Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Buka Puasa Bersama, IKPP dan PWI Tangsel Bangun Kolaborasi Berkelanjutan

    5 March 2026 No Comments

    Bulog Ekspor Beras untuk Jemaah Haji ke Arab, Indonesia Unjuk Gigi Kualitas Pangan

    5 March 2026 No Comments

    Indonesia Perkuat Posisi, Dari Fondasi Swasembada Menuju Pemain Ekspor Global

    5 March 2026 No Comments

    Indonesia Ubah Strategi Impor LPG Pasca Serangan di Kilang Saudi

    5 March 2026 No Comments

    Persiapan Mudik 2026: Dishub Tangsel Temukan Puluhan Bus Tak Layak Saat Ramp Check

    5 March 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Internasional

Beberapa Saham Global Anjlok Hadirnya DeepSeek, Joss! Inflasi Indonesia Terjaga Rendah

0
By Sulis on 1 February 2025 Internasional, Nasional

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, inflasi di Indonesia merupakan salah satu prestasi yang telah dicapai pemerintah.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi di Indonesia pada 2024 hanya sebesar 1,57%, jauh di bawah target tahun itu di kisaran 1,5% sampai dengan 3,5%.

Menurutnya, inflasi yang terjaga rendah itu merupakan sebuah capaian di tengah kemampuan pemerintah mampu menjaga tingkat pertumbuhan ekonomi di kisaran 5%.

“Kita terus menjaga baik sisi permintaan maupun sisi supply, karena pertumbuhan tinggi tanpa inflasi itu prestasi,” kata Sri Mulyani dalam acara BRI Microfinance Outlook 2025 di International Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kamis (30/1/2025)

Sri Mulyani mengungkapkan, rendahnya tingkat inflasi itu disebabkan eratnya koordinasi pemerintah dalam menjaga pasokan barang dan permintaan dari sisi masyarakat.

“Selama ini inflasi terjaga rendah karena kemampuan kita menggunakan tools maupun koordinasi menjaga berbagai harga-harga barang dan jasa, ini prestasi di tengah dunia mengalami inflasi sangat tinggi menyebabkan suku bunga tinggi,” tegasnya.

Ia memastikan, inflasi yang stabil di level rendah ini ia pastikan akan menjadi katalisator untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi ke depan hingga 8%.

“Dan alhamdulillah selalu terjaga pertumbuhan stabil di level 5%, meskipun kita aiming for higher karena presiden menghendaki target 8% selama ini,” ucapnya.

Sebelumnya diketahui beberapa pekan ini, kehadiran platform kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, yang mengguncang pasar saham global, termasuk saham raksasa teknologi Amerika Serikat (AS). Harga saham Nvidia bahkan anjlok hingga 17%.

Putusan Federal Reserve (The Fed) menahan suku bunga acuan di kisaran target 4,25%-4,5%, juga tak luput dari perhatian pembaca. Gubernur Jerome Powell memberi sinyal bahwa para pembuat kebijakan tidak terburu-buru untuk menurunkan biaya pinjaman pada pertemuan The Fed berikutnya, Maret.

Berikut lima berita terpopuler global selama sepekan:

1. Kekayaan 500 Orang Terkaya Dunia Susut Rp1.747 T Akibat DeepSeek

Sebanyak 500 orang terkaya di dunia, termasuk salah satu pendiri Nvidia Corp, Jensen Huang, mengalami kerugian gabungan sebesar US$108 miliar (sekitar Rp1.747 triliun) pada Senin (27/01/2025) setelah saham raksasa teknologi merosot. Penurunan ini dipicu oleh kehadiran pengembang AI asal China, DeepSeek, yang mengguncang pasar saham global.

Jensen Huang kehilangan kekayaan sebesar US$20,1 miliar (sekitar Rp325 triliun) dalam sehari, atau sekitar 20% dari total kekayaannya.

Pendiri Oracle Corp, Larry Ellison, bahkan mengalami kerugian lebih besar secara nominal, yakni US$22,6 miliar (sekitar Rp365 triliun), meski secara persentase hanya setara dengan 12% kekayaannya.

Pendiri Dell Inc, Michael Dell, kehilangan US$13 miliar (sekitar Rp210 triliun), dan salah satu pendiri Binance Holdings Ltd, Changpeng “CZ” Zhao, merugi US$12,1 miliar (sekitar Rp195 triliun).

