Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Masuk Musim Kemarau, DSDABMBK Tangsel Optimalkan Normalisasi Sungai

    17 July 2026 No Comments

    Tepis Pengadaan Kipas Kopdes Rp1,8 Triliun, Menkop: Bukan di Kementerian Kami

    17 July 2026 No Comments

    Kepala Daerah Kerap Kena OTT, Mendagri: Imbas Gaji Tak Seberapa, Belanja Kampanye Mahal

    17 July 2026 No Comments

    DPR Tercengang Ada Temuan BPK Soal Kemensos Mesti Kembaliin Uang Bansos Rp2 Triliun

    17 July 2026 No Comments

    Menang PTUN, Yayasan Desak Menteri Agama Cabut KMA 1543/2025 Soal Integrasi Yayasan ke UIN Jakarta

    16 July 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Hiburan»Gaya Hidup»Wajib Militer Bagi Anak Bermasalah, Dedi Mulyadi: Targetkan Geng Motor dan Pelaku Tawuran

Wajib Militer Bagi Anak Bermasalah, Dedi Mulyadi: Targetkan Geng Motor dan Pelaku Tawuran

0
By Irfan Kurniawan on 2 May 2025 Gaya Hidup, Hukum, Nasional, Regional

TintaOtentik.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyusun langkah tegas dalam mengatasi maraknya kenakalan remaja, khususnya yang terlibat geng motor dan aksi tawuran antarpelajar. Salah satu kebijakan strategis yang akan segera dijalankan adalah program wajib militer bagi anak-anak yang dinilai bermasalah, terutama mereka yang terjerat tindakan kriminal jalanan.

Rencana ini diungkapkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Menurutnya, permasalahan anak dan remaja yang kerap kali berulang seperti tawuran dan pelanggaran hukum lainnya tak kunjung tuntas meski sudah ditangani dari berbagai sisi. Karena itu, pendekatan baru berbasis pendidikan militer dinilai perlu diterapkan.

“Dari dulu kan kita ini dari dulu ngomongin geng motor enggak selesai-selesai, anak-anak yang mengalami problem di rumah sehingga berdampak tidak sekolah tidak selesai,” ujar Dedi, Senin (28/4/2025).

Melalui program ini, anak-anak yang terlibat kenakalan berat akan menjalani pelatihan dan pembinaan selama setahun di bawah bimbingan TNI dan Polri.

Mereka akan tetap tercatat sebagai siswa aktif di sekolah asal, namun menjalani pendidikan dalam kelas khusus yang disiapkan khusus untuk program ini.
Dedi menyebutkan bahwa beberapa daerah seperti Kota Bandung telah mempersiapkan fasilitas berupa barak untuk pelaksanaan program tersebut.

Pihak Kodam III/Siliwangi juga telah dilibatkan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung.

“Hari ini kita akan merumuskan dengan para bupati, wali kota, nanti anak-anak yang orang tuanya sudah tidak sanggup lagi untuk mendidik akan kita wajib militerkan,” kata Dedi menegaskan.

Ia menjelaskan, pendekatan yang diambil bukan sekadar hukuman, tetapi bertujuan membentuk karakter anak agar lebih bertanggung jawab, disiplin, serta siap kembali ke lingkungan masyarakat secara positif. Anak-anak yang tertangkap tawuran akan langsung ditangani, dengan melibatkan peran serta orang tua.

“Anak yang tawuran di jalan kita akan bawa, nanti saya panggil orang tuanya. Mau gimana sanggup masih mendidik atau kita sekolahkan di sekolah militer di kompleks tentara atau di kompleks polisi. Kita sekolahkan di situ selama 1 tahun, minimalnya 6 bulan sampai dia berubah,” lanjutnya.

Gubernur memastikan bahwa program ini akan dipantau secara ketat guna menjamin tujuan pendidikan tetap tercapai.

Ia optimis langkah ini akan menjadi solusi yang lebih konkret dalam menurunkan angka kenakalan remaja di wilayah Jawa Barat.

Dedi Mulyadi Dedi Mulyadi Terapkan Wajib Militer Dedi Mulyadi Wajib Militer Jabar Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi Kapan wajib militer dilaksanakan Program Wajib Militer Provinsi Jawa Barat TintaOtentik.Co Wajib Militer Wajib Militer Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleTegakkan Keadilan Hukum, Prabowo Tekankan Rencana Kenaikan Gaji Hakim Agar “Tak Bisa Disogok”
Next Article Kado Hardiknas 2025, Prabowo Bakal Perbaiki 11 Ribu Sekolah Tak Layak
Irfan Kurniawan

Related Posts

Masuk Musim Kemarau, DSDABMBK Tangsel Optimalkan Normalisasi Sungai

17 July 2026

Tepis Pengadaan Kipas Kopdes Rp1,8 Triliun, Menkop: Bukan di Kementerian Kami

17 July 2026

Kepala Daerah Kerap Kena OTT, Mendagri: Imbas Gaji Tak Seberapa, Belanja Kampanye Mahal

17 July 2026

DPR Tercengang Ada Temuan BPK Soal Kemensos Mesti Kembaliin Uang Bansos Rp2 Triliun

17 July 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Masuk Musim Kemarau, DSDABMBK Tangsel Optimalkan Normalisasi Sungai

By tintaotentik.co17 July 20260

TintaOtentik.Co – Bagi Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangerang…

 

 

 

 

 

Tepis Pengadaan Kipas Kopdes Rp1,8 Triliun, Menkop: Bukan di Kementerian Kami

17 July 2026

Kepala Daerah Kerap Kena OTT, Mendagri: Imbas Gaji Tak Seberapa, Belanja Kampanye Mahal

17 July 2026

DPR Tercengang Ada Temuan BPK Soal Kemensos Mesti Kembaliin Uang Bansos Rp2 Triliun

17 July 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.