Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional

Mampir ke Tangsel, Bawaslu RI Gelar Diskusi Gerakan Rakyat Sipil Wujudkan Pengawasan Pemilu 2029

0
By Sulis on 31 October 2025 Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia (RI) menggelar kegiatan diskusi bertema “Penguatan Demokrasi: Konsolidasi Gerakan Masyarakat Sipil Mewujudkan Sinergi Pengawasan Pemilu 2029”, di salah satu restoran kawasan Serpong, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan ini menjadi ruang  strategis bagi berbagai organisasi masyarakat sipil untuk memberikan pandangan, gagasan, dan kritik konstruktif dalam upaya memperkuat demokrasi Indonesia menjelang Pemilu 2029.

Diskusi tersebut dihadiri oleh perwakilan organisasi masyarakat sipil (OMS), akademisi, aktivis pemilu, hingga lembaga pemerhati demokrasi yang selama ini  turut berperan dalam proses pengawasan dan pendidikan politik.

Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi lintas elemen masyarakat dalam menjaga integritas pemilu.

Anggota Bawaslu RI, Toto Haryono dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan  ini bertujuan untuk merangsang kembali semangat partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemilu.

Menurutnya, pengawasan partisipatif tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga resmi seperti Bawaslu, tetapi juga merupakan gerakan moral masyarakat sipil untuk menegakkan keadilan pemilu.

“Diskusi ini kami harapkan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat masyarakat sipil agar aktif terlibat dalam pengawasan Pemilu 2029. Demokrasi tidak akan sehat tanpa partisipasi masyarakat,” ujar Tito.

Tito menegaskan, bahwa pengawasan pemilu bukan hanya dilakukan pada saat tahapan kampanye atau pencoblosan, tetapi harus dimulai jauh sebelum itu sejak tahapan perencanaan, penyusunan regulasi, hingga proses rekapitulasi hasil.

“Keterlibatan masyarakat sipil sangat penting untuk menekan potensi pelanggaran dan memastikan proses berjalan transparan,” tambahnya.

Sementara, Anggota Bawaslu Provinsi Banten, Ade Wahyu Hidayat dalam sesi tanggapan mengatakan, bahwa penguatan sinergi antara masyarakat sipil dan lembaga pengawas pemilu harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan.

Ia menilai, sinergi ini menjadi kunci dalam menciptakan pengawasan yang efektif dan independen.

“Bawaslu tidak bisa bekerja sendirian. Kami butuh dukungan dan keterlibatan aktif dari berbagai elemen masyarakat sipil, baik dalam bentuk advokasi, pendidikan pemilih, maupun pengawasan berbasis komunitas,” ungkap Ade.

Sementara, Prof. Marihot War Siahaan, akademisi yang hadir sebagai narasumber menyoroti pentingnya penerimaan terhadap aturan dan hasil pemilu sebagai bagian dari proses konsolidasi demokrasi.

Menurutnya, demokrasi akan kokoh jika semua pihak baik peserta, penyelenggara, maupun masyarakat memiliki kesadaran untuk tunduk pada hukum dan regulasi yang telah disepakati bersama.

“Ketika semua pihak dapat menerima aturan dan mekanisme yang berlaku, maka di situlah konsolidasi demokrasi terjadi. Demokrasi tidak akan tumbuh dalam ruang yang dipenuhi kecurigaan dan ketidakpatuhan
terhadap hukum,” tegas Marihot.

Selain itu, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno dalam paparannya menyampaikan, bahwa jaringan organisasi masyarakat sipil harus memperkuat solidaritas dan kesatuan gerak.

Menurutnya, berbagai kelompok seperti KontraS, lembaga sosial politik, dan komunitas pemantau pemilu perlu memperkuat koordinasi agar dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengawasan dan pendidikan politik.

“Gerakan masyarakat sipil  harus solid. Hanya dengan solidaritas dan konsistensi, kita bisa mewujudkan demokrasi yang lebih matang dan berkualitas,” kata Adi.

Adi juga menekankan, perlunya peningkatan kesadaran politik di tingkat akar rumput. Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya menjaga integritas pemilu, sehingga rawan dimobilisasi oleh kepentingan politik jangka pendek.

“Kita perlu meningkatkan kesadaran politik warga agar mereka menjadi subjek aktif, bukan sekadar objek politik,” pungkasnya.

Laporan: iwanpose

bawaslu Bawaslu Banten Bawaslu Banten Dorong Konsolidasi Bawaslu Banten Gelar Diskusi Bawaslu RI Bawaslu RI Dorong Konsolidasi Bawaslu RI Gelar Diskusi Kota tangsel Tangsel TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleOJK Minta Kebijakan Penghapusan Piutang UMKM Diberlakukan Kembali, Kenapa?
Next Article Waka Komisi III DPR Rano Alfath Berpesan Terhadap Guru, Pengabdian Harus Berpijak Nilai Kemanusiaan
Sulis

Related Posts

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

By tintaotentik.co14 April 20260

TintaOtentik.Co – Sektor transportasi perkeretaapian bersiap menembus ambang baru dalam penggunaan energi bersih. Pemerintah menjadwalkan…

 

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.