Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Enggan Jawab Harga Los dan Kios Pasar, Disperindag Tangsel Malah Singgung Masalah Polikarbonat

    9 October 2026 No Comments

    Warga Geram! Jalan Cilenggang Rusak Berbulan-bulan Tak Kunjung Dibenahi Pemkot Tangsel

    9 October 2026 No Comments

    Meski Daerah Kerap Raih WTP, BPK Temukan Dana BOSP Bermasalah di 288 Pemda

    9 October 2026 No Comments

    Investasi Hilirisasi Indonesia Sentuh Rp650 Triliun

    9 October 2026 No Comments

    Pemerintah Bakal Kaji Ubah Subsidi Barang dengan Uang Tunai Secara Berkala

    9 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Imbas APBD Turun, Banten Genjot Sektor Air dan Aset Demi Target RPJMD
APBD Banten Turun, Gubernur Banten Andra Soni Fokus Genjot Sektor Air dan Aset. (Dok: Istimewa/TintaOtentik.co)

Imbas APBD Turun, Banten Genjot Sektor Air dan Aset Demi Target RPJMD

0
By Sulis on 25 August 2026 Ekonomi, Politik, Regional

TintaOtentik.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas fiskal daerah.

Proyeksi Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Banten diproyeksikan mengalami penurunan dari kisaran Rp10,5 triliun menjadi Rp9,5 triliun sekian.

Gubernur Banten, Andra Soni, mengungkapkan bahwa kontraksi anggaran ini tidak hanya dialami Banten, melainkan terjadi di hampir seluruh daerah.

Salah satu pemicu utamanya adalah pergeseran tren pembelian kendaraan masyarakat ke Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Selama ini, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menjadi tulang punggung utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“2027 dalam kebijakan umum anggaran kita atau plafon prioritas plafon anggaran sementara kita itu mengalami penurunan dari Rp10,5 T hingga Rp9,5 T. Dan kontraksi ini hampir di semua daerah ya, terkhusus sekarang pendapatan utama kita kan sebenarnya dari pendapatan pajak kendaraan bermotor,” ujar Andra Soni saat ditemui di Pamulang, (24/08/2026).

Namun, adanya insentif pajak dari pemerintah pusat untuk kendaraan listrik membuat potensi penerimaan dari sektor ini tidak mengalami peningkatan signifikan.

“Nah tingkat pembelian kendaraan bermotor kita sekarang ini banyak yang listrik. Nah sedangkan listrik kan pemerintah pusat ada insentif khusus sehingga tidak mempengaruhi pendapatan,” sambungnya.

Menanggapi tergerusnya potensi penerimaan dari sektor kendaraan bermotor, Pemprov Banten menyiapkan langkah taktis untuk menggali sumber pendapatan alternatif.

Gubernur menegaskan akan menambal potensi PAD yang hilang dengan menargetkan optimalisasi pajak air permukaan serta pemanfaatan aset daerah secara lebih intensif.

“Tapi kita akan berusaha terus, salah satunya adalah dengan mengoptimalkan aset dan kemudian mengoptimalkan air permukaan,” tegasnya.

Untuk mendukung pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Andra Soni menunjuk potensi besar infrastruktur sumber daya air di Banten yang selama ini belum tergarap secara maksimal, seperti Waduk Karian dan Waduk Sindangheula.

“Ya salah satu air permukaan, kita punya potensi air, kita ada Waduk Karian, kita ada Sindangheula yang saat ini belum dioptimalkan dan kita akan berupaya ini supaya bisa maksimal. Salah satu ya, salah satu itu. Kemudian juga pemanfaatan aset. Ya, pemanfaatan aset, upaya-upaya yang akan kita lakukan. Detilnya nanti ya, insyaallah,” pungkas Andra Soni.

Andra Soni apbd banten Aset Banten berita banten Gubernur Banten Kendaraan Listrik Keuangan Daerah PAD Banten Pajak Air Permukaan Pajak Kendaraan Bermotor Pemprov Banten RPJMD Banten TintaOtentik Waduk Banten Waduk Karian Waduk Sindangheula
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleMBG Jadi Kunci Pasar Impor? Negara Eksportir dan Para Trader Pangan Bakal Kelimpungan!
Next Article Jakarta Aman Bukan Berarti Membungkam Aspirasi
Sulis

Related Posts

Enggan Jawab Harga Los dan Kios Pasar, Disperindag Tangsel Malah Singgung Masalah Polikarbonat

9 October 2026

Warga Geram! Jalan Cilenggang Rusak Berbulan-bulan Tak Kunjung Dibenahi Pemkot Tangsel

9 October 2026

Meski Daerah Kerap Raih WTP, BPK Temukan Dana BOSP Bermasalah di 288 Pemda

9 October 2026

Investasi Hilirisasi Indonesia Sentuh Rp650 Triliun

9 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Enggan Jawab Harga Los dan Kios Pasar, Disperindag Tangsel Malah Singgung Masalah Polikarbonat

By tintaotentik.co9 October 20260

TintaOtentik.Co – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel mengklaim sepanjang tahun 2025 dan 2026…

Warga Geram! Jalan Cilenggang Rusak Berbulan-bulan Tak Kunjung Dibenahi Pemkot Tangsel

9 October 2026

Meski Daerah Kerap Raih WTP, BPK Temukan Dana BOSP Bermasalah di 288 Pemda

9 October 2026

Investasi Hilirisasi Indonesia Sentuh Rp650 Triliun

9 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.