Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Disemprot Dewan Julham Firdaus, Pabrik Es Kristal Buaran Akhirnya Sepakati Solusi dan Temui Warga

    24 July 2026 No Comments

    Soroti Tingginya Kekerasan Anak di Tangsel, Fraksi PDIP Tangsel Kaji Pembentukan KPAD

    24 July 2026 No Comments

    Skandal Hutan Kuansing, KPK Endus Setoran 46.500 Dolar ke Raja Juli

    24 July 2026 No Comments

    Coret Anak Orang Kaya dari MBG, Menkeu Tunggu Skema Teknis Badan Gizi Nasional

    24 July 2026 No Comments

    Ketauan Tarik Pajak Rumah MBR, Mendagri Ancam Pidanakan Pemda

    24 July 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Coret Anak Orang Kaya dari MBG, Menkeu Tunggu Skema Teknis Badan Gizi Nasional
Menkeu Purbaya Katakan Coret Anak Kaya dapat MBG Sebagai Langkah Irit APBN (Foto: Istimewa)

Coret Anak Orang Kaya dari MBG, Menkeu Tunggu Skema Teknis Badan Gizi Nasional

0
By Sulis on 24 July 2026 Ekonomi, Gaya Hidup, Nasional

TintaOtentik.co – Wacana pengecualian anak-anak dari kelompok keluarga mampu (desil atas) sebagai penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian menguat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai opsi memangkas kuota penerima dari golongan kaya berpotensi besar memberi celah penghematan bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Meskipun menyambut baik peluang efisiensi tersebut, Purbaya menegaskan bahwa otoritas teknis dan skema seleksi sepenuhnya berada di tangan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Saya tidak tahu detailnya seperti apa, saya harus tanya ke Kepala BGN bagaimana prosedurnya. Itu kan mereka yang kendalikan sepenuhnya,” tegas Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Purbaya mengestimasi, opsi pengecualian ini kemungkinan besar menyasar sekolah-sekolah swasta elite atau lembaga pendidikan yang didominasi oleh keluarga berada.

“Kalau anak orang kaya berarti sekolah yang bagus-bagus, kaya-kaya. Mungkin nanti kalau meka bilang mereka tidak mau, ya sudah,” tuturnya.

Mengenai wacana spesifik eliminasi kelompok masyarakat kelas atas, khususnya kategori desil 8 hingga 10 dari daftar sasaran MBG, Purbaya mengaku Kemenkeu masih menunggu hitung-hitungan resmi dan basis data dari BGN.

Ia menekankan bahwa pengurangan jumlah sasaran ini murni sebuah bentuk penghematan anggaran belanja negara, bukan pemotongan paksa terhadap alokasi program prioritas.

“Pasti ada kurang [anggarannya], penghematan lah, bukan pemotongan. Tapi tergantung mereka [BGN] gimana teknisnya nanti,” tutup Purbaya.

Langkah BGN menyeleksi ulang sasaran penerima MBG sejatinya sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kunjungannya ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Leato Selatan, Gorontalo, medio Mei lalu, Prabowo menegaskan bahwa program MBG pada dasarnya difokuskan untuk sekolah dan siswa yang benar-benar membutuhkan, tanpa ada unsur pemaksaan bagi kelompok mampu.

“Tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita berikan MBG. Yang tidak perlu enggak apa-apa. Kalau anak-anak orang kaya enggak perlu, enggak apa-apa. Tidak dipaksa. Kita ingin anak-anak kita kuat, anak-anak kita semangat, pintar, rajin belajar,” tegas Prabowo, Jumat (10/5/2026).

Saat ini BGN tengah menguji kelayakan wacana tersebut demi mendorong azas ketepatan sasaran.

Wakil Kepala BGN, Trenggono, membenarkan bahwa formulasi batasan ekonomi penerima sedang dimatangkan.

Ia menargetkan proses kajian teknis, baik penetapan indikator desil ekonomi maupun kategorisasi sekolah dapat tuntas dalam kurun satu bulan ke depan berbarengan dengan pembenahan menyeluruh tata kelola MBG.

Anak Mampu Tak Dapat MBG Anak Orang Kaya Tak Dapat MBG anggaran MBG badan gizi nasional Berita Ekonomi Nasional BGN Desil Ekonomi Efisiensi APBN Makan bergizi gratis mbg Menteri Keuangan Prabowo Subianto Program MBG purbaya yudhi sadewa Sasaran MBG Target MBG TintaOtentik
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKetauan Tarik Pajak Rumah MBR, Mendagri Ancam Pidanakan Pemda
Next Article Skandal Hutan Kuansing, KPK Endus Setoran 46.500 Dolar ke Raja Juli
Sulis

Related Posts

Disemprot Dewan Julham Firdaus, Pabrik Es Kristal Buaran Akhirnya Sepakati Solusi dan Temui Warga

24 July 2026

Soroti Tingginya Kekerasan Anak di Tangsel, Fraksi PDIP Tangsel Kaji Pembentukan KPAD

24 July 2026

Skandal Hutan Kuansing, KPK Endus Setoran 46.500 Dolar ke Raja Juli

24 July 2026

Ketauan Tarik Pajak Rumah MBR, Mendagri Ancam Pidanakan Pemda

24 July 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Disemprot Dewan Julham Firdaus, Pabrik Es Kristal Buaran Akhirnya Sepakati Solusi dan Temui Warga

By tintaotentik.co24 July 20260

TintaOtentik.Co – Pemilik pabrik pengolahan es kristal di Kampung Jati, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota…

 

 

 

 

 

Soroti Tingginya Kekerasan Anak di Tangsel, Fraksi PDIP Tangsel Kaji Pembentukan KPAD

24 July 2026

Skandal Hutan Kuansing, KPK Endus Setoran 46.500 Dolar ke Raja Juli

24 July 2026

Coret Anak Orang Kaya dari MBG, Menkeu Tunggu Skema Teknis Badan Gizi Nasional

24 July 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.