Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Masa Jabatan DPRD 2024-2029 Digugat ke MK, Didorong Diperpanjang Sampai 2031

    13 October 2026 No Comments

    OTT di BNPB, KPK: Pihak yang Diamankan Berstatus Terperiksa

    13 October 2026 No Comments

    Tersebar 54 Kelurahan, Pilar Saga Pastikan Pelayanan Posbakum Tangsel Gratis

    13 October 2026 No Comments

    Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027: Bapemperda Tangsel Ungkap Tiga Usulan Pemkot Ditarik

    13 October 2026 No Comments

    Gedung Abaikan Proteksi Kebakaran, Damkar Tangsel Usulkan Sanksi Pidana

    13 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Hukum»Modus “Driver Lalamove” Rugikan Jutaan Rupiah: Wartawan Tangsel Jadi Korban Aplikasi

Modus “Driver Lalamove” Rugikan Jutaan Rupiah: Wartawan Tangsel Jadi Korban Aplikasi

0
By Sulis on 26 October 2025 Hukum, Regional

TintaOtentik.Co – Modus penipuan berkedok pengiriman barang lewat aplikasi logistik kembali memakan korban. Wartawan Deden Muhamad Rojani, melaporkan dirinya dirugikan jutaan rupiah setelah bertransaksi mesin cuci melalui penjual di Marketplace Facebook yang kemudian mengarahkan pengiriman via aplikasi Lalamove.

Transaksi pertama disepakati senilai Rp1,8 juta, dengan skema uang ditransfer setelah barang “dipick up” oleh kendaraan yang dipesan pelaku.

“Saya tertipu modus baru driver Lalamove. Pelaku mengirim video dan foto barang, lalu meminta pemesanan via Lalamove atas nama mereka. Setelah katanya barang sudah diambil mobil, saya diminta transfer agar kendaraan berangkat ke alamat,” ujar Deden, Minggu, (26/10/2025).

Menurut keterangan Deden, penipuan melibatkan dua orang: satu berperan sebagai penjual, satu lagi menyaru sebagai pengemudi aplikasi. Pelaku mengirim tangkapan layar order Lalamove menggunakan mobil van berpelat D 8186 WG, lengkap dengan nama pengemudi “Ade Kurniawan” sebagaimana tercantum di aplikasi.

“Setelah video call, pelaku mendesak saya transfer agar mobil segera jalan ke alamat. Mereka kirim alamat: Jl. Bintara Cipta H.4 H No.67, Bintara, Bekasi Barat,” kata Deden.

Uang lalu diminta ditransfer ke rekening dan dompet digital berbeda. Setelah dana terkirim, kiriman tak pernah tiba dan pelaku sulit dihubungi.

“Mereka memberikan nomor 0895410337824 atas nama Suprihatin, juga rekening Bank Neo 5859457224542525 a.n. Suprihatin. Kemudian saya juga diminta kirim ke DANA 085888711562 a.n. Nuraini,” ungkapnya.

Deden mengaku mencoba menginvestigasi pola yang sama dalam percobaan pembelian kedua masih dari penjual di Marketplace dan kembali diarahkan ke Lalamove. Dia mengaku hampir merugi sampai Rp 5 Juta akibat keberadaan para penipu yang meresahkan ini.

“Saya coba order lagi karena butuh mesin cuci, order kedua pelaku mengirim bukti order aplikasi lalamove atas nama Muhammad Zalaludin dengan mobil van plat B 9007 SCB, kontak 0877-5900-3420, sementara penjual mengirimkan share lokasi di sekitar Success Rent Store, Jl. Swadaya XII, Jakasampurna, Bekasi Barat. Karena polanya sama, saya urungkan transfer,” ucapnya.

Ia menilai ciri-ciri penipuan antara lain harga barang jauh di bawah pasar, pelaku segera meminta nomor telepon untuk melanjutkan komunikasi via WhatsApp, menampilkan “screenshot” order pengiriman dan plat kendaraan untuk meyakinkan, lalu menekan korban agar mentransfer sebelum barang benar-benar bergerak.

“Biasanya di Marketplace, mereka pasang harga relatif murah. Setelah itu minta kontak, kirim bukti order, dan mendesak transfer. Saya yakin modus ini sudah menimbulkan banyak korban,” tegas Deden.

Deden menyatakan akan melaporkan kasus itu ke kepolisian dengan membawa bukti transfer, percakapan WhatsApp, dan rekaman pertemuan.

“Saya akan buat laporan resmi. Total kerugian dan kronologi lengkap akan saya serahkan sebagai barang bukti,” katanya.

Wartawan mencoba menghubungi pihak lalamove, namun hingga berita ini ditulis pihak lalamove masih belum menanggapi.

Ia juga mengingatkan calon pembeli agar tak mengirim uang ke rekening pribadi yang dikirim penjual, memastikan verifikasi identitas pengemudi dan status order langsung di aplikasi resmi, serta menggunakan metode pembayaran aman yang melindungi konsumen.

Laporan: iwanpose

Driver Lalamove Tipu Warga Tangsel Lalamove Rugikan Jutaan Rupiah Modus Driver Lalamove Rugikan Jutaan Rupiah Modus penipuan berkedok pengiriman barang via aplikasi TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleSetuju Mukota IV Kadin Tangsel Ditunda, Marhadi Onta: Panitia Tak Ada Ketegasan
Next Article Nahkodai JMSI Banten, Wahyu Diminta Jaga Karya Jurnalis Demi Kepercayaan Masyarakat
Sulis

Related Posts

Masa Jabatan DPRD 2024-2029 Digugat ke MK, Didorong Diperpanjang Sampai 2031

13 October 2026

OTT di BNPB, KPK: Pihak yang Diamankan Berstatus Terperiksa

13 October 2026

Tersebar 54 Kelurahan, Pilar Saga Pastikan Pelayanan Posbakum Tangsel Gratis

13 October 2026

Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027: Bapemperda Tangsel Ungkap Tiga Usulan Pemkot Ditarik

13 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Hukum

Masa Jabatan DPRD 2024-2029 Digugat ke MK, Didorong Diperpanjang Sampai 2031

By tintaotentik.co13 October 20260

TintaOtentik.Co – Muhammad Zulfan Raghibie, Jaif Saputra, M. Khairu Mamnun, Muhammad Zulfan Raghibie, M. Khairu…

OTT di BNPB, KPK: Pihak yang Diamankan Berstatus Terperiksa

13 October 2026

Tersebar 54 Kelurahan, Pilar Saga Pastikan Pelayanan Posbakum Tangsel Gratis

13 October 2026

Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027: Bapemperda Tangsel Ungkap Tiga Usulan Pemkot Ditarik

13 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.