Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Soroti Kelengkapan Berkas, Bapemperda Tangsel Tunda Pembentukan Perseroda Pasar

    16 September 2026 No Comments

    Segel Gardu Listrik Pool Taksi Green Ciater, Satpol PP Tangsel Janjiin Awasi Ketat Proyek

    16 September 2026 No Comments

    Waspada! Pemerintah Tarik Izin 25 Merek Beras Fortifikasi yang Diduga Palsu

    16 September 2026 No Comments

    Sebelum Lengser, Purbaya Ternyata Gertak Asing yang Remehkan Hukum di Indonesia

    16 September 2026 No Comments

    KPK Tetapkan Tersangka OTT Korupsi HGB, 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid

    16 September 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Sebelum Lengser, Purbaya Ternyata Gertak Asing yang Remehkan Hukum di Indonesia
Purbaya Tegur Perusahaan Asing Sebelum Dicopot. (Foto: Istimewa)

Sebelum Lengser, Purbaya Ternyata Gertak Asing yang Remehkan Hukum di Indonesia

0
By Irfan Kurniawan on 16 September 2026 Ekonomi, Hukum, Nasional, Politik

TintaOtentik.co – Hanya beberapa jam sebelum posisinya digeser dari kursi Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa sempat menyuarakan kekesalannya terhadap ulah sejumlah perusahaan asing yang memandang sebelah mata hukum dan regulasi di Indonesia.

Dalam rapat kerja bersama Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (14/9/2026), Purbaya mengungkapkan secara terbuka adanya sikap arogan pengusaha asing yang merasa bisa menyuap pihak tertentu demi melangkahi aturan perpajakan nasional.

“Karena orang perusahaan-perusahaan sana tuh menghina saya. Dia bilang gini, nggak ada gunanya kita ikuti peraturan Indonesia, orang Indonesia nggak akan bisa berubah. Dibayar, selesai,” cetus Purbaya meluapkan kekecewaannya.

Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu secara tegas menyatakan tidak akan memberi ampun atau kompromi bagi investor maupun korporasi asing yang menyepelekan kedaulatan hukum Indonesia.

“Kita akan hantam yang gitu-gitu. Walaupun saya kelihatan ketawa-ketawa, dalam hati ‘kurang ajar! Jadi yang itu saya nggak ada kompromi yang seperti itu,” tegas Purbaya di hadapan para anggota DPD RI.

Pernyataan keras tersebut dilontarkan Purbaya di tengah manuvernya dalam melakukan pembenahan internal dan merombak pola kerja otoritas perpajakan guna mendongkrak penerimaan negara. Ia menyadari langkah tegasnya sempat memicu ketegangan di sektor usaha.

“Jadi izin bapak-ibu saya sedang perbaiki di pajak juga, cara kerja mereka mengumpulkan pajak. Ada keributan sedikit-sedikit, tapi nggak apa-apa,” tutur Purbaya.

Menurutnya, penertiban dan pembenahan sistem perpajakan sangat mendesak demi menciptakan iklim usaha yang adil (fair play) antara korporasi asing dan pengusaha dalam negeri.

Dengan begitu, pelaku usaha domestik dapat tumbuh dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi rakyat Indonesia.

Namun, gebrakan Purbaya untuk menertibkan perusahaan asing bermasalah tersebut menjadi catatan akhir kepemimpinannya di Kementerian Keuangan.

Tak lama setelah rapat tersebut selesai, Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Purbaya dan melantik Suahasil Nazara sebagai Menkeu baru Kabinet Merah Putih.

berita nasional DPD RI Ekonomi Indonesia Menkeu pajak Perusahaan Asing Prabowo Subianto Purabaya Dicopot Purbaya Dipecat Purbaya Sebelum Dipecat purbaya yudhi sadewa reshuffle kabinet Suahasil Nazara Tinta Otentik
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKPK Tetapkan Tersangka OTT Korupsi HGB, 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Next Article Waspada! Pemerintah Tarik Izin 25 Merek Beras Fortifikasi yang Diduga Palsu
Irfan Kurniawan

Related Posts

Soroti Kelengkapan Berkas, Bapemperda Tangsel Tunda Pembentukan Perseroda Pasar

16 September 2026

Segel Gardu Listrik Pool Taksi Green Ciater, Satpol PP Tangsel Janjiin Awasi Ketat Proyek

16 September 2026

Waspada! Pemerintah Tarik Izin 25 Merek Beras Fortifikasi yang Diduga Palsu

16 September 2026

KPK Tetapkan Tersangka OTT Korupsi HGB, 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid

16 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Soroti Kelengkapan Berkas, Bapemperda Tangsel Tunda Pembentukan Perseroda Pasar

By Sulis16 September 20260

TintaOtentik.co – Pembentukan Perseroan Daerah (Perseroda) Pasar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terancam molor dari…

Ā 

Segel Gardu Listrik Pool Taksi Green Ciater, Satpol PP Tangsel Janjiin Awasi Ketat Proyek

16 September 2026

Waspada! Pemerintah Tarik Izin 25 Merek Beras Fortifikasi yang Diduga Palsu

16 September 2026

Sebelum Lengser, Purbaya Ternyata Gertak Asing yang Remehkan Hukum di Indonesia

16 September 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All rightĀ reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.