2. Poin-poin Penting Jatuhnya Harga Saham Nvidia Gara-gara DeepSeek

Berikut ini poin-poin penting dari sesi perdagangan Amerika Serikat (AS) pada Senin (27/1/2025) waktu setempat, yang diguncang oleh perusahaan AI pemula asal China bernama DeepSeek:

Harga saham Nvidia Corp jatuh sebesar 17% lebih rendah. Ini merupakan kinerja satu hari terburuk sejak Maret 2020 dan ditutup jauh di bawah rata-rata pergerakan 200 hari. Akibatnya, nilai pasar Nvidia berkurang sebesar US$589 miliar, yang memecahkan rekor.

Indeks S&P 500 merosot 1,5%, hari terburuk sejak 10 Januari, sementara indeks Nasdaq 100 yang didominasi raksasa teknologi turun hampir 3% sebagai hari terburuknya sejak 18 Desember.

3. Poin-Poin Penting Putusan The Fed Tahan Suku Bunga Acuan

Berikut ini adalah poin-poin penting dari keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada Rabu (29/1/2025) waktu setempat:

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dengan suara bulat memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan dalam kisaran target 4,25%-4,5%.

Pernyataan tersebut menghapus argumen yang menyebutkan bahwa kondisi pasar tenaga kerja secara umum telah mereda, dan sebaliknya menandakan bahwa “tingkat pengangguran telah stabil pada tingkat yang rendah” dan “kondisi pasar tenaga kerja tetap solid.”

4. Trump Stop Pasok Obat HIV hingga TBC ke Negara Penerima USAID

Pemerintahan Donald Trump mengambil langkah untuk menghentikan pasokan obat-obatan untuk HIV, malaria, dan tuberkulosis (TBC), serta pasokan medis untuk bayi baru lahir di negara-negara yang didukung oleh USAID di seluruh dunia.

Menurut laporan Reuters, kontraktor dan mitra yang bekerja dengan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) mulai menerima pemberitahuan untuk segera menghentikan pekerjaan mereka pada Selasa (28/01/2025).

Langkah ini merupakan bagian dari pembekuan bantuan dan pendanaan AS yang diberlakukan sejak Trump menjabat pada 20 Januari, sementara program-program tersebut sedang ditinjau.

5. Tak Terburu-buru Pangkas, The Fed Pilih Tahan Suku Bunga Acuan

Gubernur Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mengatakan para pejabat tidak terburu-buru menurunkan suku bunga. Menurut Powell, bank sentral AS berhenti sejenak untuk mengamati perkembangan lebih lanjut terkait inflasi setelah memangkas suku bunga tahun lalu.

“Kami tidak perlu terburu-buru menyesuaikan sikap kebijakan kami,” kata Powell pada Rabu (29/1/2025), seraya menyebut bahwa ekonomi AS tetap kuat dan suku bunga tidak lagi menghambat ekonomi seperti yang telah terjadi sebelumnya.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dengan suara bulat memilih mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 4,25%-4,5%, setelah menurunkan suku bunga sebesar satu poin persentase pada bulan-bulan terakhir tahun 2024.

Laporan: Tim

Angka Inflasi Indonesia Badan Pusat Statistik BPS Inflasi Inflasi di Indonesia Inflasi Indonesia Inflasi Rendah Inflasi Terjaga Menkeu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Sri Mulyani TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDeepSeek Gegerkan Pasar Saham Global, Termasuk Saham Raksasa AS, Kenapa?
Next Article Tak Gentar dengan Ancaman AS, Indonesia Tegaskan Otonomi Strategis dalam Kebijakan Luar Negeri
Sulis

Related Posts

Buka Puasa Bersama, IKPP dan PWI Tangsel Bangun Kolaborasi Berkelanjutan

5 March 2026

Bulog Ekspor Beras untuk Jemaah Haji ke Arab, Indonesia Unjuk Gigi Kualitas Pangan

5 March 2026

Indonesia Perkuat Posisi, Dari Fondasi Swasembada Menuju Pemain Ekspor Global

5 March 2026

Indonesia Ubah Strategi Impor LPG Pasca Serangan di Kilang Saudi

5 March 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Regional

Buka Puasa Bersama, IKPP dan PWI Tangsel Bangun Kolaborasi Berkelanjutan

By tintaotentik.co5 March 20260

TintaOtentik.Co – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKPP) Tangerang Mill mempererat hubungan kemitraan…

Bulog Ekspor Beras untuk Jemaah Haji ke Arab, Indonesia Unjuk Gigi Kualitas Pangan

5 March 2026

Indonesia Perkuat Posisi, Dari Fondasi Swasembada Menuju Pemain Ekspor Global

5 March 2026

Indonesia Ubah Strategi Impor LPG Pasca Serangan di Kilang Saudi

5 March 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.