Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Pilar Tinjau Progres Turap di Pondok Aren, SDABMBK Tangsel Kejar Target Desember 2026

    8 October 2026 No Comments

    Gandeng 75 SD, DLH Tangsel Resmi Mulai Gerakan Pembentukan Sekolah Adiwiyata

    8 October 2026 No Comments

    Indonesia Mulai Diserang Jalur Siber dan Disinformasi

    7 October 2026 No Comments

    Banten ke 26 Tahun, GMNI Banten: Darurat Agraria dan Kesejahteraan Petani

    7 October 2026 No Comments

    Disahkan! RUU Satu Data Atur Standar Keamanan Data, Infrastruktur Kriptografi Hingga Audit Kedaulatan Data

    6 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Internasional»Moratorium PMI ke Arab Saudi Akan Dicabut, Devisa Bisa Capai Rp31 Triliun

Moratorium PMI ke Arab Saudi Akan Dicabut, Devisa Bisa Capai Rp31 Triliun

0
By Irfan Kurniawan on 18 March 2025 Internasional, Nasional

TintaOtentik.co- Presiden Prabowo Subianto mendorong pencabutan moratorium pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) ke Arab Saudi. Menurutnya, kebijakan tersebut menghambat pemasukan devisa ke dalam negeri.

“Karena peluangnya sangat besar, devisa yang kemungkinan masuk dari situ Rp31 triliun. Devisa remitensi yang akan masuk kemungkinan kalau kita bisa menempatkan 600 ribu lebih,” ujar Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding di Jakarta, Jumat, 14 Maret 2025.

Pernyataan tersebut disampaikan Karding usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Karding menjelaskan bahwa moratorium yang telah berlangsung sejak 2015 mengakibatkan lebih dari 25 ribu PMI tetap berangkat ke Arab Saudi secara ilegal setiap tahunnya. Untuk itu, Kementerian P2MI telah menjalin komunikasi dengan Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi guna membahas pembukaan kembali kerja sama pengiriman tenaga kerja.

“Itu yang kami laporkan kepada Pak Presiden dan dalam waktu dekat ini MOU-nya akan ditandatangani di Jeddah,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa di bawah kepemimpinan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS), sistem perlindungan tenaga kerja di Arab Saudi telah mengalami perbaikan signifikan. Para pekerja akan mendapatkan jaminan gaji minimal sebesar 1.500 Riyal Saudi, serta berbagai perlindungan kesehatan, jiwa, dan ketenagakerjaan.

“Lalu kemudian juga ada integrasi data, jadi yang unprocedural otomatis akan masuk datanya nanti dan kita kontrol bersama,” tambahnya.

Cabut moratorium Morotarium PMI Arab Saudi PMI ke Arab Saudi Prabowo Cabut Morotarium
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKelola 5 Titik Parkir, PT Mata Aer Makmurindo Akui Pendapatan Naik
Next Article Starmer Desak Dunia Tak Biarkan Putin Permainkan Gencatan Senjata dengan Ukraina
Irfan Kurniawan

Related Posts

Indonesia Mulai Diserang Jalur Siber dan Disinformasi

7 October 2026

Disahkan! RUU Satu Data Atur Standar Keamanan Data, Infrastruktur Kriptografi Hingga Audit Kedaulatan Data

6 October 2026

RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Perketat PHK dan Pesangon 0,5 Persen Dihapus!

6 October 2026

Garuda Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Tumbangkan Gajah Putih Thailand Lewat Drama Penalti

5 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Pilar Tinjau Progres Turap di Pondok Aren, SDABMBK Tangsel Kejar Target Desember 2026

By tintaotentik.co8 October 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan sejumlah proyek pengendalian banjir di Kecamatan Pondok…

Gandeng 75 SD, DLH Tangsel Resmi Mulai Gerakan Pembentukan Sekolah Adiwiyata

8 October 2026

Indonesia Mulai Diserang Jalur Siber dan Disinformasi

7 October 2026

Banten ke 26 Tahun, GMNI Banten: Darurat Agraria dan Kesejahteraan Petani

7 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.