Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments

    Lelang Jabatan Kota Tangsel: Mukroni, Hadi Widodo, Dahlan, Hardi, Ika, Masuk Kategori Terbaik?

    13 April 2026 No Comments

    Buntut Meras Pejabat Baru Dilantik, Bupati Tulungagung di OTT KPK

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional

Mensos: Coba-coba Lakukan Sogok Menyogok Sekolah Rakyat, Bakal Disanksi

0
By Irfan Kurniawan on 4 August 2025 Nasional, Sosial Budaya


TintaOtentik.Co – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta agar semua pihak tak segan-segan melaporkan pihak yang bermain-main dalam proses perekrutan siswa Sekolah Rakyat.

“Kalau masih ada yang main-main begitu, tolong dilaporkan. Biar nanti diberi tindakan yang sesuai,” ujar Gus Ipul dalam pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Menengah Atas 34, di Lebak, Banten, Jumat (1/8/2025).

Dia tegaskan bahwa proses seleksi siswa harus bersih dari praktik kecurangan.

“Maka itu, perintah Presiden, tidak ada kongkalikong di sini. Enggak ada bayar-membayar, enggak ada titipan-titipan. Enggak ada itu,” terang Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan bahwa seleksi siswa Sekolah Rakyat tidak dilakukan melalui pendaftaran umum, melainkan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Prosesnya diawali oleh Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), kemudian diverifikasi oleh Dinas Sosial setempat, serta Badan Pusat Statistik (BPS).

Data tersebut kemudian disahkan oleh Bupati dan Gubernur, lalu dikirim ke Menteri Sosial untuk ditandatangani sebagai peserta resmi Sekolah Rakyat.

Gus Ipul mengingatkan bahwa setiap kesalahan dalam proses perekrutan akan berdampak sanksi kolektif kepada semua pihak yang terlibat.

“Jadi kalau ada kesalahan ini, bisa kena sanksi bersama. Yang pertama kena itu Pendamping PKH,” kata Gus Ipul. “Setelah itu nanti Dinsos dan Dinas setempat. Lalu, Bupati dan Gubernurnya juga kena. Kalau Bupati dan Gubernur kena, ya Menterinya juga kena,” lanjut Gus Ipul.

Ia menekankan bahwa siswa Sekolah Rakyat harus benar-benar berasal dari keluarga miskin atau miskin ekstrem, dan proses seleksi harus bebas dari intervensi politik maupun kepentingan pribadi.

“Rekrutmen Sekolah Rakyat itu harus bersih. Tidak boleh ada titipan dan sogok-menyogok. Yang diterima hanya mereka yang benar-benar sesuai data DTSEN, desil 1 dan 2,” kata Gus Ipul.

Dia menegaskan bahwa keberhasilan program Sekolah Rakyat merupakan kerja kolaboratif lintas kementerian dan lembaga, bukan hanya tanggung jawab Kementerian Sosial semata.

“Ada peran Bupati, Wali Kota, Gubernur, dan juga kementerian lain seperti PAN-RB, PUPR, Kemenkeu, Kemendagri, Kemenag, bahkan Mensesneg dan Seskab. Semua bekerja bersama dalam program ini,” pungkasnya.

Laporan: iwanpose

Gus Ipul kemensos Kementerian Sosial mensos Rekruitmen Sekolah Rakyat sekolah rakyat Siswa Sekolah Rakyat Sogok Menyogok TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePemkot Tangsel Targetkan 300 Ribu Pelajar Jalani Cek Kesehatan Gratis
Next Article Jelang IESF WEC 2025, Timnas Esports Indonesia Fokus pada Penyesuaian Roster dan Kesiapan Teknis
Irfan Kurniawan

Related Posts

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026

Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

13 April 2026

Lelang Jabatan Kota Tangsel: Mukroni, Hadi Widodo, Dahlan, Hardi, Ika, Masuk Kategori Terbaik?

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

By tintaotentik.co13 April 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah melakukan diskusi intensif mengenai usulan…

 

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026

Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

13 April 2026

Lelang Jabatan Kota Tangsel: Mukroni, Hadi Widodo, Dahlan, Hardi, Ika, Masuk Kategori Terbaik?

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.