipat

By Sulis26 September 20260

Tinta Otentik.co – Kebijakan hilirisasi pertambangan nasional mencetak sejarah baru di panggung industri global. Setelah…

 

Kuota LPG 3 Kg Dipangkas di 2027, Pemerintah Pacu Kompor Listrik hingga CNG

26 September 2026

Bulan Bakti Karang Taruna, Yudi Budi Wibowo: Momentum Membersamai Masyarakat dan Bergotong Royong

26 September 2026

Ribuan Petani Sampaikan Aspirasi, Mentan Amran Telepon Langsung BWS dan Pupuk Indonesia

26 September 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.