Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Dugaan Oknum “Bekingi” PKL Pasar Serpong, Pilar Saga: Kita Sanksi Berat!

    7 April 2026 No Comments

    Fasilitas Puskesmas dan RSU di Tangsel Jangan Sampe Jadi Pilihan Terakhir Masyarakat, Kenapa?

    6 April 2026 No Comments

    Bongkar Celah Korupsi, LKPP Tekankan Wajib Negosiasi Harga di E-Katalog

    6 April 2026 No Comments

    Purbaya Bingung: Menterinya Saya, Tapi Orang Kemenkeu Sendiri Isukan APBN Sisa 2 Minggu

    6 April 2026 No Comments

    Utang Koperasi Merah Putih Dibayar oleh APBN, Aset Resmi Jadi Milik Negara

    6 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Hukum

Hiruk Pikuk Mukota IV Kadin Tangsel, Kemal Pasha: Kocok Ulang! dan Gelar Pendaftaran Baru!

0
By Sulis on 27 November 2025 Hukum, Regional

TintaOtentik.Co – Mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangsel, Kemal Pasha, turut menanggapi polemik dinamika Musyawarah Kota (Mukota) ke IV Kadin Tangsel.

Kemal menyampaikan saya melihat kondisi dinamika Mukota IV Kadin Tangsel ini memang cukup rumit yah, bisa dikatakan cukup ruwet.

“Karna ruwet ini perlu ada satu langkah yang revolusioner. Kalo memang ini kusut dan sebagainya yasudah dihapuskan ajah proses proses kemarin, dan buka pendaftaran baru,” ujar Kemal Pasha, kepada TintaOtentik.Co, Kamis, (27/11/2025).

Lanjut Kemal, kalo memang yang dirasakan dari Kadin Provinsi Banten dianggep mungkin belom memenuhi keinginan semua pihak atau ada yang tidak puas, dilempar saja ke Kadin Indonesia.

“Kadin Indonesia yang mengambil alih untuk menyelenggarakan atau meminta arahan dari pusat. Sebab kalo tidak begitu, tidak akan selesai selesai dan ini harus ada suatu proses daftar ulang atau istilahnya kocok ulang yah,” kata Kemal.

Barang kali, sambung Kemal, nanti dengan begitu akan muncul calon-calon baru. Berikutnya adalah hambatan untuk menjadi peserta baru, itu pun harus dikurangi. Contohnya dengan biaya pendaftaran yang sangat fantastis, saya rasa itu menjadi suatu hambatan.

“Sehingga tidak muncul calon-calon yang lain. Sebut ajah misalnya, ada calon dari UMKM boleh juga yang ingin mendaftar dengan biaya yang terjangkau mungkin,” terang Kemal.

Toh, ucap Kemal, penyelenggaraan kemarin bisa dinilai kira-kira habisnya berapa Mukota IV yang ditunda, dan sebetulnya Mukota tidak muluk harus di hotel mewah, apalagi gengsi-gengsian.

“Meski pun, pasti semua ada resikonya ketika dikocong ulang. Saya engga tahu juga. Karna ini semuanya ada konsekuensi, ada dampaknya, dan lain-lainnya,” tutur Kemal.

Namun, lanjut Kemal kembali, balik lagi kedua calon saat ini yang mencalonkan sebagai calon Ketua Kadin Tangsel. Apabila kedua calon mengikhlaskan untuk kocok ulang saya rasa sebagai suatu hal yang baik, agar bisa diselenggarakan sesuai standar AD/ART nya yang sudah dikeluarkan oleh Kadin Pusat.

Ketika ditanya bagaimana tanggapan Kemal Pasha, apabila ada gugatan hukum dalam proses dinamika Mukota IV Kadin Tangsel dan tergeristrasi di Pengadilan Negeri (PN), apakah penyelenggaraan Mukota Tangsel di tanggal 30 November 2025 dapat berjalan? Kemal jawab, Kendati jika memang sudah ada gugatan, hasil apapun nantinya diduga atau kemungkinan tidak sah akan menjadi besar.

“Sebab politiknya akan makin ruwet lagi ajah,” jawab Kemal.

Menurut Kemal pun, langkah tim Arnovi yang mengajukan gugatan Mukota IV ke pengadilan, selagi tidak ada jalan keluar, pengadilan lah tempat mengadu, tempat meminta keadilan dan itu sudah menjadi langkah yang normatif harus dilakukan.

Laporan: iwanpose

Hiruk Pikuk Mukota IV Kadin Tangsel KADIN Kota Tangsel KADIN Tangsel Mantan Ketua Kadin Tangsel Kemal Pasha Mukota IV KADIN Tangsel Mukota Kadin Tangsel TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleBanyak OPD Tak Berkorelasi Positif, Revisi UU Pemda Diminta Optimalkan Outcome untuk Kesejahteraan Rakyat
Next Article Pengusaha Muda Bimo Geram, Mukota IV Kadin Tangsel Dinilai Tabrak Aturan!
Sulis

Related Posts

Dugaan Oknum “Bekingi” PKL Pasar Serpong, Pilar Saga: Kita Sanksi Berat!

7 April 2026

Fasilitas Puskesmas dan RSU di Tangsel Jangan Sampe Jadi Pilihan Terakhir Masyarakat, Kenapa?

6 April 2026

Bongkar Celah Korupsi, LKPP Tekankan Wajib Negosiasi Harga di E-Katalog

6 April 2026

Utang Koperasi Merah Putih Dibayar oleh APBN, Aset Resmi Jadi Milik Negara

6 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Dugaan Oknum “Bekingi” PKL Pasar Serpong, Pilar Saga: Kita Sanksi Berat!

By tintaotentik.co7 April 20260

TintaOtentik.Co – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, merespons pedas isu adanya keterlibatan…

Fasilitas Puskesmas dan RSU di Tangsel Jangan Sampe Jadi Pilihan Terakhir Masyarakat, Kenapa?

6 April 2026

Bongkar Celah Korupsi, LKPP Tekankan Wajib Negosiasi Harga di E-Katalog

6 April 2026

Purbaya Bingung: Menterinya Saya, Tapi Orang Kemenkeu Sendiri Isukan APBN Sisa 2 Minggu

6 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.