Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

    18 April 2026 No Comments

    Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

    17 April 2026 No Comments

    Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

    17 April 2026 No Comments

    Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

    17 April 2026 No Comments

    IMF-World Bank Nilai Indonesia Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Abaikan Prinsip Fiskal

    17 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Hukum

OTT KPK Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Ditangkap Bersama Ajudannya

0
By Irfan Kurniawan on 3 March 2026 Hukum, Regional

TintaOtentik.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi senyap. Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

Dalam operasi tersebut, tim penyidik tidak hanya mengamankan sang bupati, tetapi juga memboyong ajudan dan sosok yang diduga sebagai orang kepercayaannya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa setelah diamankan di Jawa Tengah, para pihak tersebut segera dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Para pihak diamankan di wilayah Semarang, kemudian pada pagi hari ini ketiga pihak dimaksud langsung dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Setibanya di markas lembaga antirasuah sekitar pukul 10.22 WIB, Fadia beserta dua orang lainnya terlihat memasuki gedung melalui akses pintu belakang, sebuah prosedur yang cukup berbeda dari biasanya. Hingga saat ini, ketiganya tengah menjalani interogasi intensif oleh tim penyidik.

Budi mengungkapkan bahwa operasi ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Meski demikian, KPK masih terus mengembangkan kasus ini dan memburu pihak-pihak lain yang diduga terlibat.

“Kami juga mengimbau agar para pihak-pihak dimaksud bisa kooperatif sehingga dapat membantu dalam proses penanganan perkara ini, sehingga jalannya proses penanganan perkara yang saat ini ada di tahap penyelidikan bisa berjalan secara efektif,” tegas Budi.

Intip Kekayaan Fantastis Fadia Arafiq: Total Rp85,6 Miliar

Di tengah kasus hukum yang menjeratnya, profil kekayaan Fadia Arafiq turut menjadi sorotan publik. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya pada 30 Maret 2025, Fadia tercatat memiliki kekayaan bersih mencapai Rp85,6 miliar.

Mayoritas hartanya terkumpul dalam bentuk aset tidak bergerak. Ia memiliki 26 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai wilayah strategis seperti Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Semarang, Bogor, Depok, hingga Bali (Badung), dengan total nilai mencapai Rp74,29 miliar. Beberapa aset menonjolnya antara lain lahan di Bogor senilai Rp10 miliar dan properti di Semarang seharga Rp7 miliar.

Selain properti, garasi sang bupati dihiasi oleh dua kendaraan mewah, yakni Mobil Hyundai Minibus (2013) dan Toyota Alphard (2018) dengan taksiran nilai gabungan Rp1,18 miliar. Kekayaan lainnya meliputi:

  • Harta Bergerak Lainnya: Rp3,02 miliar.
  • Kas dan Setara Kas: Rp10,33 miliar.
  • Tanggungan Utang: Rp3,2 miliar.

Dengan akumulasi seluruh aset tersebut, total kekayaan Bupati Pekalongan ini mencapai Rp85.623.500.000. Saat ini, publik menanti kelanjutan status hukum Fadia setelah pemeriksaan 1×24 jam yang dilakukan oleh penyidik KPK selesai.

Budi Prasetya Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kasus korupsi Kasus Korupsi Pengadaan KPK OTT KPK OTT KPK Bupati Pekalongan Pekalongan TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleIngin Sampaikan Update Situasi Geopolitik, Prabowo Undang Tokoh dan Mantan Presiden
Next Article Stok BBM Nasional Dipastikan Aman, Pemerintah Lakukan Antisipasi Efek Konflik Timur Tengah
Irfan Kurniawan

Related Posts

Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

18 April 2026

Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

17 April 2026

Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

17 April 2026

Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

17 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

By tintaotentik.co18 April 20260

TintaOtentik.Co – Kabar terbaru datang bagi para pengguna kendaraan bermesin performa tinggi dan diesel modern.…

 

Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

17 April 2026

Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

17 April 2026

Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

17 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.