Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi

    4 September 2026 No Comments

    Gandeng Lintas Instansi, ATR/BPN Tangsel Berharap Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Dapat Selesaikan Persoalan Administrasi

    4 September 2026 No Comments

    Pendapatan Kelas Menengah Terus Tergerus, Menkeu Purbaya Beberkan Pemicunya

    4 September 2026 No Comments

    Bapanas-Mentan Desak Satgas Sisir Penjualan Beras Agar Taat Terhadap HET

    3 September 2026 No Comments

    Prabowo di Rusia: Kondisi Geopolitik Mendorong Perubahan Dalam Rantai Pasok Global

    3 September 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Hiburan»Gaya Hidup»Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi
Anggaran MBG Dipangkas Rp240 T. (Foto: Istimewa)

Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi

0
By Irfan Kurniawan on 4 September 2026 Gaya Hidup, Nasional, Sosial Budaya

TintaOtentik.co – Pemerintah mengisyaratkan bakal kembali merampingkan alokasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa plafon pembiayaan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut masih sangat memungkinkan untuk ditekan hingga di bawah kisaran Rp200 triliun.

Penyusutan alokasi dana MBG tercatat berlangsung secara signifikan. Postur anggaran yang awalnya dirancang mencapai Rp330 triliun dipangkas bertahap menjadi Rp260 triliun, hingga menyusut ke angka Rp240 triliun.

Purbaya menjelaskan bahwa ruang efisiensi masih terbuka lebar setelah berkoordinasi langsung dengan pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono.

“MBG kan anggaran tahun ini awalnya Rp 330 triliun, terus dilakukan efisiensi menjadi Rp 260-an (triliun), terus menjadi Rp 240-an (triliun). Tapi saya bicara dengan ketua MBG yang baru, kepala badan MBG yang baru, sepertinya bisa dibuat lebih efisien lagi di bawah Rp 200-an (triliun),” ujar Purbaya dalam agenda Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 di Jakarta Pusat, dikutip Jumat (3/9/2026).

Meski alokasi anggaran tahun depan telah diplot di kisaran Rp240 triliun, Menkeu optimistis angka tersebut masih bisa dirasionalkan tanpa mengurangi kualitas program, yakni melalui optimalisasi teknologi serta penataan tata kelola operasional.

“Tahun depan juga dianggarkan Rp 240 triliun, tapi saya yakin bisa ditekan ke bawah dengan efisiensi dan pemakaian teknologi,” sebut Purbaya.

Kemenkeu Terjunkan Pegawai Daerah Awasi Dapur MBG

Sejalan dengan langkah pengetatan anggaran, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperketat pengawasan teknis di lapangan.

Purbaya menegaskan bahwa seluruh aparat Kemenkeu di unit-unit daerah diinstruksikan turun langsung memantau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG secara bergilir.

Langkah pengawasan melekat ini ditempuh guna menjamin setiap rupiah dana negara dikelola secara efisien sekaligus meminimalisasi potensi kebocoran dalam pelaksanaan distribusi gizi kepada masyarakat.

“Jadi pegawai-pegawai kami di daerah mengawasi masing-masing SPPG secara bergilir. Jadi saya harapkan nanti kita bisa perbaiki terus kinerjanya ke depan untuk MBG,” tutup Purbaya.

anggaran MBG APBN 2026 badan gizi nasional berita ekonomi berita nasional BGN Dapur MBG Efisiensi Anggaran Ekonomi Indonesia Kebijakan Publik kemenkeu Makan bergizi gratis mbg Menteri Keuangan Pengawasan SPPG Prabowo Subianto purbaya yudhi sadewa Sarasehan 100 Ekonom Sudaryono
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleGandeng Lintas Instansi, ATR/BPN Tangsel Berharap Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Dapat Selesaikan Persoalan Administrasi
Irfan Kurniawan

Related Posts

Pendapatan Kelas Menengah Terus Tergerus, Menkeu Purbaya Beberkan Pemicunya

4 September 2026

Bapanas-Mentan Desak Satgas Sisir Penjualan Beras Agar Taat Terhadap HET

3 September 2026

Prabowo di Rusia: Kondisi Geopolitik Mendorong Perubahan Dalam Rantai Pasok Global

3 September 2026

Dorong Ekspansi Pasar ASEAN dan Indo-Pasifik, Kerja Sama Indonesia-Rusia: Energi Terbarukan dan Nuklir Damai

3 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi

By Irfan Kurniawan4 September 20260

TintaOtentik.co – Pemerintah mengisyaratkan bakal kembali merampingkan alokasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).…

 

Gandeng Lintas Instansi, ATR/BPN Tangsel Berharap Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Dapat Selesaikan Persoalan Administrasi

4 September 2026

Pendapatan Kelas Menengah Terus Tergerus, Menkeu Purbaya Beberkan Pemicunya

4 September 2026

Bapanas-Mentan Desak Satgas Sisir Penjualan Beras Agar Taat Terhadap HET

3 September 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.