Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Mendagri dan Mentan Tandatangani SEB, Dorong Daerah Jalankan Swasembada Pangan

    12 October 2026 No Comments

    Danantara Amankan Dividen BUMN untuk Mesin Investasi Nasional

    12 October 2026 No Comments

    Inflasi Naik Jadi 3,28 Persen, Mendagri Desak Pemda Perketat Kendali Harga

    12 October 2026 No Comments

    Perkuat Poros Strategis, Indonesia-Mesir Sepakat Kerja Sama Industri Pertahanan

    12 October 2026 No Comments

    Kemenkeu Gelontorkan TKD Rp599,2 Triliun, Topang Gaji 5,3 Juta ASN

    11 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Regional»Pedagang Keluhkan Pusat Jajan Cordoba BSD Tampak Kumuh

Pedagang Keluhkan Pusat Jajan Cordoba BSD Tampak Kumuh

0
By Irfan Kurniawan on 9 April 2025 Regional

TintaOtentik.Co – Para pengunjung dan penghuni pusat jajan Cordoba mengeluhkan kondisi lingkungan kawasan tersebut yang dinilai kurang terawat dan tertata hingga terlihat tak beraturan dan terkesan kumuh.

Demikian disampaikan beberapa pengunjung dan penghuni pusat jajan yang berada di tengah  permukiman Nusaloka-BSD City.

“Tempat ini sekarang makin rame, tetapi sangat disayangkan kurang dikelola dengan baik. Jadinya kelihatan kotor, dan kurang tertata. Saya lihat WC nya kotor sekali, bau dan gelap seperti gak pernah dibersihkan, ” ujar Acong, salah seorang warga Nusaloka, BSD City.

Sedangkan kata Acong, kalau dikelola dengan rapih tempat ini bisa lebih ramai dan ruko- ruko yang banyak kosong bisa terisi. Dia juga menilai sikap mengelola yang kurang kreatif dalam manata lingkungan Cordoba.

“Saya tidak tahu siapa pengelolanya dan dari pihak mana, apa dari manajemen BSD langsung atau dari pihak RW setempat.Tapi siapapun itu  menurut saya perlu ada evaluasi yang serius jika ingin tempat tersebut bisa lebih rame dan dikelola secara profesional,” ungkap Acong.

Aco menyangkan banyak ruko kosong dan kurang diperhatikan dari aspek promosi sehingga  para pedagang yang ada sering sepi pembeli.

“Ya  yang saya lihat sih tak ada usaha yang serius dari pengelola untuk membuat pusat jajan tersebut makin rame dan menjadi tempat nongkrong yang asyik” terang Acong lagi.

Sementara itu seorang pemilik ruko yang tak mau disebut namanya juga mengeluh. Selain pihak pengelola tak ada perhatian dan usaha untuk membuat pusat jajan Cordoba bisa lebih rame dan tertata rapih bersih, juga pihak pengelola tidak terbuka dalam hal laporan keuangan.

“Padahal saya tiap bulan bayar IPL meskipun ruko saya kosong. Tapi sampai sekarang tak pernah ada laporan keuangan dan rapat koordinasi para pemilik ruko.Saya juga gak tahu susunan pengurus nya siapa saja. Yang saya tahu cuma pak Herman dan Dolog Pasaribu doang,” paparnya.

“Harusnya kan lebih transparan. Minimal ada rapat koordinasi bagaimana menata lingkungan Cordoba biar bisa rapih dan lebih rame lagi terutama untuk meramaikan ruko yang di dalam biar ke isi. Ini pengelola kesannya cuma mikiran tenda dan nambah tenda terus yang di depan doang, yang di belakang gak dipikirin. Apa ngurus tenda itu uangnya lebih gede?!” katanya.

Menurutnya kalau begini terus, sebagai pemilik dan penghuni salah satu ruko Cordoba, ia  mengusulkan agar ada evaluasi kinerja pengelola.

“Kalau perlu ada pergantian pengurus atau pengelola. Ini kan wilayah lingkungan bukan perusahaan (PT), harusnya lebih terbuka soal keuangan,” jelasnya.

Di pihak lain, Andi, warga Pamulang yang berkantor di dekat Cordoba dan sering  makan di Cordoba juga mengeluh selain soal WC yang kotor dan menjijikan juga soal sulitnya parkir mobil. “Apakah di sini tak ada koordinator parkir? Kok kesannya seperti gak ada yang ngurus. Pengelolanya siapa sih?!” tanya kepada media.

Laporan: iwanpose

Cordoba BSD Pedagang Pusat Jajan Cordoba Kumuh Ruko Cordoba BSD TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDishub Tangsel Tambah Bus Sekolah Gratis, Pilar Ingatkan Jangan Dipakai ke Luar Daerah
Next Article Ikuti Konsep Rizal Ramli, Prabowo Bakal Hapus Sistem Kuota Impor
Irfan Kurniawan

Related Posts

Mendagri dan Mentan Tandatangani SEB, Dorong Daerah Jalankan Swasembada Pangan

12 October 2026

Kemenkeu Gelontorkan TKD Rp599,2 Triliun, Topang Gaji 5,3 Juta ASN

11 October 2026

Kemenkeu Minta K/L Percepat Anggaran DAK dengan Catatan Pastikan Kelengkapan Dokumen

11 October 2026

Tak Kantongi Amdal, Fasilitas Bermasalah: Pedagang Pasar Kita Pamulang Minta Ganti Rugi ke Pengembang

10 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Mendagri dan Mentan Tandatangani SEB, Dorong Daerah Jalankan Swasembada Pangan

By Sulis12 October 20260

TintaOtentik.co – Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian resmi menyatukan langkah strategis dengan meneken Surat…

Danantara Amankan Dividen BUMN untuk Mesin Investasi Nasional

12 October 2026

Inflasi Naik Jadi 3,28 Persen, Mendagri Desak Pemda Perketat Kendali Harga

12 October 2026

Perkuat Poros Strategis, Indonesia-Mesir Sepakat Kerja Sama Industri Pertahanan

12 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.