Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

    18 April 2026 No Comments

    Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

    17 April 2026 No Comments

    Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

    17 April 2026 No Comments

    Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

    17 April 2026 No Comments

    IMF-World Bank Nilai Indonesia Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Abaikan Prinsip Fiskal

    17 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Hukum

Kasus Bullying Siswa di Tangsel, Wakil Ketua DPRD Banten Yudi Meminta Langkah Konkret Pemkot

0
By Sulis on 12 November 2025 Hukum, Regional, Sosial Budaya

TintaOtentik.Co – Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo menyoroti maraknya  kasus perundungan di lingkungan pendidikan, yang baru-baru ini terjadi kasus perundungan di salah satu SMP Negeri di Kota Tangsel yang mengakibatkan satu siswa luka serius.

Menurut Yudi, kasus perundungan tidak bisa lagi dipandang sebagai bagian dari kenakalan anak-anak atau sekadar masalah pertemanan. Ia tegaskan, bahwa perilaku perundungan meninggalkan dampak psikologis mendalam dan dapat merusak kepercayaan diri serta masa depan anak yang menjadi korban.

“Bullying bukan sekadar kenakalan anak, tapi ancaman serius bagi masa depan anak-anak kita,” terang Yudi yang juga politisi Gerindra, dikutip Rabu, (11/11/2025).

Yudi menilai, sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh empati bagi seluruh peserta didik. Sekolah, kata dia, tidak boleh berubah menjadi ruang yang menumbuhkan ketakutan, tekanan sosial, atau luka batin bagi anak-anak.

“Sekolah harus jadi ruang aman dan penuh empati, bukan tempat lahirnya luka. Saya berharap kita semua di Tangsel berkomitmen memperkuat pendidikan karakter dan pengawasan agar tidak ada lagi anak yang merasa sendirian,” tegasnya.

Untuk mencegah terjadinya perundungan di sekolah, Yudi mendorong adanya langkah konkret dari berbagai pihak, terutama institusi pendidikan dan pemerintah daerah, khususnya Pemkot Tangsel.

Salah satu langkah utama yang disarankannya adalah memastikan setiap sekolah memiliki sistem pencegahan dan penanganan bullying yang jelas dan terukur.

“Langkah konkretnya, pertama kita dorong setiap sekolah di Tangsel untuk punya sistem pencegahan dan penanganan bullying yang jelas, mulai dari pelaporan yang aman, pendampingan konselor, sampai pembinaan karakter di kelas,” ungkap Yudi.

Selain itu, keterlibatan semua unsur pendidikan mulai dari guru, orang tua, hingga siswa juga dinilai sangat penting.

Yudi menekankan, pentingnya membangun kesadaran bersama melalui kampanye anti-bullying yang berkelanjutan.

“Kedua, kita libatkan guru, orang tua, dan siswa dalam kampanye anti-bullying agar semua sadar bahaya dan dampaknya,” ujarnya.

Yudi menambahkan, budaya sekolah yang sehat harus dibangun dengan prinsip saling menghargai dan menghormati perbedaan. Sekolah yang mampu menciptakan lingkungan inklusif diyakininya akan menekan potensi munculnya perilaku perundungan.

“Yang terpenting, kita bangun budaya sekolah yang menghargai, bukan menghakimi, supaya setiap anak merasa diterima dan terlindungi,” lanjutnya.

Dia mengajak Dinas Pendidikan untuk memperkuat pengawasan dan menyediakan layanan konseling di setiap sekolah.

Menurutnya, pencegahan yang
efektif harus dimulai dari edukasi dan deteksi dini terhadap perilaku agresif di lingkungan
sekolah.

Ia menegaskan, bahwa penanganan kasus perundungan bukan hanya tanggung jawab pihak sekolah, tetapi merupakan kerja bersama antara pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat.

“Kita harus bergandengan tangan melawan bullying. Jika dibiarkan, kita sedang membiarkan generasi kita tumbuh dengan luka dan rasa takut,” tutupnya.

Kondisi Korban Bullying SMPN 19 Tangsel Semakin Menurun Tak Bisa Fokus

Diketahui sebelumnya  Persitiwa perundungan heboh di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Perundungan dialami satu satu siswa SMP Negeri 19 Kota Tangsel dan kini kondisi kesehatannya makin memburuk hingga harus mendapatkan perawat intensif di rumah sakit.

Aksi perundungan itu dialami oleh salah satu siswa laki-laki warga Ciater Kecamatan Serpong kelas VII. Terduka pelakunya, disebut merupakan teman satu kelasnya.

Ibu korban, N mengaku, terkejut ketika mengetahui anaknya menjadi korban perundungan. Hal itu mencuat setelah diirnya curiga lantaran saat berjalan, anaknya tidak fokus dan sering menabrak pintu.

“Saya tanya ke anaknya ‘kenapa bang, kok jalannya kejedot-kejedot gitu?’, kata dia ‘Tapi emak jangan nyesel, jangan kaget. Aku dipukul sama temen aku, dipukul di kepala,” ujarnya ketika wawancara di kediamannya, Senin, (10/11/2025).

N mengatakan, anaknya jadi korban perundungan dari temannya dan mendapat aksi kekesaran pada 20 Oktober 2025.

“Dipukul pakai bangku besi dibagian ubun-ubun kepala,” jelasnya.

Setelah mendapati informasi perundungan itu, N dan keluarga pun mengkonfirmasi ke pihak sekolah untuk meminta keterangan atas kejadian perundungan yang dialami korban.

Pihak sekolah, kata N, kemudian berupaya mengkonfirmasi dan menelusuri kejadian tersebut kepada terduga pelaku. Dari informasi yang didapat, bahwa korban dipukul dengan kursi besi oleh temannya ketika korban hendak mengambil pulpen yang jatuh saat dirinya menulis.

“Dia lagi nulis, pulpennya jatuh. Pas bangun, langsung (dipukul-red),” ungkapnya.

Akibat perundungan itu, N menyebut kesehatan anaknya mulai menurun. Bahkan, mata bagian kanannya tak lagi bisa fokus. Pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan di salah satu rumah sakit swasta di Tangsel.

Hasilnya, kata N, terdapat kerusakan pada saraf halus yang diduga salah satunya disebabkan akibat hantaman benda keras paska aksi perundungan di ruang kelas itu.

Laporan: iwanpose

Kasus Bullying Siswa di Tangsel Kasus Bullying SMPN 19 Kota Tangsel Kasus Bullying SMPN 19 Tangsel Kasus Perundungan di SMPN 19 Tangsel Korban Bullying SMPN 19 Tangsel Korban Perundungan SMPN 19 Tangsel Kota tangsel Sekolah SMP Negeri di Tangsel Tangsel TintaOtentik TintaOtentik.Co Waka DPRD Banten Yudi Waka DPRD Banten Yudi Budi Wibowo Wakil Ketua DPRD Banten Yudi Wakil Ketua DPRD Banten Yudi Budi Wibowo Wakil Ketua DPRD Banten Yudi Meminta Langkah Konkret Institusi
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleMenteri Ara Minta James Riady Sediakan Apartemen untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Next Article Sambangi DPRD Tangsel, Pedagang Pasar Serpong Menolak Relokasi di Belakang Pasar
Sulis

Related Posts

Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

18 April 2026

Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

17 April 2026

Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

17 April 2026

Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

17 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

By tintaotentik.co18 April 20260

TintaOtentik.Co – Kabar terbaru datang bagi para pengguna kendaraan bermesin performa tinggi dan diesel modern.…

 

Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

17 April 2026

Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

17 April 2026

Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

17 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.