Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Usul Raperda Jamsostek, Fraksi PDIP Tangsel Singgung Perwal 6/2025 Masih Perlu Diperkuat

    5 June 2026 No Comments

    Dugaan Korupsi Dana Reses DPRD Bali, Aliansi Mahasiswa Gedor Kejagung-Polri-KPK

    5 June 2026 No Comments

    Kantah Tangsel Ajak Masyarakat Jangan Segan Lapor Jika Ada Pungli di BPN

    5 June 2026 No Comments

    Menteri UMKM: PPh 0,5% Khusus Wajib Pajak dengan Omzet Rp4,8 Miliar Per Tahun

    5 June 2026 No Comments

    Kurangi Ketergantungan Dolar AS, BI Dorong Penguatan Uang Lokal Via LCT

    5 June 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional
Aliansi Mahasiswa Bali Gedor Kejagung-Polri-KPK Dugaan Kasus Dama Reses DPRD Bali (FOTO: Dok/Istimewa.)

Dugaan Korupsi Dana Reses DPRD Bali, Aliansi Mahasiswa Gedor Kejagung-Polri-KPK

0
By Sulis on 5 June 2026 Nasional, Hukum, Politik, Regional

TintaOtentik.co – Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Bali menggelar aksi unjuk rasa maraton dengan mendatangi tiga instansi penegak hukum sekaligus, yakni Kejaksaan Agung RI, Mabes Polri, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (5/6/2026).

Massa aksi secara tegas mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dugaan penyimpangan anggaran reses yang menyeret nama Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih.

Langkah ini diambil menyusul mencuatnya berbagai indikasi serta dugaan penyelewengan dana reses oleh sang ketua komisi, yang memicu gelombang keresahan dan kemarahan di tengah masyarakat Bali.

Anggaran yang mulanya dialokasikan sebagai instrumen penyerapan aspirasi konstituen diduga kuat telah melenceng untuk membiayai kepentingan pribadi.

Koordinator aksi, Irfansyah, menegaskan bahwa tindakan lancung ini bukan sekadar urusan kerugian finansial negara belaka, melainkan bentuk pemasungan terhadap hak-hak politik rakyat daerah.

“Penyelewengan dana reses yang dilakukan oleh Agung Bagus Pratiksa Linggih sebagai ketua komisi II DPRD Provinsi Bali ini selain merupakan perampasan uang rakyat, tapi juga merupakan perampasan hak rakyat untuk menyampaikan aspirasinya,” ujar Irfansyah di sela-sela aksi.

Irfansyah menyayangkan penggunaan anggaran negara yang dinilai dilakukan secara serampangan.

Padahal, dana reses memegang peranan krusial bagi keberlangsungan kinerja fungsionaris dewan dalam menjaring keluh kesah masyarakat di akar rumput.

“Dana reses ini kan seharusnya menjadi bahan bakar dalam menyerap aspirasi dan keresahan masyarakat, dengan penyelewengan yang dilakukan Agung Pratiksa, ini benar-benar mengkhianati rakyat bahkan negara,” cetus Irfansyah menambahkan.

Dalam materi aksinya, Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Bali juga mengungkit kembali rekam jejak politik Agung Bagus Pratiksa yang dinilai tidak bersih dari kompromi hukum.

Nama politisi tersebut sebelumnya sempat dikaitkan dalam pusaran skandal dugaan korupsi pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19 di lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp 390 miliar.

Kini, melalui dokumen tuntutan yang diserahkan ke Kejagung, Mabes Polri, dan KPK, para mahasiswa menuntut adanya penyelidikan yang objektif, mendalam, dan serius terhadap dugaan penyimpangan dana reses tersebut.

Aksi unjuk rasa ini ditutup dengan layangan ultimatum keras kepada ketiga lembaga penegak hukum. Massa memberikan tenggat waktu selama 3×24 jam bagi pihak berwenang untuk merespons laporan tersebut.

Jika dalam batas waktu yang ditentukan tidak ada progres konkret, Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Bali mengancam akan mengepung ibu kota dengan gelombang massa yang jauh lebih masif dan besar.

Agung Bagus Pratiksa Linggih Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Bali Berita Bali Dana Reses DPRD Bali Demo Kejagung KPK DPRD Bali Irfansyah Kasus Dana Reses Bali Kasus Dana Reses DPRD Bali Komando Korupsi DPRD Bali Korupsi Kemenkes Mahasiswa Komando Skandal Korupsi APD TintaOtentik
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKantah Tangsel Ajak Masyarakat Jangan Segan Lapor Jika Ada Pungli di BPN
Next Article Usul Raperda Jamsostek, Fraksi PDIP Tangsel Singgung Perwal 6/2025 Masih Perlu Diperkuat
Sulis

Related Posts

Usul Raperda Jamsostek, Fraksi PDIP Tangsel Singgung Perwal 6/2025 Masih Perlu Diperkuat

5 June 2026

Kantah Tangsel Ajak Masyarakat Jangan Segan Lapor Jika Ada Pungli di BPN

5 June 2026

Menteri UMKM: PPh 0,5% Khusus Wajib Pajak dengan Omzet Rp4,8 Miliar Per Tahun

5 June 2026

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, BI Dorong Penguatan Uang Lokal Via LCT

5 June 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Usul Raperda Jamsostek, Fraksi PDIP Tangsel Singgung Perwal 6/2025 Masih Perlu Diperkuat

By tintaotentik.co5 June 20260

TintaOtentik.Co – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang Selatan ( Tangsel) mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah…

 

 

 

Dugaan Korupsi Dana Reses DPRD Bali, Aliansi Mahasiswa Gedor Kejagung-Polri-KPK

5 June 2026

Kantah Tangsel Ajak Masyarakat Jangan Segan Lapor Jika Ada Pungli di BPN

5 June 2026

Menteri UMKM: PPh 0,5% Khusus Wajib Pajak dengan Omzet Rp4,8 Miliar Per Tahun

5 June 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.