Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    APBD Terkoreksi 550 Miliar, Pemkot Tangsel Pangkas Dana Hibah 2026

    27 March 2026 No Comments

    Strategi Transformasi Logistik Nasional 2027: Integrasi KAI Logistik dan Moda Trucking

    27 March 2026 No Comments

    Ekonom Sebut 2 Bulan Kedepan Indonesia Resesi, Purbaya: Jangan Tebar Ketakutan Masyarakat

    27 March 2026 No Comments

    Optimalisasi Anggaran, Kemensos-Kemendagri Bakal Penghematan BBM dan Perjalanan Dinas

    27 March 2026 No Comments

    Catat! Pemkot Tangsel Bakal Gelar Musrenbang Pemuda yang Dihadiri 48 Undangan

    27 March 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Politik
Pemkot Tangsel Pangkas Dana Hibah 2026 (FOTO: Dok/Istimewa)

APBD Terkoreksi 550 Miliar, Pemkot Tangsel Pangkas Dana Hibah 2026

0
By tintaotentik.co on 27 March 2026 Politik, Regional

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota (Penkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan pemangkasan besar-besaran anggaran hibah pada tahun 2026.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, kebijakan ini diambil sebagai dampak berkurangnya transfer keuangan dari pemerintah pusat dan provinsi.

“Kebijakan ini imbas dari koreksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel sebesar Rp550 miliar akibat berkurangnya transfer dari pemerintah pusat dan provinsi,” ujar Benyamin, Jumat (27/3).

Ia mengakui sebagian besar hibah pada 2026 belum dapat direalisasikan. Bahkan, menurutnya, sekitar 80 persen hibah untuk lembaga keagamaan dan masyarakat terpaksa ditiadakan.

Meski demikian, beberapa hibah tetap diberikan untuk kegiatan yang tidak dapat ditunda, seperti KONI yang memiliki agenda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), serta LPTQ dan kegiatan strategis lainnya.

Benyamin berharap kondisi keuangan daerah dapat kembali stabil pada 2027, sehingga alokasi hibah dapat kembali diberikan secara normal kepada masyarakat dan berbagai lembaga.

Berdasarkan data Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Tangsel, total anggaran hibah pada 2026 hanya mencapai sekitar Rp59 miliar dan disalurkan kepada 19 entitas.

Angka tersebut menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp72 miliar dengan penerima sebanyak 109 entitas.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Tangsel, Rizkiyah, menegaskan, bahwa hibah tidak dihapus, melainkan mengalami penyesuaian akibat keterbatasan anggaran daerah.

“Bukan ditiadakan, tetapi memang di-drop karena ada penyesuaian akibat pengurangan transfer keuangan dari pusat ke daerah,” ujarnya, Jumat 27 Maret 2026.

Ia menjelaskan, hibah yang tetap diberikan adalah yang memiliki dasar peraturan perundang-undangan, seperti untuk KONI, PMI, LPTQ, BWI, dan MUI.

Sementara hibah yang bersifat langsung kepada masyarakat, seperti bantuan pembangunan rumah ibadah dan kegiatan sosial lainnya, untuk sementara dikurangi.

Secara khusus, pada Bagian Kesra, penyaluran hibah juga mengalami penurunan signifikan. Jika pada 2025 mencapai sekitar Rp25 miliar untuk 58 entitas, maka pada 2026 hanya sekitar Rp6,8 miliar untuk lima entitas, yakni LPTQ, MUI, BWI, Baznas, dan satu masjid.

Rizkiyah menuturkan, secara keseluruhan penyaluran hibah dilakukan melalui berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai bidang masing-masing. Misalnya, PMI melalui Dinas Kesehatan, KONI melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta FKUB melalui Badan Kesbangpol.

Terkait usulan hibah yang belum terealisasi tahun ini, Pemkot memastikan akan memprioritaskannya pada tahun anggaran berikutnya.

“Pengajuan yang tahun ini tertunda akan kita dorong di 2027, tentu dengan melihat kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.

Laporan: irfan

Anggaran Hibah Kota Tangsel Anggaran Hibah Tangsel apbd tangsel APBD Terkoreksi 550 Miliar Dana Hibah Kota Tangsel Danah Hibah Tangsel Hibah BWI Tangsel Hibah KONI Tangsel Hibah LPTQ Tangsel Hibah MUI Tangsel Hibah Pemkot Tangsel Hibah PMI Tangsel Pemkot tangsel Pemkot Tangsel Pangkas Dana Hibah 2026 TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleStrategi Transformasi Logistik Nasional 2027: Integrasi KAI Logistik dan Moda Trucking
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Strategi Transformasi Logistik Nasional 2027: Integrasi KAI Logistik dan Moda Trucking

27 March 2026

Ekonom Sebut 2 Bulan Kedepan Indonesia Resesi, Purbaya: Jangan Tebar Ketakutan Masyarakat

27 March 2026

Optimalisasi Anggaran, Kemensos-Kemendagri Bakal Penghematan BBM dan Perjalanan Dinas

27 March 2026

Catat! Pemkot Tangsel Bakal Gelar Musrenbang Pemuda yang Dihadiri 48 Undangan

27 March 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

APBD Terkoreksi 550 Miliar, Pemkot Tangsel Pangkas Dana Hibah 2026

By tintaotentik.co27 March 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota (Penkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan pemangkasan besar-besaran anggaran hibah pada tahun…

Strategi Transformasi Logistik Nasional 2027: Integrasi KAI Logistik dan Moda Trucking

27 March 2026

Ekonom Sebut 2 Bulan Kedepan Indonesia Resesi, Purbaya: Jangan Tebar Ketakutan Masyarakat

27 March 2026

Optimalisasi Anggaran, Kemensos-Kemendagri Bakal Penghematan BBM dan Perjalanan Dinas

27 March 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.